Home / Pemerintahan

Kamis, 23 Februari 2023 - 19:25 WIB

Pemkab Garut Dukung Penuh Aktivitas Masyarakat dalam Pengelolaan Lingkungan

Pelaksanaan kegiatan dalam rangka memperingati Hari Jadi Garut (HJG) yang ke-210, dengan mengundang para kepala dusun di Desa Majasari, Kecamatan Bayongbong, Kabupaten Garut, Kamis (23/2/2023).(Foto: Anggana Mulia/ Sofyan/ Diskominfo Garut)

Pelaksanaan kegiatan dalam rangka memperingati Hari Jadi Garut (HJG) yang ke-210, dengan mengundang para kepala dusun di Desa Majasari, Kecamatan Bayongbong, Kabupaten Garut, Kamis (23/2/2023).(Foto: Anggana Mulia/ Sofyan/ Diskominfo Garut)

PENA GARUT– Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Garut sangat mengapresiasi kegiatan berkaitan dengan pengelolaan lingkungan.

Hal itu disampaikan Pelaksana Tugas (Plt) Asisten Daerah I Bidang Pemerintahan Kesejahteraan Rakyat (Pemkesra), Ganda Permana, berkaitan dengan kegiatan yang dilakukan salah satu komponen masyarakat, yakni Sekolah Sungai Cimanuk dalam rangka memperingati Hari Jadi ke-210 Kabupaten Garut (HJG).

Menurut Ganda, kegiatan ini juga dapat membantu tugas pemerintah daerah dalam mengelola kelestarian lingkungan yang berdampak positif dan bermanfaat bagi masyarakat sekitar.

“Saya berharap bahwa kegiatan ini berlangsung secara terus menerus. Tapi saya yakin bisa jalan karena memang ada Sekolah Sungai Cimanuk. Yang diketuai oleh Pak Mulyono ini sangat luar biasa dan ini sangat intens itu ya dalam kegiatannya, ini satu saat membuahkan hasil yang sangat luar biasa dan sangat bermanfaat bagi kita sekalian,” ucap Ganda, saat memberikan sambutan dalam rangka memperingati Hari HJG yang digagas Sekolah Sungai Cimanuk, di Desa Majasari, Kecamatan Bayongbong, Kabupaten Garut, Kamis (23/2/2023).Kegiatan ini melibatkan pula para kepala dusun di wilayah desa Majasari.

Hal serupa diungkapkan Kepala Dinas Lingkungan Hidup (LH), Jujun Juansyah, yang menilai kegiatan ini sebagai salah satu bentuk dukungan dari salah satu pegiat lingkungan yaitu Sekolah Sungai Cimanuk, dalam hal upaya konservasi lingkungan dan pengelolaan sampah.

“Saya kira ini kami dari Dinas Lingkungan Hidup patut mengapresiasi, karena kami tentu saja ini menemukan satu bantuan dari program-program Dinas Lingkungan Hidup sebagaimana yang sudah dilaunching, terkait dengan edukasi lingkungan ya seperti itu,” ucapnya.

Ia menerangkan, kegiatan pengelolaan lingkungan seperti ini harus dilaksanakan secara berkelanjutan. Pihaknya berencana untuk melakukan pengelolaan lingkungan secara berkelanjutan untuk seluruh wilayah Kabupaten Garut, melalui program Wisata Edukasi Lingkungan (Wisata Eling).

“Jadi nanti kita akan buatkan surat edaran ke semua wilayah kecamatan, desa, RT untuk melakukan gerakan salah satu gerakan pungut sampah atau lebih ke Wisata Eling, yang kalau dulu istilahnya Jumsih (Jumat Bersih) gitu. Tapi kita bisa sekarang dikemas menjadi Wisata Eling yang di dalamnya ada gerakan pungut sampah dan setiap Jumat ya itu kita lakukan di tingkat RT RW dan desa serta kecamatan,” ucapnya.

Ketua Sekolah Sungai Cimanuk, Mulyono Khadafi, menuturkan, dalam kesempatan ini pihaknya melibatkan kepala dusun (kadus), di mana kadus sendiri memiliki posisi yang sangat vital dan bagus, serta bersentuhan langsung dengan masyarakat, sehingga para kadus bisa terjun langsung untuk mengajak masyarakat dalam memerangi sampah, menanam pohon, dan menjaga kebersihan lingkungan.

“Kalau Kadusnya sendiri itu betul-betul difungsikan, fungsinya dilibatkan dalam lingkungan dan yang lainnya, Insha Allah penyakit sampah di Kabupaten Garut itu akan bisa terperangi gitu kan, dengan melibatkannya mereka,” imbuh Mulyono.

Ia berharap, para kadus dapat dilibatkan dalam pengelolaan lingkungan di masyararakat, sehingga peran kadus tidak hanya sebagai kolektor Pajak Bumi dan Bangunan (PBB), namun bisa difungsikan agar betul-betul bermanfaat bagi masyarakat. Ia juga berterimakasih kepada seluruh pihak yang telah ikut berkontribusi dalam pengelolaan lingkungan di masyarakat.

