Home / Pemerintahan

Kamis, 23 Oktober 2025 - 10:40 WIB

Bejat! Ayah Tiri di Garut Setubuhi Anak Tirinya Selama 3 Tahun hingga Hamil 9 Bulan

Satuan Reserse Kriminal (Satreskrim) Polres Garut melalui Unit IV Perlindungan Perempuan dan Anak (PPA) berhasil mengungkap kasus kejahatan seksual terhadap anak di bawah umur. Pelaku berinisial IS (56), warga Kabupaten Garut, diduga kuat melakukan tindakan persetubuhan terhadap anak tirinya sendiri hingga korban hamil sembilan bulan.

Satuan Reserse Kriminal (Satreskrim) Polres Garut melalui Unit IV Perlindungan Perempuan dan Anak (PPA) berhasil mengungkap kasus kejahatan seksual terhadap anak di bawah umur. Pelaku berinisial IS (56), warga Kabupaten Garut, diduga kuat melakukan tindakan persetubuhan terhadap anak tirinya sendiri hingga korban hamil sembilan bulan.

PENA GARUT.COM– Satuan Reserse Kriminal (Satreskrim) Polres Garut melalui Unit IV Perlindungan Perempuan dan Anak (PPA) berhasil mengungkap kasus kejahatan seksual terhadap anak di bawah umur. Pelaku berinisial IS (56), warga Kabupaten Garut, diduga kuat melakukan tindakan persetubuhan terhadap anak tirinya sendiri hingga korban hamil sembilan bulan.

Pelaku ditangkap pada Kamis (23/10/2025) dini hari sekitar pukul 01.00 WIB setelah polisi menerima laporan dari keluarga korban. Kasus ini bermula dari kecurigaan teman sekolah korban yang melihat perubahan fisik mencolok pada tubuh korban dan menduga ia sedang hamil.

Wali kelas yang menerima laporan tersebut segera membawa korban ke bidan untuk diperiksa, dan hasilnya mengejutkan. Korban diketahui tengah mengandung dengan usia kehamilan diperkirakan mencapai delapan hingga sembilan bulan.

Saat dimintai keterangan, korban akhirnya mengaku bahwa ia telah menjadi korban tindakan bejat ayah tirinya sendiri sejak masih duduk di bangku kelas 2 SMP pada tahun 2022.

Aksi itu terus berulang hingga kini korban duduk di kelas 2 SMA. Pelaku diketahui kerap melancarkan aksinya di rumahnya sendiri ketika situasi sedang sepi.

Setelah mendengar pengakuan korban, wali kelas segera menghubungi kakak korban. Tak butuh waktu lama, keluarga korban melapor ke pihak kepolisian untuk menindaklanjuti kasus tersebut.

Kasat Reskrim Polres Garut, AKP Joko Prihatin, S.H., membenarkan penangkapan terhadap pelaku. “Unit PPA telah melakukan penahanan terhadap seorang tersangka dugaan tindak pidana persetubuhan dan/atau perbuatan cabul terhadap anak di bawah umur. Saat ini pelaku sudah diamankan untuk proses hukum lebih lanjut,” ujar AKP Joko kepada wartawan.

Petugas juga mengamankan sejumlah barang bukti berupa pakaian milik korban. Berdasarkan hasil pemeriksaan, tersangka dijerat dengan Pasal 76D Jo Pasal 81 Ayat (1) dan (2), serta Pasal 76E Jo Pasal 82 Ayat (1) Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 17 Tahun 2016 tentang Perlindungan Anak.

AKP Joko menegaskan bahwa Polres Garut akan menindak tegas setiap pelaku kejahatan seksual terhadap anak.

“Kami berkomitmen memberikan perlindungan hukum bagi anak-anak dan menindak tegas siapa pun yang berani merusak masa depan mereka. Korban juga saat ini mendapatkan pendampingan dari Unit PPA untuk pemulihan psikologis,” tegasnya.

Ia juga mengimbau masyarakat agar lebih peduli terhadap lingkungan sekitar dan tidak menutup mata terhadap tanda-tanda kekerasan atau pelecehan terhadap anak.

“Partisipasi masyarakat sangat penting agar kasus seperti ini bisa dicegah sejak dini,” tambah AKP Joko Prihatin.

