Home / Pemerintahan

Sabtu, 10 Mei 2025 - 16:29 WIB

Mabuk Saat Nobar Persib, Tiga Pemuda Diamankan polres Garut 

Polres Garut amankan Tiga pria berinisial AM (22), SA (25) dan SG (21) di saat nonton bareng Persib Bandung di Alun-alun Garut. Jumat (9/5/2025) malam.

Polres Garut amankan Tiga pria berinisial AM (22), SA (25) dan SG (21) di saat nonton bareng Persib Bandung di Alun-alun Garut. Jumat (9/5/2025) malam.

PENA GARUT.COM-Polres Garut amankan Tiga pria berinisial AM (22), SA (25) dan SG (21) di saat nonton bareng Persib Bandung di Alun-alun Garut. Jumat (9/5/2025) malam.

Ia kedapatan berbuat onar dengan memukul bobotoh lain hingga membuat keributan di sekitar lokasi nobar.

Polisi yang berjaga di lokasi langsung menangkap AM lalu mengamankannya.

Saat di geledah, polisi mendapati AM membawa 2 botol alkohol 70 persen dan minuman energi.

Minuman campur alkohol itu diketahui dikonsumsi oleh pelaku hingga membuatnya mabuk.

Kabag Ops Polres Garut Kompol Maolana mengatakan, sejumlah kepolisian memang disiagakan untuk memberikan rasa aman bobotoh saat nonton bareng Persib Bandung melawan Barito Putra tadi malam.

Selain disiagakan di tempat nobar, polisi juga di siagakan di jalur-jalur yang di lalui oleh konvoi Bobotoh Persib.

Terkait pria mabuk tersebut, ia menyebut bahwa pihaknya telah melakukan penanganan langsung di lokasi.

“Kami amankan, kami berikan pembinaan agar yang bersangkutan tidak berbuat hal yang sama lagi di kemudian hari,” ujarnya. Sabtu (10/5/2025).

Share :

Baca Juga

Seorang pemuda berinisial RRR (21), warga Kecamatan Wanaraja, Kabupaten Garut, akhirnya harus berurusan dengan pihak kepolisian setelah diduga kuat melakukan tindak pidana pencurian. Pelaku berhasil diamankan jajaran Unit Reskrim Polsek Wanaraja pada Sabtu malam (26/7/2025) sekitar pukul 20.30 WIB, tak lama setelah laporan pencurian masuk dari korban.

Pemerintahan

Gara-Gara Ekonomi, Pemuda Di Wanaraja Nekat Curi Laptop dan Uang Tunai
Garut, 16 September 2024 – Sebuah pencapaian membanggakan datang dari Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIA Garut. Sebanyak 717 unit Coir Shade hasil karya warga binaan resmi diberangkatkan ke Prancis. Tidak hanya menjadi prestasi ekspor, langkah ini juga menandai dukungan nyata terhadap program hilirisasi kelapa yang tengah digencarkan pemerintah.

Pemerintahan

Ekspor 717 Coir Shade, Lapas Garut Jadi Motor Hilirisasi Kelapa Nasional
Menteri Koperasi dan UMKM Republik Indonesia, Maman Abdurrahman, memberikan apresiasi khusus kepada Kepala Lapas Kelas IIA Garut, Rusdedy, atas keberhasilannya membangun ekosistem UMKM dari balik tembok pemasyarakatan. Pujian tersebut disampaikan dalam acara pelepasan ekspor produk Coir Shade karya Warga Binaan ke Spanyol, Kamis (25/09/2025)

Pemerintahan

Lapas Garut Ekspor ke Spanyol, Menteri UMKM Puji Kepemimpinan Kalapas Rusdedy
Lapas Kelas IIA Garut kembali menunjukkan kiprahnya sebagai lembaga pemasyarakatan yang aktif mendorong pembinaan produktif bagi Warga Binaan Pemasyarakatan (WBP). Pada Rabu, 4 Desember 2025, Lapas Garut menerima kunjungan kerja dari DPRD Kabupaten Tanjung Jabung Timur, Provinsi Jambi.

Pemerintahan

DPRD Jambi Takjub Lihat Pembinaan UMKM dan Ketahanan Pangan di Lapas Garut
Sebanyak 150 orang pemudik asal kabupaten garut, ikut dalam program mudik gratis yang dilaksanakan oleh Polres Garut, pada Ops Ketupat Lodaya 2025.

Pemerintahan

Mudik Gratis Bersama Kapolres Garut, 150 Pemudik Sudah Diberangkatkan
Anggota DPRD Kabupaten Garut Praksi (PKB) H. Ihat Solihat

Pemerintahan

Hari Pendidikan Nasional 2026, Ini Pesan Penting Ihat Solihat untuk Generasi Muda
Abdusy Syakur Amin menghadiri langsung Rapat Kuasa Pemilik Modal (KPM) Perumda Air Minum Tirta Intan Tahun Buku 2025 yang digelar di Jalan Raya Bayongbong, Kecamatan Cilawu, Senin (4/5/2026).

Pemerintahan

Bupati Garut Dorong Ekspansi Besar PDAM Demi Pelayanan Maksimal!
Teriknya matahari siang itu tak menghalangi semangat tiga Warga Binaan Pemasyarakatan (WBP) Lapas Kelas IIA Garut. Dengan sabit di tangan, mereka bahu-membahu memanen padi di lahan sawah seluas 600 meter persegi. Hasilnya cukup membanggakan, yakni 400 kilogram padi yang menjadi bukti nyata program pembinaan kemandirian di balik tembok tinggi lapas.

Pemerintahan

WBP Lapas Garut Panen 400 Kg Padi: Dari Balik Jeruji, Tumbuh Harapan Kemandirian
error: Content is protected !!