Home / Pemerintahan

Senin, 28 Juli 2025 - 20:56 WIB

Bupati Garut Soroti Infrastruktur dan Kesehatan di Rapat Paripurna DPRD, 200 Ribu Warga Terancam Tak Dapat BPJS

Bupati Garut, Abdusy Syakur Amin, menghadiri Rapat Paripurna DPRD Kabupaten Garut Masa Sidang III Tahun Sidang 2025 yang berlangsung di Ruang Rapat Paripurna DPRD, Jalan Patriot, Kecamatan Tarogong Kidul, Senin (28/7/2025).

Bupati Garut, Abdusy Syakur Amin, menghadiri Rapat Paripurna DPRD Kabupaten Garut Masa Sidang III Tahun Sidang 2025 yang berlangsung di Ruang Rapat Paripurna DPRD, Jalan Patriot, Kecamatan Tarogong Kidul, Senin (28/7/2025).

PENA GARUT.COM– Bupati Garut, Abdusy Syakur Amin, menghadiri Rapat Paripurna DPRD Kabupaten Garut Masa Sidang III Tahun Sidang 2025 yang berlangsung di Ruang Rapat Paripurna DPRD, Jalan Patriot, Kecamatan Tarogong Kidul, Senin (28/7/2025).

Agenda utama rapat kali ini membahas 5 Rancangan Peraturan Daerah (Raperda), termasuk Rancangan Perubahan Kebijakan Umum Anggaran (KUA) dan Prioritas Plafon Anggaran Sementara (PPAS) Perubahan APBD Tahun Anggaran 2025.

Dalam pidatonya, Bupati Garut menyampaikan pandangan pemerintah daerah terhadap Raperda inisiatif DPRD tentang Bantuan Hukum Bagi Masyarakat Miskin.

Ia juga mengapresiasi kesepakatan DPRD atas perubahan KUA dan PPAS 2025.

“Kami menyampaikan ucapan terima kasih dan penghargaan yang setinggi-tingginya atas persetujuan DPRD terhadap Nota Kesepakatan Perubahan KUA dan PPAS APBD Tahun 2025 yang diajukan oleh pemerintah daerah,” ujar Syakur.

Menurutnya, kesepakatan ini menunjukkan perhatian besar DPRD dalam mendukung agenda pembangunan daerah.

Syakur menegaskan bahwa keterbatasan anggaran menuntut semua pihak bersikap selektif dan bijak dalam menentukan program prioritas.

“Oleh karena itu, kami sangat menghargai berbagai masukan, koreksi, dan catatan konstruktif dari DPRD melalui Forum Badan Anggaran,” tuturnya.

Bupati juga menyampaikan dua prioritas utama dalam perubahan APBD 2025, yakni pembangunan infrastruktur dan peningkatan layanan kesehatan.

Ia menyebut keluhan masyarakat soal kerusakan infrastruktur menjadi perhatian utama.

“APBD Perubahan harus benar-benar diorientasikan pada pembangunan infrastruktur, karena ini keluhan paling sering yang kami terima dari masyarakat,” ungkap Syakur.

Selain infrastruktur, Syakur mengungkapkan masalah krusial di sektor kesehatan, yakni potensi hilangnya akses BPJS bagi sekitar 200 ribu warga Garut akibat perubahan Data Terpadu Kesejahteraan Sosial Ekstrem Nasional (DTSEN).

“Ada kurang lebih 200 ribu warga Garut yang tidak lagi terdaftar sebagai penerima BPJS. Ini bisa memicu lonjakan kebutuhan pelayanan kesehata,”ungkapnya (San).

Share :

Baca Juga

Kabid Keswan Diskanak Garut, drh. Agustina, ketika diwawancara oleh Tim Diskominfo Garut di Kantor Diskanak Garut, Jalan Patriot, Kecamatan Tarogong Kidul, Kabupaten Garut, Selasa (06/06/2023

Pemerintahan

Diskanak Imbau Masyarakat Lakukan Vaksinasi Rabies terhadap Hewan Peliharaan Rutin Setahun Sekali
Pelaksanaan Apel Deklarasi Pemuda Bersatu Menuju Pemilu Damai 2024 di wilayah Kabupaten Garut yang berlangsung di Markas Polres Garut, Jalan Raya Suci, Kecamatan Karangpawitan, Kabupaten Garut, Jum'at (6/10/2023).

Pemerintahan

Kapolres Garut Ajak Pemuda Garut Sukseskan Pelaksanaan Pemilu Tahun 2024
PENA GARUT.COMGARUT,Pangatikan,Kepala Kecamatan Pangatikan, Asep Suharsono,Hs,S, SOS, M,Si. telah memberikan instruksi kepada para kepala desa di wilayahnya untuk mengantisipasi kemungkinan kekeringan ekstrem yang dapat terjadi di Kabupaten Garut, khususnya di Kecamatan Pangatikan.

Pemerintahan

Kecamatan Pangatikan Mendorong Langkah Antisipasi Kekeringan di Kabupaten Garut
Pada hari Senin tanggal 07 April 2025 Pukul 00.00 Wib bertempat Kec. Tarogong Kaler, Polres Garut melalui Unit PPA Sat Reskrim Telah mengamankan Pelaku Tindak Pidana Pencabulan Terhadap Anak Dibawah Umur.

Pemerintahan

Polres Garut Tangkap Keluarga Bejad yang Cabuli anaknya Sendiri
Bupati Garut, Abdusy Syakur Amin, menghadiri sekaligus membuka secara resmi Orientasi Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) di Lingkungan Pemerintah Kabupaten Garut. Acara berlangsung meriah di Gedung Pendopo Garut, Jalan Kiansantang, Kecamatan Garut Kota, Kabupaten Garut, Kamis (22/5/2025).

Pemerintahan

Syakur Amin Tekankan Disiplin ASN Saat Buka Orientasi PPPK Garut
Sebuah kolaborasi strategis terjadi antara Perhutani Kesatuan Pemangkuan Hutan (KPH) Garut dan Fakultas Pertanian Universitas Garut (UNIGA) dalam upaya memperkuat Nota Kesepahaman terkait pemanfaatan kawasan hutan dan rehabilitasi hutan. Koordinasi ini berlangsung di Gedung C Universitas Garut Selasa (14/11/2023)

Pemerintahan

Perhutani dan Fakultas Pertanian UNIGA Bersinergi untuk Kelestarian Hutan Garut

Pemerintahan

Fun Run_ Meriahkan Peringatan Hari AIDS Sedunia di Garut
Polres Garut melalui Polsek Wanaraja bersama tim gabungan dari Koramil Sucinaraja, BKSDA, Tagana, dan komunitas pecinta alam berhasil mengevakuasi delapan warga yang tersesat dalam pendakian kawasan Kawah Talaga Bodas hingga Puncak Sagara, Kecamatan Sucinaraja, Kabupaten Garut.

Pemerintahan

Polsek Wanaraja Evakuasi Warga Tersesat di Kawah Talaga Bodas dan Puncak Sagara
error: Content is protected !!