Home / Pemerintahan

Jumat, 14 November 2025 - 20:16 WIB

Demi Keamanan Maksimal! Lapas Garut Cek Senjata Bareng Intelkam Polda Jabar

Upaya peningkatan keamanan di lingkungan pemasyarakatan kembali ditegaskan oleh Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIA Garut melalui kegiatan pemeriksaan dan pemeliharaan sarana-prasarana keamanan berupa senjata api. 

Upaya peningkatan keamanan di lingkungan pemasyarakatan kembali ditegaskan oleh Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIA Garut melalui kegiatan pemeriksaan dan pemeliharaan sarana-prasarana keamanan berupa senjata api. 

PENA GARUT.COM— Upaya peningkatan keamanan di lingkungan pemasyarakatan kembali ditegaskan oleh Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIA Garut melalui kegiatan pemeriksaan dan pemeliharaan sarana-prasarana keamanan berupa senjata api.

Pemeriksaan berlangsung pada Kamis (13/06/2025) pukul 14.00 WIB hingga selesai dengan melibatkan Sat Intelkam Polres Garut serta Subdit Intelkam Polda Jawa Barat.

Kegiatan dilaksanakan di ruang Kaur Kepegawaian Lapas Garut dan dipimpin oleh Kasi Kamtib bersama jajaran. Turut hadir Baur Pasendak Sat Intelkam Polres Garut, Aipda Taufik Zainal M., S.IP, serta perwakilan Subdit Intelkam Polda Jabar sebagai pendamping teknis pemeriksaan.

Pemeriksaan menyasar seluruh kelengkapan senjata api yang dimiliki Lapas Garut, mulai dari kondisi fisik hingga validitas dokumen administrasi. Total 22 senjata api diperiksa, terdiri dari:

• 8 pucuk senjata laras panjang

• 14 pucuk senjata laras pendek

Dari hasil pengecekan, seluruh senjata dinyatakan dalam kondisi sangat baik dan layak pakai. Tidak ditemukan perubahan fisik, modifikasi, atau indikasi penyalahgunaan oleh para pemegangnya.

Selain itu, seluruh dokumen kepemilikan dan administrasi senjata dinyatakan lengkap dan sesuai ketentuan.

Kalapas Kelas IIA Garut, Rusdedy, menegaskan bahwa keberhasilan pemeliharaan sarpras keamanan merupakan hasil dari sinergi yang kuat antara Lapas Garut dan jajaran Kepolisian.

“Kami sangat mengapresiasi dukungan dan pendampingan dari Sat Intelkam Polres Garut dan Subdit Intelkam Polda Jabar.

Sinergi ini penting untuk memastikan pengelolaan senjata api tetap aman, tertib, dan sesuai regulasi. Dengan sarpras yang terawat, tugas keamanan di Lapas dapat berjalan optimal dan kondusif,” ujar Kalapas.

Melalui pemeriksaan rutin ini, Lapas Kelas IIA Garut menunjukkan komitmen dalam memperkuat deteksi dini, mencegah gangguan keamanan, serta menjaga kesiapsiagaan terhadap situasi kontijensi.

Pihak Lapas menegaskan bahwa pemeriksaan semacam ini akan terus dilakukan secara terjadwal guna memastikan seluruh peralatan keamanan selalu siap digunakan kapan pun diperlukan.

Dengan pemeliharaan yang konsisten dan kerja sama erat dengan Polres Garut, Lapas Kelas IIA Garut memastikan lingkungan pemasyarakatan tetap aman, profesional, dan kondusif dalam menjalankan fungsi pengamanan.

Share :

Baca Juga

Korban Oknum Dokter Kandungan dengan inisial MSF (33), pelaku pelecehan kepada pasiennya di klinik kesehatan di Garut, Jawa Barat, kembali melapor ke Polres Garut. 

