Home / Pemerintahan

Jumat, 23 Oktober 2026 - 11:27 WIB

Terungkap! Tiga Pelaku Curi Bawang Merah hingga 5 Kuintal di Wanaraja Di Ringkus Polsek Wanaraja 

Jajaran Polsek Wanaraja, Polres Garut, mengungkap kasus pencurian dengan pemberatan (curat) berupa bawang merah yang terjadi di sebuah gudang penyimpanan milik warga di Kampung Panyingkiran, Desa Sukamenak, Kecamatan Wanaraja, Kabupaten Garut.

Jajaran Polsek Wanaraja, Polres Garut, mengungkap kasus pencurian dengan pemberatan (curat) berupa bawang merah yang terjadi di sebuah gudang penyimpanan milik warga di Kampung Panyingkiran, Desa Sukamenak, Kecamatan Wanaraja, Kabupaten Garut.

PENA GARUT.COM-Jajaran Polsek Wanaraja, Polres Garut, mengungkap kasus pencurian dengan pemberatan (curat) berupa bawang merah yang terjadi di sebuah gudang penyimpanan milik warga di Kampung Panyingkiran, Desa Sukamenak, Kecamatan Wanaraja, Kabupaten Garut.

Dalam pengungkapan tersebut, polisi mengamankan tiga orang pemuda yang diduga terlibat dalam aksi pencurian. Ketiganya masing-masing berinisial AH (19), PM (18), dan AS (20), yang diketahui merupakan warga Kecamatan Wanaraja, Kabupaten Garut.

Kasus tersebut terungkap setelah kepolisian menerima informasi dari masyarakat mengenai dugaan pencurian bawang merah di wilayah tersebut.

Informasi itu kemudian ditindaklanjuti anggota Polsek Wanaraja dengan melakukan penyelidikan dan mengumpulkan keterangan dari sejumlah pihak yang berkaitan dengan perkara.

Dari hasil penyelidikan, aksi pencurian diduga dilakukan berulang kali. Sedikitnya terdapat delapan kejadian yang berlangsung sejak awal September hingga 19 Oktober 2026.

Akibat aksi tersebut, korban diperkirakan mengalami kerugian bawang merah dengan total berat mencapai sekitar 5 kuintal.

Kapolsek Wanaraja, AKP Patri Arsono, S.H., mengatakan pengungkapan kasus tersebut tidak lepas dari informasi yang disampaikan masyarakat.

“Keberhasilan pengungkapan ini tidak terlepas dari peran serta masyarakat dalam memberikan informasi kepada kepolisian,” ujar AKP Patri Arsono.

Dalam proses penanganan perkara, petugas juga mengamankan sejumlah barang bukti yang diduga berkaitan dengan aksi pencurian tersebut.

Barang bukti yang diamankan di antaranya dua karung plastik berwarna putih yang berisi sekitar 100 kilogram bawang merah, tiga unit sepeda motor, serta satu unit telepon genggam merek Realme berwarna biru.

Polisi selanjutnya melakukan pemeriksaan terhadap para pelaku dan saksi-saksi serta mengamankan barang bukti untuk kepentingan proses hukum lebih lanjut.

Kapolsek Wanaraja mengingatkan masyarakat agar meningkatkan kewaspadaan terhadap kemungkinan terjadinya tindak pidana di lingkungan masing-masing.

“Kami mengimbau masyarakat agar tetap waspada terhadap potensi tindak pidana pencurian dan segera melaporkan apabila mengetahui adanya aktivitas yang mencurigakan,” katanya.

Pengungkapan kasus ini menjadi salah satu bentuk respons kepolisian terhadap laporan dan informasi masyarakat dalam menjaga keamanan wilayah Kecamatan Wanaraja.

Polres Garut juga terus mendorong partisipasi masyarakat dalam menjaga situasi keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas), sekaligus memperkuat upaya penegakan hukum terhadap berbagai tindak pidana.

Dengan adanya sinergi antara kepolisian dan masyarakat, diharapkan potensi gangguan keamanan dapat segera diantisipasi sehingga kondisi kamtibmas di Kabupaten Garut tetap aman dan kondusif.

Share :

Baca Juga

Penjabat (Pj) Bupati Garut, Barnas Adjidin, melakukan monitoring kesiapan jalur dan lokasi Wisata Alam Darajat di Kecamatan Pasirwangi, Kabupaten Garut, Senin (8/4/2024).

Pemerintahan

Penjabat Bupati Garut Cek Jalur dan Lokasi Wisata di Kecamatan Pasirwangi
Suasana semarak dan penuh makna budaya mewarnai perayaan Milangkala Tatar Sunda yang digelar di Kabupaten Garut, Selasa malam (5/5/2026). Ribuan warga tumpah ruah menyaksikan puncak acara kirab budaya yang berlangsung meriah meski sempat diguyur hujan.

Pemerintahan

Kirab Mahkota Binokasih Meriahkan Milangkala Tatar Sunda, Dedi Mulyadi Umumkan Status Jalan Provinsi
Aplikasi FEC Viral karena Diduga Menipu Hingga Rp35 Miliar

Pemerintahan

Aplikasi FEC Viral karena Diduga Menipu Hingga Rp35 Miliar
Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIA Garut mengikuti apel bersama jajaran Kementerian Koordinator Bidang Hukum, HAM, Imigrasi, dan Pemasyarakatan yang digelar secara virtual dari Jakarta. Apel ini dipimpin langsung oleh Wakil Menteri Kemenko Polhukim, Prof. Otto Hasibuan, dan diikuti oleh seluruh pegawai Lapas Garut di aula setempat.

Pemerintahan

Lapas Garut Komitmen Jaga Netralitas ASN Usai Apel Nasional Bersama Wamen Polhukim
Desa Sukarasa kembali menunjukkan komitmennya dalam meningkatkan kualitas kesehatan masyarakat dengan melaksanakan program Pemberian Makanan Tambahan (PMT) yang ditujukan khusus untuk ibu hamil dan balita. 

Pemerintahan

Penyaluran PMT Di Desa Sukarasa: Upaya Nyata Meningkatkan Kesehatan Ibu dan Anak
Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIA Garut kembali mencatatkan prestasi membanggakan di bidang pelayanan publik. Poliklinik Lapas Garut resmi meraih Akreditasi Paripurna dari Kementerian Kesehatan Republik Indonesia, predikat tertinggi dalam akreditasi fasilitas pelayanan kesehatan primer.

Pemerintahan

Lapas Garut Raih Akreditasi Paripurna Kemenkes RI, Bukti Nyata Peningkatan Mutu Pelayanan Kesehatan Warga Binaan
Dalam rangka menjaga situasi keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas) tetap kondusif, jajaran Polsek Wanaraja kembali menggelar razia minuman keras (miras) di wilayah hukumnya, Kamis (26/2/2026).

Pemerintahan

Tekan Kriminalitas, Polsek Wanaraja Gencar Razia Miras
Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIA Garut kembali menorehkan prestasi di bidang tata kelola keuangan negara. Pada Semester I Tahun Anggaran 2026, Lapas Garut berhasil meraih dua penghargaan dari Kantor Pelayanan Perbendaharaan Negara (KPPN) Tipe A2 Garut sebagai bentuk apresiasi atas kinerja pengelolaan keuangan yang akuntabel dan berbasis digital.

Pemerintahan

Lapas Garut Borong Dua Penghargaan KPPN, Bukti Tata Kelola Keuangan Makin Unggul
error: Content is protected !!