Home / Pemerintahan

Kamis, 25 Juni 2026 - 08:08 WIB

Pemkab Garut Dorong Perbaikan Tata Kelola Klaim BPJS untuk Jaga Mutu Pelayanan Kesehatan

Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Garut mendorong perbaikan tata kelola klaim BPJS Kesehatan guna menjaga kualitas pelayanan kesehatan bagi masyarakat. Upaya tersebut dibahas dalam Forum Komunikasi BPJS Kesehatan dan Forum Kemitraan Pengelolaan Kerja Sama Fasilitas Kesehatan (Faskes) dengan Pemangku Kepentingan yang dihadiri Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Garut, Nurdin Yana, di Ruang Rapat Setda, Jalan Pembangunan, Kecamatan Tarogong Kidul, Kabupaten Garut, Rabu (24/6/2026).

Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Garut mendorong perbaikan tata kelola klaim BPJS Kesehatan guna menjaga kualitas pelayanan kesehatan bagi masyarakat. Upaya tersebut dibahas dalam Forum Komunikasi BPJS Kesehatan dan Forum Kemitraan Pengelolaan Kerja Sama Fasilitas Kesehatan (Faskes) dengan Pemangku Kepentingan yang dihadiri Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Garut, Nurdin Yana, di Ruang Rapat Setda, Jalan Pembangunan, Kecamatan Tarogong Kidul, Kabupaten Garut, Rabu (24/6/2026).

PENA GARUT.COM – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Garut mendorong perbaikan tata kelola klaim BPJS Kesehatan guna menjaga kualitas pelayanan kesehatan bagi masyarakat. Upaya tersebut dibahas dalam Forum Komunikasi BPJS Kesehatan dan Forum Kemitraan Pengelolaan Kerja Sama Fasilitas Kesehatan (Faskes) dengan Pemangku Kepentingan yang dihadiri Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Garut, Nurdin Yana, di Ruang Rapat Setda, Jalan Pembangunan, Kecamatan Tarogong Kidul, Kabupaten Garut, Rabu (24/6/2026).

Forum tersebut menjadi sarana evaluasi dan sinkronisasi hak serta kewajiban antara BPJS Kesehatan dan fasilitas kesehatan di Kabupaten Garut agar pelayanan kepada masyarakat dapat berjalan optimal.

Sekda Garut, Nurdin Yana, menyoroti sejumlah persoalan yang kerap muncul dalam pelaksanaan kerja sama antara fasilitas kesehatan dan BPJS Kesehatan. Salah satu isu yang menjadi perhatian adalah adanya penundaan atau keterlambatan dalam proses pencairan klaim.

Nurdin menjelaskan bahwa kendala tersebut diduga terjadi akibat akumulasi data atau berkas administrasi dari pihak rumah sakit maupun puskesmas yang belum tersampaikan secara lengkap kepada BPJS Kesehatan. Forum tersebut, kata dia, telah berhasil mengidentifikasi akar persoalan yang terjadi.

“Sehingga di titik itu semua sudah diketahui dan benang merahnya sudah disimpulkan, karena hal seperti tadi tidak boleh terjadi lagi,” tegas Nurdin Yana.

Pemenuhan kewajiban administratif oleh fasilitas kesehatan menjadi faktor penting dalam kelancaran proses klaim. Ketidaklengkapan administrasi dapat menghambat pencairan klaim dan berpotensi berdampak pada keberlangsungan pelayanan kesehatan kepada masyarakat.

Nurdin menegaskan bahwa Pemkab Garut dan BPJS Kesehatan memiliki tujuan yang sama dalam memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat. Pemkab Garut berperan dalam penganggaran dan penyediaan pelayanan kesehatan, sedangkan BPJS Kesehatan menjalankan fungsi penjamin pembiayaan layanan sesuai ketentuan yang berlaku.

“Saya juga mendengar bagaimana rumah sakit segera melakukan satu upaya agar tidak terjadi persoalan yang terulang,” tambah Sekda.

