Home / Pemerintahan

Jumat, 5 Mei 2023 - 07:56 WIB

Hadiri Acara Halal Bi Halal dan Tabligh Akbar, Wabup Bicara Krisis Global

Wakil Bupati Garut, dr. Helmi Budiman, menghadiri acara silaturahmi Halal Bi Halal dan Tabligh Akbar, di Halaman Kantor Kecamatan Cilawu, Kabupaten Garut, Kamis (4/5/2023). (Foto: Yogi Budiman/ Diskominfo Garut)

Wakil Bupati Garut, dr. Helmi Budiman, menghadiri acara silaturahmi Halal Bi Halal dan Tabligh Akbar, di Halaman Kantor Kecamatan Cilawu, Kabupaten Garut, Kamis (4/5/2023). (Foto: Yogi Budiman/ Diskominfo Garut)

PENA GARUT – Wakil Bupati Garut, dr. Helmi Budiman, menghadiri acara silaturahmi Halal Bi Halal dan Tabligh Akbar yang dilaksanakan di Halaman Kantor Kecamatan Cilawu, Kabupaten Garut, Kamis (4/5/2023).

Dalam kesempatan ini, Wabup Garut menyampaikan bahwa dirinya sangat senang bisa hadir di dalam acara halal bi halal ini. Ia mengungkapkan, bahwa halal bi halal ini merupakan salah satu penegasan bahwa umat Islam harus bersatu dan harus solid

” Nu kadua panginteun tangtosna oge halal bihalal ngemutan sanes wungkul ibadah teh bulan Ramadan wungkul, namung kedah dilajengkeun dina sasih-sasih anu sanesna, atanapi sasih salajeungna saparantos sasih Ramadan_ (yang kedua tentunya juga halal bihalal mengingatkan bukan saja ibadah itu bulan Ramadan saja, tapi harus dilanjutkan di bulan-bulan lain, atau bulan selanjutnya sesudah bulan puasa),” tuturnya.

Ia berharap, seluruh amalan ibadah yang dilakukan selama bulan puasa kemarin, dapat terus dilanjutkan dengan ibadah lainnya seperti _qiyamullail_, infaq, dan shodaqoh.

” Mudah-mudahan oge zakat fitrahna diteraskeun ku sodaqoh ku infaq, pokona mah ngiringan weh lah Bu amal sae salami sasih Ramadan teh kedah napak, kedah diteraskeun dina dina sasih ayeuna syawal sareng salajeungna_ ( Mudah-mudahan juga zakat fitrahnya dilanjutkan dengan sodaqoh dengan infaq, pokoknya mengikuti aja lah bu amal baik selama bulan Ramadan itu harus berbelas, harus dilanjutkan di bulan sekarang Syawal juga selanjutnya),” ucapnya.

Disisi lain, Wabup Garut, mengingatkan bahwa sesuai dengan ungkapan dari Presiden RI, Joko Widodo, dan Menteri Keuangan, Sri Mulyani beserta jajaran pejabat pemerintah pusat lainnya akan terjadinya kondisi gelap di bidang perekonomian di Indonesia khususnya di Kabupaten Garut.

” Bahkan Ibu Menteri Keuangan mah nyebatkeun akan terasa krisis global itu mulai bulan Mei, bakal mulai karaos duka tah mudah-mudahan weh ku urang Garut mah teu karaos, Aamin_ (Bahkan Ibu Menteri Keuangan itu menyebutkan akan terasa krisis global itu mulai bulan Mei, akan mulai terasa, nggak tau tuh mudah-mudahan aja oleh orang Garut tidak kerasa, Aamiin),” ucap Wabup Garut.

Krisis ekonomi tersebut, imbuh Helmi, merupakan akibat daripada dampak resesi global, yang dipicu oleh perang antara Rusia dan Ukraina. Ia berharap, agar krisis ekonomi tersebut memiliki dampak yang sangat kecil bagi Indonesia, karena Indonesia merupakan salah satu negara produsen pangan.

” Pangan teh naon? Tani lah kira-kira bu, jadi urang mah kan daerah pertanian, maksudna produksi pangan teh produksi pertanian, beas ti urang aya, aya gentos beas sampeu, mun teu sampeu hui, jagong, taleus, ganyol_ (Pangan tuh apa? Tani lah kira-kira bu, jadi kita itu kan daerah pertanian, maksudnya produksi pangan itu produksi pertanian, beras kita ada, ada ganti beras singkong, kalau nggak singkong ubi, jagong, talas),” lanjutnya.

Wabup Garut menambahkan, bahwa sangat memungkinkan untuk Indonesia khususnya Kabupaten Garut mengalami pengaruh yang sangat kecil dalam krisis global. Maka dari itu, imbuhnya, saat ini Pemerintah Kabupaten Garut memiliki program untuk membantu ketersediaan pangan di tingkat rumah tangga melalui program Halaman Rumah Terpadu atau Harum Madu.

