Home / Pemerintahan

Selasa, 25 Juli 2023 - 13:44 WIB

Bupati Garut Berharap Peserta KKN Tematik Uniga Mampu Berikan Solusi melalui Pemikiran Teknokratik

Bupsti Garut, Rudy Gunawan melepas 1.253 peserta KKN Tematik Uniga Tahun 2023, di Area Kampus I Uniga, Jalan Raya Samarang, Kecamatan Tarogong Kaler, Kabupaten Garut, Selasa (25/07/2023).

Bupsti Garut, Rudy Gunawan melepas 1.253 peserta KKN Tematik Uniga Tahun 2023, di Area Kampus I Uniga, Jalan Raya Samarang, Kecamatan Tarogong Kaler, Kabupaten Garut, Selasa (25/07/2023).

PENA GARUT.COM-GARUT, Tarogong Kaler- Hari Selasa, 25 Juli 2023, menjadi momen bersejarah bagi 1.253 peserta Kuliah Kerja Nyata (KKN) Tematik Universitas Garut (Uniga) Tahun 2023. Bertempat di Kampus I Uniga, para peserta KKN resmi dilepas oleh Bupati Garut, Rudy Gunawan, dalam sebuah acara yang dilepas resmi oleh Bupati Garut, Rudy Gunawan, dihadiri Rektor Uniga, Abdusy Syakur Amin, dan Kepala BPJS Ketenagakerjaan Cabang Kabupaten Garut, Fajar Ahmadi.

Dalam arahannya, Bupati Garut menyampaikan pentingnya peran intelektual seperti mahasiswa KKN dalam masyarakat Kabupaten Garut. Ia berharap para peserta KKN bisa menjadi _problem solver_ ataupun agen perubahan yang mengajarkan pemikiran analitis dan teknokratik kepada pemuda dan masyarakat di lokasi KKN. Terlebih lagi, Bupati Garut menyoroti masalah bekerja di luar negeri secara ilegal yang diakibatkan oleh kemiskinan di daerahnya.

“Banyak persoalan-persoalan di daerah yang harus saudara jawab, sekarang musimnya TPPO (atau) tindak pidana yang berhubungan dengan jual-beli orang, yang tentu orang Garut pun mungkin ada, TKW-TKW dulu tenaga kerja wanita sekarang Pekerja Migran itu banyak yang menggunakan jalur tikus, padahal negara memberikan satu regulasi yang memberikan kemudahan kepada siapapun yang mau bekerja di luar negeri,” papar Rudy.

Dengan kesulitan-kesulitan tersebut, Rudy berharap para mahasiswa sebagai intelektual mampu memberikan solusi berdasarkan pemikiran ilmiah yang telah dipelajari di perguruan tinggi. Dalam konteks tersebut, solusi dari mahasiswa haruslah berbeda dengan solusi dari lembaga masyarakat seperti Karang Taruna.

“Jadi kalau di sana ada Karang Taruna memberikan solusi pasti harus berbeda dengan solusi yang diberikan oleh saudara selaku mahasiswa Uniga, kalau ada pertemuan-pertemuan ya pertemuan apapun misalnya, itu juga saudara harus bisa meyakinkan bahwa ini adalah solusi yang dibuat secara teknokratik,” pesannya.

Rektor Uniga, Abdusy Syakur Amin, turut menguatkan pesan Bupati Garut dan menekankan pentingnya manfaat yang dihasilkan oleh program KKN. Menurutnya, para peserta KKN harus dapat memberikan manfaat bagi masyarakat setempat dengan tetap memperhatikan kearifan lokal yang ada. Selain itu, program KKN harus memiliki output dan outcome yang jelas, seperti publikasi dan saran-saran kepada pemerintah.

“Supaya KKN itu benar-benar memberikan manfaat untuk semuanya,” tambah Syakur.

Menariknya, Universitas Garut bekerja sama dengan Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS) Ketenagakerjaan untuk melindungi mahasiswa KKN dengan program perlindungan jaminan sosial. Terkait keikutsertaan mahasiswa KKN dalam program perlindungan jaminan sosial ini, Syakur mengungkapkan hal ini merupakan salah satu upaya pihaknya untuk melindungi para mahasiswa yang sedang melakukan pengabdian masyarakat di lapangan.

“Karena kan kita tidak pernah tahu apa yang akan terjadi, dan tentu saja tidak berarti mereka bisa lengah ya, harapan kami juga ke depan juga kita bisa membuat kerjasama-kerjasama lain,” ucapnya, seraya menambahkan bahwa kerja sama ini merupakan kali pertama dilakukan oleh Universitas Garut.

Kepala BPJS Ketenagakerjaan Cabang Kabupaten Garut, Fajar Ahmadi, memberikan apresiasi setinggi-tingginya atas langkah Universitas Garut dalam melindungi para mahasiswa yang tengah melaksanakan pengabdian masyarakat di lapangan.