Komitmen perbaikan tata kelola administrasi menjadi harapan utama dalam forum tersebut. Rumah sakit dan puskesmas di Kabupaten Garut diharapkan dapat memenuhi seluruh ketentuan normatif dan prosedur yang ditetapkan agar proses klaim berjalan lancar.

Kelancaran sirkulasi klaim dinilai penting untuk menjaga kesehatan keuangan fasilitas pelayanan kesehatan, sehingga rumah sakit dan puskesmas dapat terus memberikan pelayanan yang berkualitas kepada masyarakat.

Langkah perbaikan ini diharapkan mampu memperkuat sinergi antara fasilitas kesehatan dan BPJS Kesehatan sekaligus memastikan masyarakat memperoleh layanan kesehatan yang optimal, berkelanjutan, dan tepat waktu.

 

Share :

Baca Juga

Misteri penemuan mayat pria tanpa identitas yang mengambang di aliran Sungai Cipancar, Kecamatan Limbangan, Garut, Jawa Barat, akhirnya terungkap. Korban diketahui bernama Sambas Muhidin (27), warga Kampung Leuweung Tiis, Desa Haruman, Kecamatan Leles, Garut.

Pemerintahan

Misteri Mayat di Sungai Cipancar Terungkap! Korban Ternyata Warga Leles Garut
Foto pa camat dan beberapa lokasi yang akan dijadikan lokasi untuk para kafilah MTQ XLIV , tnghKabupaten Garut Tahun 2023

Pemerintahan

Kecamatan Talegong Siap Jadi Tuan Rumah MTQ Tingkat Kabupaten Garut 2023
Pelaksanaan Rapat Koordinasi KPU Kabupaten Garut bertajuk "Peningkatan Partisipasi Masyarakat dengan PPP se-Kabupaten Garut dalam Pemilu Tahun 2024" yang dilaksanakan di Ballroom Fave Hotel, Jalan Cimanuk, Kecamatan Tarogong Kidul, Kabupaten Garut, Kamis (30/3/2023). (Foto : M. Azi Zulhakim & Ilham Kautsar Prawira/Diskominfo Garut).

Pemerintahan

Kadiskominfo Kabupaten Garut : PPK dituntut memiliki pemahaman dan keahlian teknologi digital
Pemerintah Kabupaten Garut terus berupaya mengoptimalkan aset daerah agar memberikan manfaat nyata bagi masyarakat. Salah satu langkah konkret ditunjukkan melalui peluncuran Eduwisata Perikanan yang berlokasi di Balai Benih Ikan Hias, Jalan Bratayudha No. 96, Garut, Selasa (16/12/2025).

Pemerintahan

Wakil Bupati Garut Sulap Gedung Terbengkalai Jadi Eduwisata Perikanan di Tengah Kota
Bupati Garut, Rudy Gunawan, memberikan arahan dalam acara pelantikan PPPK Nakes Formasi Tahun 2022 di Kabupaten Garut, yang dilaksanakan di Alun-Alun Garut, Kecamatan Garut Kota, Kabupaten Garut, Senin (17/4/2023).

Pemerintahan

Bupati Garut: Pemda akan Pidanakan Penggelapan Pajak Hotel dan Restoran
Muhammadiyah Kabupaten Garut merayakan momen penting pada akhir tahun 2024 dengan suksesnya alih bentuk Sekolah Tinggi Darul Arqom (STAI) Muhammadiyah Garut menjadi Institut Muhammadiyah Darul Arqom (IMDA) Muhammadiyah Garut.

Pemerintahan

Dr. Agus Rahmat Nugraha Apresiasi Pencapaian Alih Bentuk STAI Muhammadiyah Garut Menjadi Institut Muhammadiyah Darul Arqom Garut

Pemerintahan

PUPR Garut Tegaskan Komitmen Infrastruktur Berkeadilan di Hari Bakti PU
Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) Kabupaten Garut menjalani audit syariah yang dilakukan oleh Inspektorat Jenderal Kementerian Agama RI.

Pemerintahan

Baznas Garut Jalani Audit Syariah, Pastikan Transparansi dan Akuntabilitas Pengelolaan Zakat
error: Content is protected !!