“Harapannya dengan adanya Paguyuban Kadus, penyakit rusaknya alam, banyaknya sampah, itu minimal bisa teringankan dengan melibatkan mereka, jadi tidak di pundak hanya kabupaten, atau hanya tingkat kecamatan desa saja, tapi sudah melibatkan para kadus untuk bisa berjibaku melawan tadi hal-hal semacam itu,” tuturnya.

Sementara itu, Kepala Dusun 2 Desa Majasari, Barnas Somantri, berharap, kegiatan ini juga bisa digunakan sebagai ajang _sharing_ bagi para kadus untuk belajar bersama.

“Kita bisa sharing, kita bisa kerja bareng, terus kita mungkin belajar bersama, bagaimana kita berkomunikasi dengan masyarakat kalau seandainya ada kelemahan dan kekurangan kita bisa sharing dengan teman atau anak anak kadus-kadus yang diluar desa nya atau diluar kecamatan nya,” tandasnya.

Share :

Baca Juga

Beberapa aksi dalam pertandingan Family United versus SMK Al Huda Tasikmalaya yang dilaksanakan di Stadion R.A.A Adiwijaya, Kecamatan Tarogong Kidul, Kabupaten Garut, Minggu (5/3/2023). (Foto : Febri Noptageri, Moch. Ahdiansyah, & M. Azi Zulhakim/Diskominfo Garut).

Pemerintahan

Indonesia Muda _Super League_ KU-18 2023 Sukses Digelar di Kabupaten Garut  
Pemerintah Kabupaten Garut mulai menerapkan sistem penegakan hukum lalu lintas berbasis elektronik atau Electronic Traffic Law Enforcement (ETLE) demi menekan angka pelanggaran lalu lintas dan kecelakaan. 

Pemerintahan

Warga Garut Hati-Hati! Kamera Tilang Elektronik Mulai Aktif di Jalanan
Lembaga Pemasyarakatan Kelas IIA Garut terus menunjukkan komitmennya dalam memperkuat pengamanan serta meningkatkan kualitas layanan pemasyarakatan. Komitmen tersebut diwujudkan melalui penandatanganan Perjanjian Kerja Sama (PKS) dengan Aparat Penegak Hukum (APH) dan sejumlah dinas di lingkungan Pemerintah Daerah Kabupaten Garut.

Pemerintahan

Lapas Garut Gandeng APH dan Pemda, Pengamanan hingga Tanggap Bencana Kian Solid
Ketua Majelis Ulama Indonesia (MUI) Provinsi Jawa Barat, Aang Abdullah Zein, secara resmi melantik dan mengukuhkan Pengurus Majelis Ulama Indonesia (MUI) Kabupaten Garut Masa Khidmat 2025–2030. Kegiatan berlangsung khidmat di Gedung Pendopo Kabupaten Garut, Jalan Kabupaten, Kecamatan Garut Kota, Rabu (7/1/2026).

Pemerintahan

Resmi Dilantik, Ini Arah Baru MUI Garut 2025–2030 yang Disampaikan Ketua MUI Jabar
PENA GARUT.COMGARUT,Pangatikan,Kepala Kecamatan Pangatikan, Asep Suharsono,Hs,S, SOS, M,Si. telah memberikan instruksi kepada para kepala desa di wilayahnya untuk mengantisipasi kemungkinan kekeringan ekstrem yang dapat terjadi di Kabupaten Garut, khususnya di Kecamatan Pangatikan.

Pemerintahan

Kecamatan Pangatikan Mendorong Langkah Antisipasi Kekeringan di Kabupaten Garut
Pelaksanaan Rapat Koordinasi Persiapan Kirab Pemilu 2024, yang dilaksanakan di Aula KPU Kabupaten Garut, Jalan Suherman, Kecamatan Tarogong Kaler, Kabupaten Garut, Sabtu (07/10/2023). (Foto : M. Azi Zulhakim/Diskominfo Kab. Garut).

Pemerintahan

Kabupaten Garut Siap Sambut Kirab Pemilu Tahun 2024
Tujuh warga Kecamatan Selaawi yang mengalami keracunan makanan setelah mengonsumsi jamur liar yang diduga beracun mendapat perawatan di Unit Gawat Darurat (UGD) Puskesmas Selaawi, Kamis (30/1) dini hari.

Pemerintahan

Tujuh Warga Selaawi Keracunan Jamur Liar, Dinkes Garut Imbau Waspada Pangan
Polsek Wanaraja Polres Garut dengan sigap melakukan inspeksi Tempat Kejadian Perkara (TKP) terkait kebakaran yang melanda gudang tempat penyimpanan kayu milik Sdr. H. Cucu Cahyadi (50) di Kp. Pakemitan Rt.02/01 Ds. Wanaraja Kec.Wanaraja Kab.Garut, pada Minggu (17/9/23) pukul 13.20 WIB.

Pemerintahan

Gudang Kayu di wanaraja Hangus Terbakar Akibat Pembakaran Sampah
error: Content is protected !!