PENA GARUT.COM– Sebuah tim gabungan yang terdiri dari berbagai pihak, termasuk Perum Perhutani Kesatuan Pemangkuan Hutan (KPH) Garut, melakukan peninjauan terkait kebakaran hutan yang terjadi di Papandayan, Kecamatan Cisurupan, Kabupaten Garut. Selasa, (24/10/ 2023).
Acara peninjauan tersebut dipimpin oleh Wakil Kepala Divisi Regional Jawa Barat dan Banten, Yudha, bersama sejumlah stakeholder.
Wakil Kepala Divisi Regional Jawa Barat dan Banten Yudha menyampaikan, kabar baik bahwa situasi kebakaran hutan di Papandayan mulai membaik.
“Kami mengakui bahwa hal ini tidak terlepas dari kerja sama semua pihak, termasuk masyarakat setempat, yang turun langsung ke lapangan untuk membantu pemadaman api,”pungkasnya.
Lanjut ia,Meskipun bukan wilayah kerja Perhutani, mereka merasa memiliki kewajiban untuk berkontribusi dalam menjaga kelestarian dan keamanan hutan.
Maka dari itu Administratur/KKPH Garut, Tofik, turut menekankan pentingnya menjaga hutan sebagai aset berharga yang perlu dijaga bersama.
“Kami berkomitmen untuk terus bekerja sama dengan semua pihak, baik instansi maupun masyarakat sekitar, demi menjaga kelestarian dan keamanan hutan,”
Tofik mengatakan, Kekompakan dan sinergi antar pihak dalam menjaga hutan adalah kunci untuk keamanan hutan tidak hanya di kabupaten Garut, tetapi juga di seluruh dunia.
“Hutan adalah warisan berharga untuk generasi mendatang,” ungkapTofik.
Thomas Tandi Bua, Direktur Pengendalian Kebakaran Hutan dan Lahan, mengucapkan terima kasih kepada semua pihak yang telah berkontribusi dalam upaya pemadaman kebakaran hutan.
” Dia menggarisbawahi pentingnya semangat dan kerja sama untuk menjaga kelestarian hutan agar tetap lestari,”ujarnya.
Lanjut Thomas ,Upaya bersama ini merupakan contoh nyata bahwa ketika semua pihak bekerja sama, kebakaran hutan dapat dipadamkan, dan kelestarian alam bisa tetap terjaga.
” Ini adalah tugas bersama kita untuk merawat bumi dan memberikan warisan yang baik bagi generasi mendatang,”ungkapnya.****















