PENAGARUT.COM – Lembaga Zakat, Infaq, dan Shadaqah Muhammadiyah (Lazismu) Kabupaten Garut, bersama dengan Scooter Owner Group dan Indonesia Power, menyelenggarakan acara berbagi kebahagiaan dengan seratus anak yatim. Kegiatan ini berlangsung di Gedung Dakwah Muhammadiyah Garut pada Sabtu, (23/03/2024).
Dr. Agus Rahmat Nugraha, M.Ag., M.Pd., Ketua Pimpinan Daerah Muhammadiyah (PDM) Garut, menilai bahwa kerjasama ini luar biasa, melibatkan kegiatan filantropis yang dikolaborasikan dengan pihak lain dan juga di internal dengan Majelis Kesejahteraan Sosial.
Lazismu bertugas untuk mengumpulkan dana sementara kegiatan lainnya tergantung pada sektor yang memimpin bentuk kegiatan tersebut.
“Dalam kegiatan sosial, kami bekerja sama dengan majlis sosial, dalam pendidikan dengan dikdasmen, dan dalam kepemudaan dengan ortom pemuda, dan seterusnya.
Semoga kegiatan hari ini menjadi inspirasi untuk kegiatan selanjutnya bahwa Lazismu tidak hanya terbatas pada kegiatan rutin, tetapi juga dapat memberikan dampak positif bagi masyarakat di lingkungan yang membutuhkan, terutama di bulan Ramadan ini,” ungkap Dr. Agus Rahmat Nugraha.
Ia mengatakan, bahwa Setiap anak yatim akan menerima santunan sebesar Rp. 200.000, serta mendapatkan pembinaan, dialog, dan Acara ini buka bersama juga diselenggarakan untuk memberikan kegembiraan kepada anak-anak yatim, sesuai dengan ajaran Nabi Muhammad SAW yang menyatakan bahwa salah satu kegembiraan bagi orang yang berpuasa adalah saat berbuka.
“Ini bukan hanya kegiatan sosial, tetapi juga kegiatan yang secara syar’i menunjukkan sesuatu yang sangat penting untuk dilakukan,” tambahnya.
Dr. Agus Rahmat Nugraha juga berharap bahwa kegiatan ini dapat menjadi titik awal yang menginspirasi untuk melanjutkan kegiatan serupa di masa yang akan datang, tidak hanya pada anak yatim, tetapi juga pada segmen masyarakat lainnya, seperti lansia, panti jompo, dan lain sebagainya.
“Kami berharap bahwa ini hanya awal dari sejumlah kegiatan yang akan kami lakukan di bulan Ramadan ini. Semoga nantinya akan ada kegiatan lebih lanjut untuk masyarakat yang membutuhkan, atau melanjutkan pada anak-anak yatim lainnya,” tutupnya.(San).