Kasus ini menambah daftar panjang kekerasan terhadap anak di wilayah Garut dan menjadi peringatan keras bagi semua pihak agar lebih waspada terhadap lingkungan keluarga dan sosial anak-anak.

Share :

Baca Juga

Kepolisian Resor (Polres) Garut menggelar Apel Gelar Pasukan Operasi "Mantap Praja Lodaya 2024" yang berlangsung di Markas Polres Garut, Jalan Raya Suci, Kecamatan Karangpawitan, Kabupaten Garut, Selasa (20/8/2024).

Pemerintahan

Polres Garut Gelar Apel Pasukan untuk Operasi Pengamanan Pilkada 2024
Bupati Garut, Rudy Gunawan, memberikan keterangan terkait kasus difteri seusai mengikuti acara HPSN Tahun 2023 Tingkat Kabupaten Garut, di Kantor DLH Garut, Jalan Terusan Pahlawan, Kecamatan Tarogong Kidul, Kabupaten Garut, Selasa (21/2/2023). (Foto : Deni Seftiana/Diskominfo Garut).

Pemerintahan

Pemkab Garut Tetapkan Kasus Difteri sebagai KLB di Kabupaten Garut
PENA GARUT-Anggota fraksi PKS , DPRD Kabupaten Garut H,Dede Salahudin mengatakan, mengecam dan mengutuk keras tindakan anarkis terhadap lima orang warga Garut yang terjadi di Kabupaten Musi rawas Utara Sumatera Selatan yang di tuduh penculik anak, pada hari Senin lalu.

Pemerintahan

Dede Salahudin Kecam Tindakan Anarkis Terhadap Warga Garut di Kabupaten Musi Rawas Utara Sumatera Selatan
Anggota DPRD Kabupaten Garut dari Fraksi PKB, Ihat Solihat, mengikuti upacara peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia di wilayah Kecamatan Karangtengah, Kabupaten Garut.Senin(17/08/2026)

Pemerintahan

Semarak HUT RI ke-81, Anggota DPRD Ihat Solihat Puji Partisipasi Masyarakat Karangtengah
PENA GARUT – Anggota Fraksi PKS Dapil 3 DPRD Kabupaten Garut H Dede Salahudin, melakukan reses hari ke Enam untuk menampung aspirasi masyarakat di Kp.Cikancung Girang RT/RW 03/05 Desa Mekar hurip kec.Sukawening, Rabu (24/05/2023).

Pemerintahan

Dede Salahudin Tampung Aspirasi Warga Cikancung Girang Terkait Renovasi Masjid Baitul Hikmah
Dalam rangka memeriahkan Peringatan HUT ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia, dilaksanakan kegiatan megah Pembentangan Bendera Merah Putih sepanjang 1.000 meter serta pemasangan 1.000 bendera kecil di sepanjang bibir Kawah Gunung Papandayan, Kecamatan Cisurupan, Kabupaten Garut, Selasa (18/8). Komandan Kodim 0611/Garut Letkol Inf. Fahrisal Efendi Sinaga, S.I.P., bertindak selaku Koordinator Lapangan yang memastikan seluruh rangkaian kegiatan berjalan tertib, aman, dan lancar.

Pemerintahan

Kabar gembira datang bagi pelanggan Sistem Penyediaan Air Minum (SPAM) Cibatu, Cabang Banyuresmi. Mulai pekan ini, layanan distribusi air bersih resmi beroperasi selama 24 jam penuh, setelah sebelumnya hanya berjalan selama 12 jam per hari.

Pemerintahan

Dari 12 ke 24 Jam! SPAM Cibatu Tingkatkan Kualitas Distribusi Air
Proses pemekaran Desa Sukamenak di Kecamatan Wanaraja, Kabupaten Garut, semakin mendekati realisasi. Tim verifikasi dari Pemerintah Provinsi Jawa Barat telah melakukan kunjungan langsung ke lokasi sebagai bagian dari tahapan evaluasi administrasi dan kesiapan infrastruktur.

Pemerintahan

Pemekaran Desa Sukamenak di Wanaraja, Garut, Makin Dekat dengan Kenyataan
error: Content is protected !!