Home / Pemerintahan

Kamis, 13 Juli 2023 - 20:25 WIB

Pengurus PD Muhammadiyah dan Aisyiyah Garut Periode 2022-2027 Resmi Dikukuhkan

Pelaksanaan Pengukuhan Pengurus PD Muhammadiyah dan Aisyiyah Garut Periode 2022-2027 di Gedung Pendopo Garut, Kecamatan Garut Kota, Kabupaten Garut, Kamis (13/2023

Pelaksanaan Pengukuhan Pengurus PD Muhammadiyah dan Aisyiyah Garut Periode 2022-2027 di Gedung Pendopo Garut, Kecamatan Garut Kota, Kabupaten Garut, Kamis (13/2023

PENA GARUT-Garut Kota – Pengurus Daerah (PD) Muhammadiyah dan Aisyiyah di Kabupaten Garut periode 2022-2027 resmi dilantik oleh Pimpinan Daerah (PW) Muhammadiyah Provinsi Jawa Barat, Prof. DR. H. Machmud Syafe’i, MA, M.Pd.I., di Gedung Pendopo Garut, Kecamatan Garut Kota, Kabupaten Garut, Kamis (13/07/2023).

Sekretaris Jenderal Pimpinan Pusat Muhammadiyah, Prof. Dr. Abdul Mu’ti mengucapkan selamat kepada pengurus Muhammadiyah Garut dan Aisyiyah Garut yang baru dilantik, sekaligus menyampaikan harapannya agar para pengurus ini dapat menjalankan tanggung jawabnya dengan sebaik-baiknya.

Ia juga menyampaikan keinginannya agar pengurus Muhammadiyah dan Aisyiyah di Garut menjadi rujukan nasional. Menurutnya, Garut telah menjadi rumah bagi Muhammadiyah sejak tahun 1922, yaitu lebih dari 100 tahun yang lalu.

“Oleh karena itu, Muhammadiyah Garut harus menjadi acuan dan model bagi organisasi Muhammadiyah dan Aisyiyah lainnya di Indonesia, baik dalam gerakan dakwah maupun pengembangan amal usaha mereka,” tandasnya.

Beliau juga mengajak seluruh masyarakat, khususnya warga Muhammadiyah untuk berpartisipasi aktif dan konstruktif dalam berbagai peristiwa politik nasional dan turut mensukseskan Pemilu 2024 yang berlangsung secara langsung, universal, bebas, rahasia, adil, dan menghasilkan pemimpin yang benar-benar memenuhi kebutuhan Indonesia.

Sementara itu, Ketua Pengurus Daerah Muhammadiyah Garut, Agus Rahmat Nugraha menyatakan, pada periode kepemimpinan baru ini, pihaknya akan melakukan beberapa program pending atau program yang belum selesai pada periode sebelumnya, seperti pembangunan RS Muhammadiyah. dan Universitas Muhammadiyah di Garut.

Agus menambahkan, mereka juga bertujuan untuk mendirikan lembaga ekonomi yang dapat memenuhi kebutuhan warga Muhammadiyah dan masyarakat luas di Kabupaten Garut.

Meski demikian, ia menegaskan program-program Pengurus Daerah Muhammadiyah di Garut akan sejalan dengan langkah dan arah yang ditetapkan program Muktamar, badan pengambil keputusan tertinggi Muhammadiyah.

“Kami terutama akan fokus menerapkan prinsip-prinsip Islam progresif terkait dengan kehidupan yang damai, sejahtera, dan beradab, karena itu merupakan salah satu aspirasi kami,” jelasnya.

Usai pengukuhan, Agus menyatakan akan segera melakukan berbagai kegiatan, di antaranya mengikuti musyawarat seluruh cabang (muscab). Dari 38 cabang Muhammadiyah di Kabupaten Garut, baru 2 Pimpinan Cabang (PC) yang telah menggelar muktamar.

“Kedua, kami belum menetapkan tugas dalam pendampingan, maka insyaallah dalam minggu-minggu mendatang kami akan berkumpul untuk membagi tanggung jawab agar segera membentuk dewan dan lembaga,” lanjutnya.

Usai pengukuhan, Agus menyampaikan keinginannya agar Pengurus Daerah Muhammadiyah Garut semakin bersatu dalam mencanangkan visi organisasi yang tunggal. Mereka akan memobilisasi cabang dan cabang pembantu dengan keanggotaannya masing-masing, termasuk usahanya di berbagai tingkatan dan tahapan.

