Home / Pendidikan

Minggu, 11 Mei 2025 - 12:48 WIB

IPM Garut Gelar Camp Revolusioner, Pelajar Muhammadiyah Jadi Agen Perubahan!

Pimpinan Daerah Ikatan Pelajar Muhammadiyah (IPM) Kabupaten Garut kembali menunjukkan komitmennya dalam membangun generasi pelajar yang tangguh dan peduli sosial melalui kegiatan bertajuk Inklusif Asik Camp.

Pimpinan Daerah Ikatan Pelajar Muhammadiyah (IPM) Kabupaten Garut kembali menunjukkan komitmennya dalam membangun generasi pelajar yang tangguh dan peduli sosial melalui kegiatan bertajuk Inklusif Asik Camp.

PENA GARUT.COM– Pimpinan Daerah Ikatan Pelajar Muhammadiyah (IPM) Kabupaten Garut kembali menunjukkan komitmennya dalam membangun generasi pelajar yang tangguh dan peduli sosial melalui kegiatan bertajuk Inklusif Asik Camp.

Ketua PP IPM Bidang Advokasi dan Kebijakan Publik Fajri Syahidinillah menerangkan,Kegiatan ini merupakan rangkaian pelatihan intensif selama tiga hari dua malam yang menggabungkan materi advokasi, kewirausahaan sosial, dan konseling sebaya.

“Inklusif Asik Camp ini menghadirkan 75 peserta dari berbagai sekolah Muhammadiyah dan komunitas pelajar lainnya di Garut, mulai dari tingkat SMP hingga SMA,” ujar Fajri Syahidinillah, Ketua PP IPM Bidang Advokasi dan Kebijakan Publik, saat ditemui pada pembukaan Minggu (11/05/2025).

Fajri menjelaskan bahwa kegiatan ini mengangkat lima isu penting yang relevan dengan kehidupan pelajar saat ini, yaitu kebijakan dan bullying, sosial entrepreneur, peer counselor, kesetaraan gender, serta literasi.

“Kita ingin para peserta tidak hanya memahami isu-isu tersebut, tetapi juga mampu menyuarakan dan mencari solusinya,” tambahnya.

Selama dua hari pertama, peserta mendapat pelatihan materi yang dibagi menjadi tiga kelas utama: Sekolah Advokasi yang fokus pada pencegahan bullying dan pemahaman kebijakan publik, pelatihan Social Entrepreneur yang membekali pelajar dengan semangat wirausaha sosial, serta pelatihan Peer Counselor untuk memperkuat peran konseling sebaya di lingkungan sekolah.

“Hari terakhir ditutup dengan kegiatan visitasi lapangan ke berbagai institusi mitra seperti Dinas Perpustakaan dan Kearsipan, Dinas Perlindungan Anak, dan Kesbangpol, sebagai upaya memperluas wawasan peserta terhadap kebijakan publik dan layanan sosial,”

Fajri menegaskan, bahwa kegiatan ini bukan hanya seremonial, tapi juga bentuk nyata dari visi IPM dalam mencerdaskan, memberdayakan, dan membebaskan pelajar.

“Kita ingin IPM menjadi organisasi yang inklusif, bukan eksklusif. Ilmu yang didapat dari camp ini akan dibawa kembali ke sekolah-sekolah, baik Muhammadiyah maupun non-Muhammadiyah,” ujarnya.

Lanjut ia Dengan semangat kolaborasi bersama dinas-dinas terkait, Inklusif Asik Camp diharapkan mampu melahirkan pelajar-pelajar yang menjadi role model di Kabupaten Garut.

“Mereka akan jadi pelopor dalam menghadapi isu bullying, meningkatkan minat baca, dan mendorong kesetaraan gender di sekolah,” pungkas Fajri.

Maka dari itu Wakil Ketua PDM Garut, Abdullah Efendi, S.Pd.I., M.E., menilai IPM telah menjadi pelopor dan penyempurna nilai-nilai perjuangan Muhammadiyah di kalangan pelajar. Dalam sambutannya, ia menyampaikan bahwa IPM tak hanya sekadar organisasi pelajar, tetapi juga sebagai penggerak solusi terhadap isu-isu sosial seperti bullying, literasi, hingga kewirausahaan.

“Kami sangat mengapresiasi IPM yang telah mengambil peran langsung dalam menyempurnakan amanah Muhammadiyah. Kegiatan ini sangat penting karena menyasar langsung pada peningkatan kualitas Ipmawan dan Ipmawati, baik secara karakter maupun kreativitas,” ujar Abdullah Efendi.

Lebih lanjut, ia menekankan pentingnya pencegahan bullying di lingkungan amal usaha Muhammadiyah. Menurutnya, pelatihan ini telah memasukkan konsep pemahaman dan penanggulangan bullying agar tidak terjadi pada peserta didik.

“Jangan sampai ada peserta didik di amal usaha Muhammadiyah yang menjadi korban atau pelaku bullying. Dalam pelatihan ini, konsep anti bullying harus benar-benar dipahami dan diterapkan,” tegasnya.

Selain itu, Abdullah Efendi juga mendorong agar pelajar Muhammadiyah tidak hanya fokus pada studi formal, tetapi juga mulai berani mengambil peran dalam bidang wirausaha. Ia menyebutkan, di era digital seperti sekarang, media sosial bisa menjadi alat yang efektif untuk memulai usaha.

“IPM harus bisa berinovasi dan berani mengambil peluang dalam bidang wirausaha. Sekarang ini dengan media sosial, pelajar bisa memasarkan produk, menjadi selebgram edukatif, atau membuka usaha kreatif lainnya,” tuturnya.

