Home / Pemerintahan

Sabtu, 16 September 2023 - 16:58 WIB

Wabup Garut Minta Tim Tanggap Darurat Kekeringan untuk Hadirkan Solusi Permanen

Wabup dr. Helmi Budiman memimpin Rapat Evaluasi Penanganan Darurat Bencana Kekeringan, di Posko Komando Tanggap Darurat Kantor BPBD Kabupaten Garut, Jalan Terusan Pahlawan, Kecamatan Tarogong Kidul, Kabupaten Garut, Sabtu (16/09/2023).

Wabup dr. Helmi Budiman memimpin Rapat Evaluasi Penanganan Darurat Bencana Kekeringan, di Posko Komando Tanggap Darurat Kantor BPBD Kabupaten Garut, Jalan Terusan Pahlawan, Kecamatan Tarogong Kidul, Kabupaten Garut, Sabtu (16/09/2023).

PENA GARUT.COM-Tarogong Kidul – Pemerintah Kabupaten Garut terus mengupayakan penanganan kekeringan yang melanda wilayahnya. Evaluasi terbaru, yang dipimpin Wakil Bupati Garut, dr. Helmi Budiman, Sabtu (16/09/2023), di Posko Komando Tanggap Darurat Bencana Kekeringan, Kantor Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Garut, menekankan pentingnya solusi permanen mengatasi kekeringan di wilayahnya.

Usai memimpin rapat yang dihadiri lengkap diinas teknis yang tergabung dalam Tim Tanggap Darurat Bencana Kekeringan Kabupaten Garut, Wabup menyatakan, bahwa dari awal hanya 3 kecamatan yang melaporkan kekeringan, namun jumlahnya bertambah menjadi 19 kecamatan yang ditetapkan berdasarkan Surat Keputusan Bupati Garut Nomor : 100.3.3.2/KEP.646-BPBD/2023 tentang Penetapan Perpanjangan Status Tanggap Darurat Bencana Kekeringan di Wilayah Kabupaten Garut. Dalam masa perpanjangan ini, pihaknya telah memberikan bantuan pasokan air, meskipun masih ada beberapa area yang membutuhkan perhatian lebih.

Wabup Helmi menerangkan, pihaknya sudah melakukan penanggulangan di 19 lokasi tadi. Meski demikian, dirinya mengakui masih ada beberapa penanganan yang belum tuntas.

Helmi menekankan pentingnya solusi jangka pendek dan jangka panjang. Ia menyampaikan bahwa keterbatasan tangki air yang digunakan untuk pendistribusian, berdampak kurang maksimalnya pendistribusian air kepada masyarakat terdampak.

“Artinya belum menemukan sumber air yang permanen, yang bisa dijadikan sebagai sumber air minum buat masyarakat, kita kebanyakan adalah mensuplai air melalui tangki kita berikan, kemudian kita siapkan di lokasi (kekeringan) toren ya, kemudian dibagikan kepada masyarakat,” ujar Wabup Garut, seusai pelaksanaan rapat evaluasi.

Untuk itu Wabup menekankan satu hal kepada Tim Tanggap Darurat Bencana Kekeringan Kabupaten Garut, yaitu agar bisa menghadirkan solusi, khususnya solusi permanen dan solusi sementara.

“(Untuk) solusi sementara kekeringan ini tidak ada (masyarakat) yang tidak ada air, semua walaupun mereka kekeringan air (tetap harus) ada, yang kedua selain solusi sementara ada solusi permanen, (contohnya) kalau ada sumber air baik bor ataupun pipanisasi ya itu dilakukan oleh kita oleh pemerintah daerah,” tuturnya.

Berkaitan dengan distribusi air, Wabup menyatakan, pihaknya sudah menyuplai air kepada masyarakat yang ada di 19 kecamatan terdampak. Akan tetapi, imbuh Helmi, pendistribusian air ini terhambat karena pihaknya masih kekurangan armada untuk mendistribusikan air kepada masyarakat.

“Jadi tangki yang kita miliki tadi diinventarisir hanya 7 (mobil) tangki, dan itu terus setiap hari keliling mendistribusikan air,” ucapnya.

Dalam masa tanggap darurat ini, Wakil Bupati Garut mengajak masyarakat untuk tetap tenang dan meminta dukungan dalam mendeteksi sumber air yang dapat dimanfaatkan. Masyarakat diminta untuk menginformasikan keberadaan sumber air kepada Pemkab Garut, agar bisa ditindaklanjuti oleh Tim Tanggap Darurat Bencana Kekeringan Kabupaten Garut.

Pemerintah juga mengapresiasi inisiatif masyarakat yang turut berperan dalam menangani kekeringan, termasuk upaya pembuatan sumur bor secara gotong royong. Kerja sama antara pemerintah dan masyarakat diharapkan dapat mengatasi krisis kekeringan yang sedang dialami.

