Home / Pendidikan

Minggu, 7 Desember 2025 - 08:17 WIB

Sekolah Al-Mashduqi Lepas 6 Santri ke Mesir, Garut Kembali Ukir Prestasi Internasional

Tarogong Kaler – Suasana haru dan bangga menyelimuti Auditorium Drs. H. Dede Satibi Al-Mashduqi International Islamic School Boarding Garut pada Sabtu (6/12/2025). Sebanyak enam santri Al-Mashduqi resmi dilepas untuk melanjutkan pendidikan ke Universitas Al-Azhar, Kairo, Mesir—salah satu pusat keilmuan Islam terbesar dan tertua di dunia.

Tarogong Kaler – Suasana haru dan bangga menyelimuti Auditorium Drs. H. Dede Satibi Al-Mashduqi International Islamic School Boarding Garut pada Sabtu (6/12/2025). Sebanyak enam santri Al-Mashduqi resmi dilepas untuk melanjutkan pendidikan ke Universitas Al-Azhar, Kairo, Mesir—salah satu pusat keilmuan Islam terbesar dan tertua di dunia.

PENA GARUT.COM-Tarogong Kaler – Suasana haru dan bangga menyelimuti Auditorium Drs. H. Dede Satibi Al-Mashduqi International Islamic School Boarding Garut pada Sabtu (6/12/2025). Sebanyak enam santri Al-Mashduqi resmi dilepas untuk melanjutkan pendidikan ke Universitas Al-Azhar, Kairo, Mesir—salah satu pusat keilmuan Islam terbesar dan tertua di dunia.

Acara ini dihadiri berbagai tokoh penting, mulai dari Plt. Sekretaris Dinas Pendidikan Kabupaten Garut, Suryana, Anggota Komisi X DPR RI, jajaran Kementerian Agama hingga Direktur Utama PT Antam. Kehadiran para pejabat ini menjadi bentuk apresiasi atas pencapaian luar biasa para santri.

Suryana menilai keberangkatan enam santri tersebut sebagai momentum inspiratif bagi dunia pendidikan Garut.

“Ini pencapaian yang patut dibanggakan. Semoga menjadi dorongan bagi siswa lain untuk terus berprestasi dan membawa nama baik Kabupaten Garut ke tingkat internasional,” ujarnya.

Ia juga menitipkan pesan kepada para santri agar terus menjaga integritas dan identitas sebagai pelajar Indonesia.

“Jaga nama baik diri sendiri, orang tua, sekolah, serta Pemerintah Kabupaten Garut,” tegasnya.

Dari pihak sekolah, Direktur Al-Mashduqi Islamic School Garut, Arif Bakhtiar, menyampaikan rasa terima kasih kepada seluruh pihak yang telah mendukung perjalanan akademik para santri. Arif menegaskan bahwa Al-Mashduqi merupakan satu-satunya sekolah di Jawa Barat yang dipercaya sebagai cabang resmi Al-Azhar Mesir.

“Al-Azhar adalah kiblat keilmuan Islam. Ketika anak-anak berikhtiar melanjutkan pendidikan ke sana, itu artinya Allah sedang menitipkan agama-Nya di pundak mereka,” ungkap Arif.

Ia menjelaskan bahwa kurikulum Al-Azhar diterapkan khusus untuk santri dalam cluster tertentu sejak tingkat SMP hingga SMA. Keenam santri itu dijadwalkan berangkat ke Kairo pada Selasa, 9 Desember 2025.

“Pulanglah tepat waktu, dan kelak berdakwahlah mengibarkan Islam Wasathiyah sebagaimana diajarkan Al-Azhar,” tutur Arif memberi pesan.

Suasana haru semakin terasa ketika perwakilan orang tua santri, Kurnia—ayah dari Muhammad Qolbi Adzikri Qurnia—menyampaikan ungkapan bangganya.

“Dengan izin Allah, bimbingan guru, dan doa orang tua, hari ini mereka mendapat kesempatan emas menimba ilmu di pusat peradaban Islam dunia,” ucapnya.

Kurnia berharap anak-anak mereka pulang bukan hanya membawa gelar, tetapi membawa keluasan ilmu serta manfaat bagi umat.

“Luruskan niat, jaga akhlak, bijaksana dalam teknologi, dan jangan pernah berhenti berdoa,” pesannya.