Tak hanya soal bullying dan wirausaha, pelatihan ORTOP IPM ini juga memberikan bekal literasi agar pelajar Muhammadiyah semakin melek terhadap pengetahuan dan buku-buku yang menambah wawasan.

“Kami berharap hasil dari pelatihan ini bisa menumbuhkan budaya literasi. Ipmawan dan Ipmawati harus semakin rajin membaca dan menambah pengetahuan dari berbagai sumber,” tambahnya.

Abdullah menegaskan bahwa PDM sepenuhnya mendukung gerakan IPM, karena organisasi ini memiliki orientasi yang sangat strategis bagi pembentukan karakter pelajar, baik yang berada di lingkungan amal usaha Muhammadiyah maupun di luar.

“Pada intinya, kami pimpinan Muhammadiyah memberikan apresiasi besar terhadap kegiatan ini. IPM sangat penting bagi pembinaan pelajar ke depan,” pungkasnya.

Kegiatan pelatihan ORTOP ini dinilai menjadi tonggak penting bagi IPM dalam memperkuat jati diri dan peran pelajar Muhammadiyah di tengah tantangan zaman yang semakin kompleks.

Share :

Baca Juga

Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) GRADASI dari Institut Pendidikan Indonesia (IPI), Institut Teknologi Garut (ITG), dan Universitas Garut (UNIGA) menggelar Talkshow Aksi Peduli Lingkungan dengan tema “Jaga Lingkungan, Jaga Masa Depan”.Kegiatan ini berlangsung di GOR Desa Galihpakuwon pada Senin, 29 Desember 2025, dan diikuti oleh sekitar 30 peserta yang terdiri dari warga umum, pemuda, serta kader lingkungan.

Pendidikan

Talkshow Aksi Peduli Lingkungan Digelar di Desa Galihpakuwon, Mahasiswa KKN Ajak Warga Jaga Lingkungan demi Masa Depan
Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIA Garut menutup tahun 2025 dengan sederet capaian membanggakan di berbagai bidang. Di bawah kepemimpinan Kalapas Rusdedy, lembaga ini sukses menghadirkan inovasi nyata dalam tata kelola pemerintahan, pemberdayaan warga binaan, hingga penguatan sistem keamanan dan layanan publik.

Pendidikan

Lapas Kelas IIA Garut Akhiri Tahun 2025 dengan Segudang Prestasi, dari Ekspor Hingga Reformasi Layanan Publik
Muhammadiyah Kabupaten Garut menggelar kegiatan pengukuhan dan pelantikan Kepala Sekolah/Madrasah di lingkungan majelis pendidikan dasar menengah dan PNF Pimpinan Wilayah Muhammadiyah Jawa Barat masa bakti 2024-2028.

Pendidikan

Pelantikan Kepala Sekolah dan Madrasah Muhammadiyah Garut:”Kolaborasi Mewujudkan Pendidikan Unggul”
Institut Pendidikan Indonesia (IPI) Garut menggelar acara penyerahan sertifikat pendidik dan pengambilan sumpah profesi guru untuk Program Profesi Guru (PPG) dalam Jabatan Kategori 1 Angkatan 3 dan Retaker Tahun 2023. Sebanyak 118 guru profesional resmi lulus dari program ini, sebuah pencapaian yang membanggakan bagi seluruh civitas akademika IPI Garut.

Pendidikan

Institut Pendidikan Indonesia Garut Serahkan Sertifikat Pendidik dan Sumpah Profesi Guru PPG 2023
Karangtengah – Hujan deras yang mengguyur Kecamatan Karangtengah pada Senin siang (26/05/2025) memicu bencana longsor yang menimpa lingkungan SMPN 1 Karangtengah. Dalam insiden tersebut, tembok pembatas sekolah yang berada tepat di depan ruang guru runtuh sepanjang sekitar enam meter.

Pendidikan

Longsor Terjang SMPN 1 Karangtengah, Tembok Depan Ruang Guru Runtuh Diterjang Hujan Deras
Pimpinan Daerah Ikatan Pelajar Muhammadiyah (IPM) Kabupaten Garut meluncurkan program “LIKE-R” (Layanan dan Edukasi Kesehatan Seksual dan Reproduksi Remaja) dengan tema “Our Health, Our Right: Be The Change”. 

Pendidikan

IPM Garut Luncurkan LIKE-R: Layanan dan Edukasi Kesehatan Seksual dan Reproduksi Remaja
Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan (STIKes) Karsa Husada Garut terus memperkuat perannya dalam membangun sumber daya manusia (SDM) unggul melalui gerakan transformasi gizi nasional. Upaya ini diwujudkan lewat Seminar Nasional bertema “Transformasi Gizi Indonesia: Dari Krisis Menuju Aksi Nyata” yang berlangsung di Gedung Pendopo Kabupaten Garut, Rabu (08/10/2025).

Pendidikan

Seminar Nasional di Garut Bahas Transformasi Gizi, STIKes Karsa Husada Siap Jadi Pelopor
STIKES Karsa Husada Garut menggelar acara wisuda dan pengambilan sumpah untuk lulusan program diploma, sarjana, dan profesi tahun akademik 2023/2024. Acara yang berlangsung pada Rabu, 6 November 2024 di Hotel Santika Garut ini berhasil meluluskan 572 mahasiswa dari berbagai program studi kesehatan.

Pendidikan

STIKES Karsa Husada Garut Gelar Wisuda, Cetak 572 Lulusan Siap Berkontribusi bagi Masyarakat
error: Content is protected !!