“Kalau semuanya bergerak maju, Insya Allah harapan kemajuan akan terbuka lebar,” harapnya.

Di sisi lain, Ketua Dewan Pimpinan Daerah Aisyiyah Kabupaten Garut, Eti Nurul Hayati menyatakan, pelantikan tersebut dilakukan sesuai dengan aturan yang tertuang dalam Anggaran Rumah Tangga Muhammadiyah dan Aisyiyah, di mana istilah “pelantikan” tidak ada.

“Mungkin lebih ke pelantikan diri karena kepemimpinannya bersifat kolektif dan kolegial, dan yang dari periode sebelumnya bisa bergabung bersama dengan periode yang baru,” jelasnya.

Ia menyebutkan, sudah ada program kerja yang dirumuskan saat musyawarat daerah (musda), dan tugas mereka adalah mengimplementasikan program tersebut sesuai dengan itu.

“Selain itu, ada program-program baru yang perlu kita selesaikan, sejalan dengan isu-isu strategis yang muncul,” pungkasnya.

Ia berharap, program kerja yang telah direncanakan dapat segera dilaksanakan.

Share :

Baca Juga

Pemerintahan

Ucapan Sumpah Pemuda Tahun 2025
Satuan Lalu Lintas (Sat Lantas) Polres Garut memberikan imbauan kepada seluruh pengendara kendaraan bermotor, baik roda dua (R2) maupun roda empat (R4), agar tidak merokok saat mengemudi. Langkah ini dilakukan untuk meningkatkan kesadaran keselamatan berlalu lintas dan mencegah kecelakaan akibat berkurangnya fokus di jalan.

Pemerintahan

Sat Lantas Polres Garut Imbau Pengemudi Tak Merokok Saat Berkendara, Bisa Ganggu Konsentrasi dan Bahayakan Orang Lain
Infografis Lokasi Fokus Intervensi Penurunan dan Pencegahan Stunting Tahun 2023 dan Kepala Diskominfo Kabupaten Garut, Muksin. (Foto : Dok. Diskominfo Kab. Garut, Infografis : Anggana Mulia Karsa )

Pemerintahan

Pemkab Garut Tetapkan 18 Desa/Kelurahan sebagai Lokus Intervensi Stunting di Tahun 2023
Polsek Wanaraja Polres Garut temukan orang yang hilang di kawasan taman wisata alam cagar alam Talaga Bodas Desa Sukahurip Kecamatan Pangatikan Kabupaten Garut. Kamis (11/01/2024).

Pemerintahan

Polsek Wanaraja Polres Garut Temukan Warga Indramayu Yang Hilang Di Kawasan Talaga Bodas
Sebagai bentuk sinergitas dan solidaritas antara TNI dan Polri, jajaran Polres Garut memberikan kejutan spesial kepada Korem 062/Tarumanagara dalam momentum Hari Ulang Tahun Tentara Nasional Indonesia (TNI) ke-80 yang jatuh pada Minggu (05/10/2025).

Pemerintahan

Polres Garut Beri Kejutan Spesial untuk Korem 062/Tarumanagara di HUT TNI ke-80
Upaya menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat terus dilakukan jajaran Polsek Wanaraja Polres Garut. Dalam patroli rutin dini hari, petugas berhasil mengamankan empat pemuda yang diduga hendak melakukan aksi balap liar di wilayah hukumnya, Jumat (16/1/2026) sekitar pukul 01.00 WIB.

Pemerintahan

Patroli Malam Berbuah Hasil, Polsek Wanaraja Gagalkan Balap Liar
Warga di Kampung Ciamana, Desa Sindang Ratu, Kecamatan Wanaraja terus berupaya mencegah banjir dengan melakukan kerja bakti membersihkan gorong-gorong. Inisiatif ini diambil sebagai langkah antisipasi agar bencana banjir tidak melanda lagi kampung mereka. Jumat (12/01/2024).

Pemerintahan

Gotong Royong Warga Kampung Ciamana Sindang Ratu: Antisipasi Banjir dengan Kerja Bakti Bersihkan Gorong-gorong 
Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) Kabupaten Garut menjalani audit syariah yang dilakukan oleh Inspektorat Jenderal Kementerian Agama RI.

Pemerintahan

Baznas Garut Jalani Audit Syariah, Pastikan Transparansi dan Akuntabilitas Pengelolaan Zakat
error: Content is protected !!