” _Sehingga Alhamdulillah urang teu kedah ngagaleuh, teu kedah meser (tapi) nuang nu aya di kebon urang, di sarang urang, di sawah, sareng di mana nya nu tiasa dipelakan, sehingga kita tidak mengalami krisis ekonomi atanapi krisis pangan, tah eta bu sim kuring ngemutan_ (Sehingga Alhamdulillah kita tidak harus membeli, (tapi) makan yang ada di kebun kita, di sawah, juga di tempat yang bisa ditanam, sehingga kita tidak mengalami krisis ekonomi atau krisis pangan, nah itu bu saya mengingatkan),” tandasnya.

Share :

Baca Juga

Pj Gubernur Jawa Barat Bey Machmudin menyerahkan santunan dari PT Jasa Raharja dan PT. Kereta Api Indonesia (KAI) untuk korban kecelakaan Kereta Api Turangga dan KA Lokal Bandung Raya di Kantor Pusat PT. KAI, Kota Bandung, Sabtu (06/01/2024).

Pemerintahan

Bey Machmudin Serahkan Santunan Korban Kecelakaan Kereta Api di Cicalengka
Sekretaris Daerah Kabupaten Garut, Nurdin Yana, menyematkan jaket kepada siswa yang akan mengikuti _English Immersion Program_, dalam acara Pelepasan _English Immersion Program_ di Auditorium Drs. H. Dede Satibi AMBS Garut Jalan KH. Mashduqi, Kecamatan Tarogong Kaler, Kabupaten Garut, Senin (19/02/2024).

Pemerintahan

Sekda Kabupaten Garut Lepas 35 Siswa AMBS Garut untuk Program English Immersion di Malaysia
Wakil Bupati Garut, Putri Karlina, turun langsung memantau proses penertiban Pedagang Kaki Lima (PKL) di kawasan pusat pemerintahan (Pemda), Jalan Pahlawan, Kecamatan Tarogong Kidul, Kabupaten Garut, Kamis (07/05/2026).

Pemerintahan

Wakil Bupati Garut Putri Karlina Turun Tangan! PKL di Kawasan Pemda Garut Mulai Ditertibkan
Satresnarkoba Polres Garut berhasil mengungkap kasus peredaran gelap narkotika jenis sabu di wilayah Kecamatan Tarogong Kaler, Kabupaten Garut, pada Sabtu, 12 Juli 2025. Penangkapan dilakukan terhadap seorang pria berinisial AG (26), warga Kecamatan Tarogong Kaler.

Pemerintahan

Satresnarkoba Polres Garut Kembali Bekuk Pengedar Sabu, Ungkap Jaringan “Mapping” di Kawasan Kota
Dalam rangka memperingati Hari Bhakti Pemasyarakatan ke-62 Tahun 2026, Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIA Garut menggelar upacara pembukaan Pekan Olahraga Pegawai dan Narapidana pada Kamis (09/04/2026).

Pemerintahan

HBP ke-62, Lapas Garut Dorong Kekompakan Lewat Ajang Olahraga Bersama
Pemerintah Desa Sukahurip menggelar Gebyar Outbreak Response Immunization (ORI) untuk meningkatkan imunisasi difteri pada anak usia di bawah 15 tahun. Melalui kerja sama dengan instansi pemerintah, TNI, Polri, dan masyarakat, serta melibatkan Satgas tingkat Kelurahan dan tingkat RW, tingkat imunisasi difteri di Desa Sukahurip berhasil mencapai 90%. Bekerja sama dengan kendaraan, pemerintah desa menjemput warga kerumahnya masing-masing untuk memastikan semua anak menjalani imunisasi. Diharapkan imunisasi ini dapat membuat Sukahurip bebas dari penyakit difteri yang sebelumnya mengancam kesehatan masyarakat.

Pemerintahan

Wujudkan Sukahurip Bebas Dipteri Dengan Immunization
Warga Kampung Patrol yang meliputi empat RW di Desa Cinta, Kecamatan Karangtengah, Kabupaten Garut, mengeluhkan kondisi jalan kabupaten yang rusak parah dan belum tersentuh perbaikan hingga saat ini.

Pemerintahan

Akses Jalan Rusak Parah, Warga Kampung Patrol Desa Cinta Karangtengah Minta Perhatian Pemkab Garut
Dalam rangka menjaga situasi keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas) tetap kondusif, jajaran Polsek Wanaraja kembali menggelar razia minuman keras (miras) di wilayah hukumnya, Kamis (26/2/2026).

Pemerintahan

Tekan Kriminalitas, Polsek Wanaraja Gencar Razia Miras
error: Content is protected !!