Home / Pemerintahan

Kamis, 15 Januari 2026 - 19:35 WIB

Lapas Garut Sumbang Rp19,8 Juta dari Panen Raya Ketahanan Pangan Pemasyarakatan

Direktorat Jenderal Pemasyarakatan kembali menunjukkan peran strategisnya dalam mendukung program prioritas nasional melalui penyelenggaraan Panen Raya Serentak Ketahanan Pangan Pemasyarakatan.

Direktorat Jenderal Pemasyarakatan kembali menunjukkan peran strategisnya dalam mendukung program prioritas nasional melalui penyelenggaraan Panen Raya Serentak Ketahanan Pangan Pemasyarakatan.

PENA GARUT.COM-Direktorat Jenderal Pemasyarakatan kembali menunjukkan peran strategisnya dalam mendukung program prioritas nasional melalui penyelenggaraan Panen Raya Serentak Ketahanan Pangan Pemasyarakatan.

Kegiatan ini menjadi wujud nyata komitmen pemerintah dalam memperkuat ketahanan pangan sekaligus menumbuhkan kepedulian sosial di tengah masyarakat.

Panen Raya Serentak dilaksanakan secara terpusat di Lembaga Pemasyarakatan Kelas I Cirebon dan dihadiri langsung oleh Menteri Imigrasi dan Pemasyarakatan, Agus Andrianto, bersama Direktur Jenderal Pemasyarakatan, Mashudi. Kegiatan ini diikuti secara serentak oleh seluruh Unit Pelaksana Teknis Pemasyarakatan di berbagai wilayah Indonesia.

Kepala Lapas Kelas IIA Garut, Rusdedy, turut hadir secara langsung di lokasi kegiatan terpusat. Sementara itu, jajaran pegawai Lapas Garut mengikuti rangkaian acara secara virtual dari area peternakan ayam pedaging yang menjadi salah satu pusat produksi ketahanan pangan di Lapas tersebut.

Rusdedy menyampaikan bahwa keterlibatan aktif Lapas Garut merupakan bagian dari komitmen Pemasyarakatan dalam mendukung kemandirian pangan sekaligus memperkuat nilai kemanusiaan.

“Program ketahanan pangan ini tidak hanya bertujuan menghasilkan produk, tetapi juga membangun karakter dan keterampilan warga binaan agar siap kembali ke masyarakat,” ujarnya.Kamis(15/01/2026)

Panen Raya Serentak Ketahanan Pangan Pemasyarakatan merupakan implementasi dari 15 Program Aksi Kementerian Imigrasi dan Pemasyarakatan Tahun 2026, khususnya pada program kemandirian pangan melalui optimalisasi pemanfaatan lahan kosong di Lapas dan Rumah Tahanan.

“Melalui program ini, warga binaan dibekali keterampilan produktif di bidang pertanian, peternakan, dan perikanan,”

Menteri Imigrasi dan Pemasyarakatan, Agus Andrianto, menegaskan bahwa seluruh hasil panen tidak diperjualbelikan, melainkan disalurkan sebagai bantuan kemanusiaan bagi masyarakat terdampak bencana alam di berbagai daerah.

“Hasil panen ini adalah bentuk kepedulian negara. Kami ingin memastikan bahwa Pemasyarakatan hadir memberikan manfaat langsung bagi masyarakat yang membutuhkan,” kata Agus Andrianto.

Berdasarkan laporan Direktorat Jenderal Pemasyarakatan, total hasil Panen Raya Serentak mencapai sekitar 123,5 ton komoditas pangan yang berasal dari sektor pertanian, perkebunan, peternakan, dan perikanan.

“Seluruh hasil tersebut disalurkan kepada masyarakat terdampak bencana di wilayah Aceh, Sumatera, serta sejumlah daerah lainnya,”

Di Lapas Kelas IIA Garut sendiri, panen diwujudkan melalui produksi ayam pedaging sebanyak 14.000 ekor, ikan nila dan lele seberat 50 kilogram, serta padi seberat 600 kilogram. Dari hasil panen tersebut, Lapas Garut berhasil menyalurkan bantuan kemanusiaan senilai 19,8 juta rupiah bagi korban bencana alam.