Fajar menyatakan bahwa mahasiswa yang berpartisipasi dalam KKN sudah memasuki fase transisi dalam pengabdian, sehingga perlu adanya perlindungan terhadap mereka. Oleh karena itu, BPJS Ketenagakerjaan menyediakan dua program jaminan untuk para peserta KKN, yaitu Jaminan Kecelakaan Kerja dan Jaminan Kematian, di mana jaminan kecelakaan kerja memberikan perlindungan berupa perawatan dan pengobatan tanpa batas.

“Untuk jaminan kematian sendiri memberikan perlindungan manfaat sebesar 42 juta rupiah jika terjadi masa meninggal dunia atas peserta dari mahasiswa yang menjalani KKN,” tandasnya.

Para peserta KKN dari Uniga akan menjalani program ini selama satu bulan, mulai dari 25 Juli hingga 26 Agustus 2023. Mereka akan tersebar di 9 kecamatan di Kabupaten Garut, yaitu di Kecamatan Talegong, Cisewu, Bungbulang, Cisompet, Mekarmukti, Cibalong, Pameungpeuk, Cikelet, dan Kecamatan Caringin. Ke 1.253 mahasiswa itu terbagi dalam 82 kelompok/desa.

Share :

Baca Juga

Upaya memutus mata rantai peredaran narkoba di lingkungan lembaga pemasyarakatan terus diperkuat. Polres Garut melalui Kasi Humas IPDA Susilo Adhi P., S.H. hadir sebagai narasumber dalam pelatihan penggeledahan barang dan badan yang digelar di Lapas Kelas IIA Garut, Rabu (11/02/2026).

Pemerintahan

Lapas Garut Perketat Penggeledahan, Polres Garut Beri Pelatihan Khusus
Satuan Reserse Narkoba (Sat Res Narkoba) Polres Garut berhasil mengamankan ribuan butir obat terlarang dari tangan seorang pelaku berinisial Sdr. AR (23), yang diduga kuat sebagai pengedar. 

Pemerintahan

Sat Res Narkoba Polres Garut Amankan Ribuan Butir Obat Terlarang dari Seorang Pengedar
Kapolres Garut AKBP Mochamad Fajar Gemilang, S.I.K., M.H., M.I.K. meresmikan secara langsung hasil program bedah rumah Asrama Polisi yang berada di lingkungan Polsek Cikelet, Polres Garut. Rabu (14/05/2025).

Pemerintahan

Komitmen Kesejahteraan! Kapolres Garut Resmikan Hunian Layak untuk Anggota Polsek
Rapat Penyusunan Rencana Penanggulangan Kemiskinan Daerah yang berlangsung di Aula BAPPEDA Kabupaten Garut, Jalan Patriot, Kecamatan Tarogong Kidul, Kabupaten Garut, Jum'at (7/2/2025).

Pemerintahan

Bappeda Garut Susun Rencana Penanggulangan Kemiskinan, Fokus pada Validasi Data
BUMD Air Minum Tirta Intan Garut kembali menunjukkan komitmennya dalam mendukung kesejahteraan masyarakat melalui program Corporate Social Responsibility (CSR) yang memfokuskan pada pembayaran iuran BPJS Kesehatan bagi masyarakat tidak mampu. 

Pemerintahan

Kerjasama Program Donasi JKN CSR BUMD Air Minum Tirta Intan Garut: Dukungan Nyata untuk Masyarakat Tidak Mampu
Polsek Wanaraja Polres Garut bergerak cepat menindak aksi balap liar yang meresahkan warga di kawasan Sawah Lega, Jalan Letjen H. Mashudi, Kecamatan Pangatikan, Kabupaten Garut, Selasa dini hari (10/02/2026).

Pemerintahan

Warga Resah, Polsek Wanaraja Tertibkan Balap Liar di Jalan Sawah Lega Pangatikan 
Gubernur Jawa Barat, H. Dedi Mulyadi S.H., M.M., bersama Kapolda Jawa Barat, Irjen. Pol. Dr. Akhmad Wiyagus S.I.K., M.Si., M.M., menghadiri acara pemberian kompensasi biaya operasional bagi tukang andong dan becak yang terdampak selama arus mudik dan balik Lebaran 2025/1446 H yang dilaksanakan di Aula Mumun Surachman, Polres Garut.

Pemerintahan

Gubernur Jawa Barat berikan Kompensasi Biaya Operasional untuk Tukang Andong dan Becak Selama Arus Mudik Lebaran 2025
Hujan deras disertai angin kencang yang mengguyur Kabupaten Garut sejak Rabu pagi (24/04/2025) menyebabkan sebuah pohon besar tumbang dan menutup sebagian ruas Jalan Suherman, Kecamatan Tarogong Kaler. Kejadian yang berlangsung sekitar pukul 07.00 WIB ini sempat membuat lalu lintas tersendat dan memicu kekhawatiran para pengendara.

Pemerintahan

Pohon Tumbang di Jalan Suherman Garut, Respons Cepat Polisi dan Warga Tuai Pujian
error: Content is protected !!