Pemerintahan

Polisi Beberkan Fakta Baru Kasus Dokter MSF, Korban Ternyata Sudah 5 Orang!
Sebuah truk tronton berwarna merah dengan nomor polisi DEK 8366 BN mengalami amblas saat melintasi Jalan Raya Garut-Wanaraja, tepatnya di depan Material Putra Mandiri, Kampung Sadang, Desa Sadang, Kecamatan Sucinaraja, Kabupaten Garut, Minggu pagi (1/6/2025) sekitar pukul 07.30 WIB.

Pemerintahan

Truk Tronton Amblas di Jalur Garut-Wanaraja, Polsek Wanaraja Langsung Turun Tangan Atasi Kemacetan
Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIA Garut kembali menunjukkan sikap tegas dalam menjaga keamanan dan ketertiban lingkungan pemasyarakatan. Pada hari ini, jajaran Lapas Garut menggelar kegiatan pemusnahan barang sitaan hasil razia, berupa telepon genggam dan berbagai alat elektronik yang ditemukan saat penggeledahan kamar hunian Warga Binaan Pemasyarakatan (WBP).

Pemerintahan

Lapas Garut Musnahkan HP dan Elektronik Ilegal WBP
Sebanyak 12 Warga Binaan Pemasyarakatan (WBP) dari Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIA Garut turut ambil bagian dalam kegiatan Perkemahan Pramuka WBP se-Jawa Barat yang digelar di Lapas Kelas IIA Narkotika Cirebon. Kegiatan ini berlangsung selama dua hari dan diikuti oleh 216 peserta dari 19 Unit Pelaksana Teknis Pemasyarakatan (UPT PAS) se-Jawa Barat.Selasa(21/10/2025)

Pemerintahan

12 WBP Lapas Garut Ikuti Perkemahan Pramuka se-Jawa Barat di Lapas Narkotika Cirebon
Menyambut Hari Jadi ke-211 Kabupaten Garut, tanggal 16 Februari 2024, Pemerintah Kabupaten Garut memperkenalkan tema dan logo spesial. Tema yang diangkat tahun ini.adalah "Nu Datang Mawa Bagja, Nu Miang Mugia Waluya" - menyiratkan harapan masyarakat untuk pemimpin yang bahagia dan selalu dilindungi Tuhan.

Pemerintahan

Jelang Hari Jadi ke-211 Kabupaten Garut, Pemkab Kenalkan Logo dan Tema
Kesatuan Pemangkuan Hutan (KPH) Garut, bersama dengan Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLHK) serta Badan Pengelolaan Daerah Aliran Sungai Cimanuk Citanduy (BPDAS), telah bersatu dalam suatu kegiatan pemantauan yang vital terkait dengan tanaman Rehabilitasi Hutan dan Lahan (RHL) P2. Kegiatan ini berlangsung di Petak 36D Resort Pemangkuan Hutan (RPH) Wanaraja, wilayah Bagian Kesatuan Pemangkuan Hutan (BKPH) Cibatu, pada hari Senin (25/09/2023.

Pemerintahan

Perhutani, KLHK, dan BPDAS di Garut: Monitoring RHL P2 untuk Kelestarian Hutan dan Kesejahteraan Masyarakat
Wakil Bupati Garut, dr. Helmi Budiman menghadiri pelaksanaan Gebyar Program Keluarga Harapan (PKH) yang dilaksanakan di Lapangan Sepak Bola Pasirwangi, Kecamatan Pasirwangi, Kabupaten Garut, Sabtu (10/6/2023

Pemerintahan

Wabup Garut Hadiri Pelaksanaan Gebyar PKH di Kecamatan Pasirwangi
Unit Reskrim Polsek Wanaraja telah berhasil mengamankan dua orang laki-laki diduga pelaku pengeroyokan dan penganiayaan terhadap korban Deni (46), yang terjadi pada hari Kamis tanggal 7 Maret 2024, sekitar pukul 16.30 WIB di halaman rumah ibu korban yang beralamat di Kampung Wanaseda Desa Sindangmekar, Kecamatan Wanaraja, Kabupaten Garut.

Pemerintahan

Polsek Wanaraja Amankan Pelaku Pengeroyokan Dan Penganiayaan
error: Content is protected !!