Kegiatan Panen Raya Serentak ini sejalan dengan Asta Cita Presiden Republik Indonesia, khususnya dalam upaya memperkuat ketahanan pangan nasional dan membangun solidaritas sosial.

Melalui program ini, Pemasyarakatan menegaskan perannya tidak hanya sebagai institusi pembinaan warga binaan, tetapi juga sebagai bagian dari solusi atas persoalan sosial dan kemanusiaan secara berkelanjutan.

Share :

Baca Juga

Bupati Garut, Rudy Gunawan meresmikan pemberian bantuan rumah tidak layak huni (rutilahu) serta mengenalkan program Pajero dalam kegiatan _launching_ program Halaman Bermanfaat Terpadu (Harum Madu) di Desa Girimukti, Kecamatan Singajaya, Kabupaten Garut, Rabu (22/2/2023). (Foto: Deni Seftiana/ Diskominfo Garut)

Pemerintahan

Kunker ke Singajaya, Bupati Garut Resmikan Hasil Perbaikan Rutilahu hingga Kenalkan “Pajero”
Dalam momentum Hari Lingkungan Hidup Sedunia, Kabupaten Garut menerima apresiasi atas keseriusannya dalam menjaga kelestarian lingkungan dengan menggelar penghargaan Sekolah Adiwiyata 2024. Acara yang diselenggarakan di Kantor Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kabupaten Garut, Kamis (05/06/2024) 

Pemerintahan

Dinas Lingkungan Hidup kabupaten Garut Gelar Penghargaan Sekolah Adiwiyata 2024 di Hari Lingkungan Hidup Sedunia
Dalam rangka menjaga kondusifitas wilayah dan mengantisipasi gangguan kamtibmas, Satresnarkoba Polres Garut melaksanakan Operasi Cipta Kondisi (Cipkon) dengan sasaran peredaran minuman keras (miras) ilegal, Kamis malam (05/06/2025).

Pemerintahan

Polres Garut Ciduk Penjual Miras Tanpa Izin, Warga: ‘Kami Merasa Lebih Aman’
Suasana tenang di Alun-Alun Wanaraja, Kabupaten Garut, mendadak ricuh pada Minggu (5/10/2025) dini hari. Seorang pria berinisial D (29), warga Kecamatan Wanaraja, membuat onar dengan aksi pemalakan disertai ancaman menggunakan senjata tajam.

Pemerintahan

Aksi Preman Mabuk Bersenjata Tajam Gegerkan Alun-Alun Wanaraja Tengah Malam!

Bisnis

Entrepreneurs Embrace In-House Fitness
Di tengah persoalan klasik overkapasitas lembaga pemasyarakatan (Lapas) di seluruh Indonesia, Lapas Kelas IIA Garut justru mencatatkan capaian gemilang. Bukan menumpuk, tetapi menata. Bukan sekadar mengurangi jumlah penghuni, tetapi memperbaiki kualitas hidup dan pembinaan warga binaan.

Pemerintahan

Lapas Garut Jadi Teladan Nasional: Berhasil Turunkan Overkapasitas, Tingkatkan Kualitas Pembinaan
Bupati Garut, Rudy Gunawan membuka dan melakukan kunjungan ke rumah balita stunting dalam acara Gerakan Bersama Intervensi Stunting melalui program Temukan, Obati, Sayangi, balita Stunting (TOSS) dengan tema "Tawis Kanyaah" yang dilaksanakan di Stasiun Kereta Api Wanaraja, Kampung Cikole, Desa Wanasari, Kecamatan Wanaraja, Kabupaten Garut, Selasa (29/8/2023).

Pemerintahan

“Tawis Kanyaah” Pemkab Garut Untuk Balita Stunting di Kecamatan Wanaraja
Direktur Utama PERUMDA Tirta Intan Garut mengambil langkah berbeda dengan turun langsung memberikan arahan kepada para pencatat meter dan petugas penagihan, Senin (30/09/2025).

Pemerintahan

Dirut PERUMDA Tirta Intan Garut Turun Langsung Beri Arahan kepada Petugas Lapangan
error: Content is protected !!