Home / Pemerintahan

Jumat, 26 September 2025 - 09:44 WIB

Satresnarkoba Polres Garut Tangkap Dua Pengedar Sabu, Barang Bukti Hampir 19 Gram

Satresnarkoba Polres Garut kembali mencatat prestasi dalam pemberantasan narkotika. Dua orang pelaku penyalahgunaan dan peredaran sabu berhasil diamankan dengan barang bukti mencapai 18,88 gram.

Satresnarkoba Polres Garut kembali mencatat prestasi dalam pemberantasan narkotika. Dua orang pelaku penyalahgunaan dan peredaran sabu berhasil diamankan dengan barang bukti mencapai 18,88 gram.

PENA GARUT.COM– Satresnarkoba Polres Garut kembali mencatat prestasi dalam pemberantasan narkotika. Dua orang pelaku penyalahgunaan dan peredaran sabu berhasil diamankan dengan barang bukti mencapai 18,88 gram.

Kedua tersangka berinisial EM (45), warga Kecamatan Garut Kota, dan JY (43), warga Kecamatan Leuwigoong, ditangkap di sebuah rumah kontrakan di Jalan Pasopati, Kampung Jaringao, Desa Tambaksari, Kecamatan Leuwigoong.

Dari penggerebekan tersebut, polisi menemukan sejumlah paket sabu siap edar, alat isap, timbangan digital, serta bukti komunikasi transaksi melalui aplikasi pesan singkat.

Kasat Reserse Narkoba Polres Garut, AKP Usep Sudirman, menjelaskan bahwa barang haram tersebut diperoleh para pelaku dari seseorang berinisial PS yang dikenal melalui media sosial Instagram. Modus yang digunakan adalah sistem “mapping”, di mana sabu disembunyikan di titik-titik tertentu untuk memudahkan distribusi.

“Dari hasil interogasi, pelaku menerima sabu seberat 20 gram dari jaringan pemasok untuk diedarkan. Mereka bertugas menimbang, mengemas, menyimpan, serta menentukan titik penyimpanan sesuai arahan pemasok,” ujar AKP Usep, Jumat (26/9/2025).

Sebagai imbalan, para pelaku dijanjikan upah sebesar Rp2 juta untuk setiap 20 gram sabu yang berhasil diedarkan. Selain sabu, polisi juga mengamankan ponsel yang digunakan untuk komunikasi transaksi serta satu unit sepeda motor yang dipakai untuk operasional.

Kini, kedua tersangka ditahan di Mapolres Garut untuk proses hukum lebih lanjut. Mereka dijerat dengan Pasal 112 ayat (2) Jo Pasal 114 ayat (2) Jo Pasal 132 ayat (1) Undang-Undang RI Nomor 35 Tahun 2009 tentang Narkotika, dengan ancaman hukuman minimal 5 tahun penjara dan maksimal seumur hidup atau pidana mati.

“Satresnarkoba Polres Garut akan terus melakukan pengembangan untuk mengungkap jaringan di atasnya dan memutus mata rantai peredaran narkotika di wilayah Garut,” tegas AKP Usep.

Share :

Baca Juga

PENA GARUT.COM-Garut, 27 Juli 2023 – PNM salurkan santunan kepada warga Garut yang tertimpa musibah kebakaran. Santunan tersebut diberikan kepada warga Sumedang dan Garut Selatan yang juga menjadi bagian dari Nasabah PNM Mekaar beserta keluarga.

Pemerintahan

PNM Salurkan Santunan Untuk Korban Kebakaran di Garut
Polres Garut melalui Pos Pengamanan (Pos Pam) Kadungora menunjukkan tindakan cepat dan sigap dalam memberikan bantuan kepada pemudik yang mengalami musibah di tengah perjalanan. 

Pemerintahan

Respon Cepat Polres Garut Bantu Pengawalan Jenazah Anak yang Meninggal Mendadak di Perjalanan
Seluruh pejabat dan jajaran pegawai Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIA Garut meneguhkan komitmennya untuk menjaga integritas dan profesionalitas dalam menjalankan tugas. Selasa(21/10/2025)

Pemerintahan

Lapas Garut Teken Komitmen Nasional, Dirjenpas: “Ini Bukan Seremoni, Tapi Tanggung Jawab Nyata!”
Aparat Kecamatan Wanaraja dibantu warga membersihkan material serta saluran air yang tersumbat di Kampung Tegalgede RT 1 RW 15 dan Kampung Ciamah, Desa Sindangratu, Kecamatan Wanaraja, Senin (11/11/2024).

Pemerintahan

Banjir Rendam Puluhan Rumah di Desa Sindangratu, Garut
Selain program Polisi RW Polres Garut pun mempunyai salah satu program lainnya yaitu kegiatan Jum’at Curhat. Jum’at (23/02/2024).

Pemerintahan

Polsek Wanaraja Polres Garut Optimalkan Silaturahmi Dengan Masyarakat Melalui Program Jum’at Curhat
Pj Bupati Garut, Barnas Adjidin, meninjau secara langsung pelayanan di UOBK RSUD dr. Slamet Garut, Sabtu (27/1/2024).

Pemerintahan

Penjabat Bupati Garut Tinjau Pelayanan RSUD dr. Slamet, Tegaskan Perlunya Pelayanan Cepat dan Profesional
Dalam upaya meningkatkan kualitas layanan kesehatan bagi masyarakat, Penjabat (Pj) Bupati Garut, Barnas Adjidin, meresmikan Gedung Pelayanan Rawat Inap Unit Organisasi Bersifat Khusus (UOBK) RSUD dr. Slamet Garut.

Pemerintahan

Penjabat Bupati Garut Resmikan Gedung Rawat Inap RSUD dr. Slamet untuk Tingkatkan Kualitas Layanan Kesehatan Masyarakat
Menjelang pelaksanaan Operasi Ketupat Lodaya 2026, Polres Garut melaksanakan pemusnahan barang bukti hasil razia berupa ribuan botol minuman keras (miras) dan ratusan knalpot tidak sesuai spesifikasi teknis atau knalpot brong. Kegiatan tersebut dilakukan sebagai upaya menjaga situasi keamanan dan ketertiban masyarakat menjelang perayaan Idul Fitri. Kamis (12/3/2026).

Pemerintahan

Jelang Ops Ketupat Lodaya 2026, Polres Garut Musnahkan 1.852 Botol Miras dan 704 Knalpot Brong
error: Content is protected !!