Home / Pemerintahan

Rabu, 23 April 2025 - 08:10 WIB

Wabup Garut Ajak Masyarakat Korban Pelecehan Seksual Oknum Dokter untuk Berani Melapor*

Wakil Bupati Garut, Putri Karlina, menghadiri Pertemuan terkait Tindaklanjut Kasus Pelecehan yang Dilakukan oleh Oknum Dokter di Garut, yang dilaksanakan di Aula DPPKBPPPA Garut, Jalan Terusan Pahlawan, Kecamatan Tarogong Kidul, Kabupaten Garut, Selasa (22/04/2025). (Foto : Anggana Mulia Karsa Kurniawan/Diskominfo Kab. Garut).

Wakil Bupati Garut, Putri Karlina, menghadiri Pertemuan terkait Tindaklanjut Kasus Pelecehan yang Dilakukan oleh Oknum Dokter di Garut, yang dilaksanakan di Aula DPPKBPPPA Garut, Jalan Terusan Pahlawan, Kecamatan Tarogong Kidul, Kabupaten Garut, Selasa (22/04/2025). (Foto : Anggana Mulia Karsa Kurniawan/Diskominfo Kab. Garut).

PENA GARUT.COM– Wakil Bupati (Wabup) Garut, Putri Karlina, mengajak masyarakat khususnya para perempuan Garut yang merasa pernah menjadi korban pelecehan seksual oleh oknum dokter berinisial I untuk berani melapor.

Hal tersebut disampaikan oleh Wabup Garut seusai melakukan pertemuan terkait tindaklanjut kasus pelecehan seksual yang dilakukan oleh oknum Dokter, yang dilaksanakan di Aula Dinas Pengendalian Penduduk Keluarga Berencana Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (DPPKBPPPA) Kabupaten Garut, Jalan Terusan Pahlawan, Kecamatan Tarogong Kidul, Kabupaten Garut, Selasa (22/4/2025).

Ia menyampaikan bahwa kasus pelecehan seksual yang dilakukan oleh oknum dokter tersebut saat ini sudah berjalan, bahkan dokter berinisial I ini sudah ditangkap dan ditetapkan sebagai tersangka oleh pihak kepolisian.

Meski demikian, imbuh Putri, pihaknya masih memerlukan peran dari masyarakat Garut yang merasa pernah menjadi korban dari oknum dokter tersebut.

“Saat ini memang sudah ada laporan yang masuk dan diproses, tapi alangkah baiknya teman-teman yang memang punya pengalaman yang tidak mengenakan terkait oknum tersebut untuk maju melaporkan, datang ke dinas terkait ke tempat perlindungan perempuan dan anak, untuk bisa _speak up_ atau melaporkan apa yang teman-teman alami berkaitan dengan kasus tersebut,” ujar Putri.

Wabup Garut mengatakan bahwa pihaknya berkomitmen untuk memberikan perlindungan, baik kerahasiaan identitas, perlindungan secara mental, hingga perlindungan hukum bagi masyarakat yang berani melaporkan aksi tercela dari oknum dokter tersebut.

Bahkan, lanjut Putri, Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi, telah menerjunkan langsung Tim Kuasa Hukum Jabar Istimewa yang akan memberikan perlindungan hukum hingga nasihat hukum secara gratis bagi para korban yang melapor.

“Jadi tidak perlu khawatir biaya, tidak perlu khawatir terkait dengan identitas yang akan terungkap, dan juga di sini fasilitasnya lengkap, datang mengadu diberikan perlindungan secara psikologis, diberikan perlindungan secara hukum juga, dan nanti teman-teman kalau memang teman-teman ingin oknum tersebut dihukum seadil-adilnya ayo laporkan, berani laporkan,” ucap Putri.

Terakhir, Putri mengajak semua pihak untuk senantiasa semangat dan terus mengupayakan keselamatan serta perlindungan perempuan dan anak, khususnya di Kabupaten Garut.