“Ada masyarakat sekitar yang memberikan solusi, ada daerah yang kekeringan, kemudian ada masyarakat rembuk, dan masyarakat di situ bergotong-royong membuat sumur bor, itu adalah yang kita harapkan, kemudian juga kita harapkan adalah paling tidak masyarakat memberikan informasi keberadaan sumber-sumber air yang bisa kita apa yang kita bisa alirkan,” tandasnya.

Share :

Baca Juga

Pelaksanaan hari kedua Rapat Pleno Terbuka Rekapitulasi Hasil Penghitungan Perolehan Suara Pemilu 2024 tingkat Kabupaten Garut, di Ballroom Hotel Harmoni, Jalan Cipanas Baru, Kecamatan Tarogong kaler, Kabupaten Garut, Sabtu (2/3/2024).

Pemerintahan

Proses Rekapitulasi Suara Pemilu 2024 di Garut Berjalan Lancar, Evaluasi Dilakukan
Penampilan Sampurasun Dance oleh Paguyuban Mojang Jajaka (Moka) Kabupaten Garut sebelum pelaksanaan Upacara Peringatan Hari Jadi Garut ke-210, di halaman Alun-Alun Garut, Kecamatan Garut Kota, Kabupaten Garut, Kamis (16/2/2023). (Foto: Tim Diskominfo Garut)

Pemerintahan

Penampilan Memukau Paguyuban Moka Garut di Momen HJG 210
Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) Kabupaten Garut menegaskan komitmennya untuk memperkuat kolaborasi bersama Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Garut dalam upaya menanggulangi kemiskinan.

Pemerintahan

Baznas Garut Siap Kolaborasi dengan Pemkab untuk Tekan Angka Kemiskinan
Prestasi membanggakan kembali ditorehkan oleh jajaran Humas Polres Garut. Di tengah pesatnya arus informasi digital, Humas Polres Garut berhasil membuktikan eksistensinya dengan meraih penghargaan Juara 1 kategori Akun Media Sosial dengan Jumlah Followers Terbanyak pada platform Instagram dan TikTok tingkat Polda Jawa Barat.

Pemerintahan

Bukan Sekadar Viral, Humas Polres Garut Raih Penghargaan Bergengsi Polda Jabar
Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIA Garut kembali menunjukkan komitmen kuatnya dalam mendukung Program Akselerasi Kementerian Imigrasi dan Pemasyarakatan. Program ini fokus pada pemberantasan peredaran narkoba serta berbagai modus penipuan di lingkungan Lapas dan Rutan.

Pemerintahan

Lapas Garut Buktikan Komitmen “Zero Halinar”, Ini Hasil Razianya!
Suasana haru dan penuh kebanggaan menyelimuti Aula Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIA Garut pada Selasa (14/10/2025). Dalam momen penuh makna tersebut, dilaksanakan upacara kenaikan pangkat dan penyerahan penghargaan Satya Lencana Karya Satya bagi pegawai berprestasi yang telah menunjukkan dedikasi dan pengabdian luar biasa terhadap institusi.

Pemerintahan

Rusdedy: “Kenaikan Pangkat Bukan Hadiah, Tapi Amanah untuk Bekerja Lebih Baik”
Warga di kawasan Cibuntu Gandasari saat ini tengah mengalami gangguan distribusi air bersih akibat bencana tanah longsor yang merusak jaringan pipa distribusi utama milik Perumda Air Minum Tirta Intan. Insiden ini menyebabkan terputusnya aliran air dari jalur distribusi JDU ND 110 mm, sehingga mengganggu pasokan ke sejumlah rumah tangga dan fasilitas umum di wilayah terdampak.

Pemerintahan

Perumda Tirta Intan Garut Lakukan Perbaikan Pipa Air Rusak di Cibuntu Gandasari Usai Longsor, Distribusi Terganggu 6 Jam
Pemerintah Kabupaten Garut menegaskan komitmennya untuk memperkuat ekonomi kerakyatan melalui sinergi dengan Nahdlatul Ulama (NU). Hal tersebut disampaikan langsung oleh Bupati Garut, Abdusy Syakur Amin, saat menghadiri Opening Ceremony Satu Abad Nahdlatul Ulama (NU) 1926–2026 sekaligus Musyawarah Kerja Cabang (Mukercab) PCNU Kabupaten Garut di Lapangan SOR Ciateul, Kecamatan Tarogong Kidul, Senin (26/01/2026).

Pemerintahan

Satu Abad NU di Garut, Bupati Dorong UMKM Naik Kelas Tanpa Agunan
error: Content is protected !!