PENA GARUT.COM-Atmosfer kehangatan menyelimuti balai warga Kampung Mariuk, Desa Malipari, Kecamatan Sukawening, Kabupaten Garut, saat Anggota DPRD Garut dari Fraksi Partai Kebangkitan Bangsa (PKB), Ihat Solihat, melaksanakan reses masa sidang III, Senin (07/07/2025).
Berbeda dari acara resmi pada umumnya, Ihat memilih duduk sejajar dengan warga, tanpa podium ataupun sekat formal. Pendekatan ini sontak menciptakan suasana akrab dan penuh antusias.
“Konsepnya memang ingin dekat. Saya ingin merasakan langsung denyut kebutuhan warga, bukan hanya mendengar dari laporan di atas meja,” ujar Ihat saat membuka reses di hadapan puluhan warga, tokoh masyarakat, ketua pemuda, serta perangkat RT/RW setempat.
Dalam sesi dialog terbuka, warga secara bergantian menyampaikan berbagai keluhan dan aspirasi. Di antara yang paling mengemuka adalah kebutuhan akan Tempat Pemakaman Umum (TPU), kondisi jalan yang rusak, serta sulitnya akses air bersih terutama saat musim kemarau tiba.
“Saat kemarau, warga kami harus menempuh jarak yang jauh hanya untuk mendapatkan air bersih. Ini sangat memberatkan, terutama bagi lansia dan ibu rumah tangga,” ungkap salah satu tokoh masyarakat yang hadir.
Menanggapi hal tersebut, Ihat Solihat berkomitmen membawa suara warga ke tingkat legislatif. Menurutnya, fungsi reses bukan hanya sebagai formalitas, melainkan sarana konkret untuk menyerap, mencatat, dan memperjuangkan kebutuhan masyarakat.
“InsyaAllah semua catatan ini akan saya sampaikan ke DPRD dan kita kawal agar bisa masuk ke dalam program pembangunan,” tegasnya.
Warga pun mengapresiasi langkah dan pendekatan personal Ihat Solihat.
“Bagi mereka, keberanian seorang wakil rakyat untuk hadir langsung dan mendengar keluhan dari akar rumput menjadi hal yang patut diapresiasi,”Ujarnya (San).