Sebelumnya, aksi tercela oknum dokter berinisial I ini sempat viral di dunia maya beberapa waktu lalu, berkat kerja sama semua pihak, kini oknum dokter tersebut sudah ditangkap dan ditetapkan sebagai tersangka oleh pihak kepolisian dalam kasus pelecehan seksual.

Share :

Baca Juga

Koramil 1103/Sucinaraja melaksanakan program uji coba makan siang bergizi gratis untuk 102 siswa-siswi SDN 4 Cinunuk, Kecamatan Wanaraja. Kegiatan ini merupakan wujud komitmen TNI mendukung program pemerintah meningkatkan kualitas hidup generasi muda.

Pemerintahan

Koramil 1103/Sucinaraja Luncurkan Program Makan Siang Bergizi Gratis untuk Siswa SDN 4 Cinunuk
Polsek Wanaraja Polres Garut bergerak cepat menindak aksi balap liar yang meresahkan warga di kawasan Sawah Lega, Jalan Letjen H. Mashudi, Kecamatan Pangatikan, Kabupaten Garut, Selasa dini hari (10/02/2026).

Pemerintahan

Warga Resah, Polsek Wanaraja Tertibkan Balap Liar di Jalan Sawah Lega Pangatikan 
Sebuah mobil jenis Cold TSS 120 dengan Nomor Polisi: D 1812 QV dilaporkan terbakar di Jalan Raya Pasopati, tepatnya di Kampung Pasir Angin, Desa Dungusiku, Kecamatan Leuwigoong, Kabupaten Garut, Rabu (07/05/2025).

Pemerintahan

Mobil Bermuatan Gabah Terbakar di Leuwigoong Garut, Sopir Alami Luka Bakar Ringan
Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIA Garut kembali menunjukkan ketegasannya dalam menjaga keamanan dan ketertiban lingkungan pemasyarakatan. Bertempat di depan Pos Komando Regu Pengamanan (Posko PAM), jajaran pengamanan Lapas melaksanakan kegiatan pemusnahan barang bukti hasil razia blok hunian periode September 2025.

Pemerintahan

Bukti Serius! Lapas Garut Hancurkan Barang Bukti Razia Demi Lingkungan Bersih
Penumpukan sampah di Tempat Penampungan Sementara (TPS) Pasar Rakyat Wanaraja belakangan ini menuai perhatian serius. Warga yang tinggal di sekitar pasar dihimbau untuk tidak lagi membuang sampah rumah tangga ke TPS pasar yang sejatinya hanya diperuntukkan bagi sampah hasil aktivitas pedagang.

Pemerintahan

Lingkungan Kotor, Warga Dilarang Buang Sampah ke TPS Pasar Wanaraja
Bupati Garut, Rudy Gunawan membuka acara Percepatan Penurunan Stunting dengan Pemberian Makanan Tambahan (PMT) yang bertempat di Aula Kampung Wanaseda, Desa Sindangmekar, Kecamatan Wanaraja, Kabupaten Garut, Rabu (31/5/2023).

Pemerintahan

Keseriusan Pemkab Garut, Targetkan Angka Stunting 13% di Tahun 2024
Pimpinan Daerah Muhammadiyah (PDM) Kabupaten Garut menggelar Pengajian Akbar sebagai puncak perayaan Milad Muhammadiyah ke-112. Dengan mengusung tema nasional, *“Menghadirkan Kemakmuran untuk Semua”*, Muhammadiyah Kabupaten Garut meluncurkan tiga program unggulan sebagai bentuk kontribusi nyata untuk masyarakat

Pemerintahan

Milad Muhammadiyah ke-112 di Kabupaten Garut: Menghadirkan Kemakmuran untuk Semua
Bupati Garut, Rudy Gunawan, menerima menerima audiensi dari Aliansi Umat Islam Garut di Ruang Rapat Sekretariat Daerah (Setda) Garut, Jalan Pembangunan, Kecamatan Tarogong Kidul, Kabupaten Garut, Selasa (30/5/2023).

Pemerintahan

Bupati Garut Sebut Hadirnya Kepbup Terkait HET Gas 3kg untuk Lindungi Pangkalan dan UKM
error: Content is protected !!