Daftar Santri Al-Mashduqi Yang Melanjutkan Studi ke Universitas Al-Azhar Mesir:

Muraya Mahadikan Gautsa – Syariah Islamiyah, Fakultas Syariah Walqonun

Rangga Ariqah Utomo – Luqhoh ‘Ammah, Fakultas Lughoh Arabiah

Sandi Fauzan Ichwana – Syariah Islamiyah, Fakultas Syariah Walqonun

Nafisa Lailytazila Rofieq – Syariah Islamiyah, Fakultas Syariah Walqonun

Sultan Wahid – Hadist, Fakultas Ushuluddin

Muhammad Qolbi Adzikri Qurnia – Tafsir Al-Qur’an, Fakultas Ushuluddin

Dengan keberangkatan enam santri ini, Garut kembali menegaskan diri sebagai daerah yang mampu melahirkan generasi berprestasi hingga ke level dunia.

Share :

Baca Juga

Muhammadiyah Kabupaten Garut menggelar kegiatan pengukuhan dan pelantikan Kepala Sekolah/Madrasah di lingkungan majelis pendidikan dasar menengah dan PNF Pimpinan Wilayah Muhammadiyah Jawa Barat masa bakti 2024-2028.

Pendidikan

Pelantikan Kepala Sekolah dan Madrasah Muhammadiyah Garut:”Kolaborasi Mewujudkan Pendidikan Unggul”
Ketua Pimpinan Wilayah Aisyiyah (PW Aisyiyah) Jawa Barat, Dra. Hj. Ia Kurniati, memberikan apresiasi terhadap peluncuran program “LIKE-R: Layanan dan Edukasi Kesehatan Seksual dan Reproduksi Remaja – Our Health, Our Right: Be The Change”. Program ini berfokus pada edukasi dan pelatihan kesehatan seksual dan reproduksi bagi remaja, khususnya di Kabupaten Garut.

Pendidikan

Aisyiyah Jawa Barat Dukung Pelatihan Kesehatan Seksual dan Reproduksi Remaja di Kabupaten Garut
Guru dan siswa SMA Darussalam saat berfoto bersama usai memberikan penghargaan kepada siswanya yang berprestasi,( foto Ihsan)

Pendidikan

Mengembangkan Ilmu dan Agama SMA Darussalam Sukses Meluluskan Siswa Kelas XII
Karangtengah,Hujan deras yang mengguyur wilayah Kecamatan Karangtengah pada Senin siang (26/5) menyebabkan longsor yang menimpa lingkungan SMPN 1 Karangtengah. Bagian tembok pembatas sekolah tepat di depan ruang guru dilaporkan runtuh sepanjang kurang lebih enam meter. Beruntung, tidak ada korban jiwa dalam peristiwa ini.

Pendidikan

Hujan Deras Picu Longsor, Tembok SMPN 1 Karangtengah Jebol 6 Meter!

Pendidikan

Rektor IPI Garut: International Youth Camp 2024 Langkah Penting Menuju Internasionalisasi Pendidikan Berkualitas
Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) GRADASI dari Institut Pendidikan Indonesia (IPI), Institut Teknologi Garut (ITG), dan Universitas Garut (UNIGA) menggelar Talkshow Aksi Peduli Lingkungan dengan tema “Jaga Lingkungan, Jaga Masa Depan”.Kegiatan ini berlangsung di GOR Desa Galihpakuwon pada Senin, 29 Desember 2025, dan diikuti oleh sekitar 30 peserta yang terdiri dari warga umum, pemuda, serta kader lingkungan.

Pendidikan

Talkshow Aksi Peduli Lingkungan Digelar di Desa Galihpakuwon, Mahasiswa KKN Ajak Warga Jaga Lingkungan demi Masa Depan
Pimpinan Daerah Ikatan Pelajar Muhammadiyah (IPM) Kabupaten Garut kembali menunjukkan komitmennya dalam membangun generasi pelajar yang tangguh dan peduli sosial melalui kegiatan bertajuk Inklusif Asik Camp.

Pendidikan

IPM Garut Gelar Camp Revolusioner, Pelajar Muhammadiyah Jadi Agen Perubahan!
Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIA Garut menutup tahun 2025 dengan sederet capaian membanggakan di berbagai bidang. Di bawah kepemimpinan Kalapas Rusdedy, lembaga ini sukses menghadirkan inovasi nyata dalam tata kelola pemerintahan, pemberdayaan warga binaan, hingga penguatan sistem keamanan dan layanan publik.

Pendidikan

Lapas Kelas IIA Garut Akhiri Tahun 2025 dengan Segudang Prestasi, dari Ekspor Hingga Reformasi Layanan Publik
error: Content is protected !!