Home / Pemerintahan

Selasa, 13 Mei 2025 - 15:32 WIB

Tragedi Ledakan Munisi di Garut: Pangdam III/Siliwangi Turun Langsung ke Lokasi

Pangdam III/Siliwangi Mayjen TNI Dadang Arif Abdurahman, S.E., M.Si., CHRMP., bersama Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi dan Kapolda Jabar Irjen Pol Rudi Setiawan, meninjau lokasi musibah ledakan munisi Gupusmu III Puspalad di Desa Sagara, Kecamatan Cibalong, Kabupaten Garut, Selasa (13/05/2025).

Pangdam III/Siliwangi Mayjen TNI Dadang Arif Abdurahman, S.E., M.Si., CHRMP., bersama Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi dan Kapolda Jabar Irjen Pol Rudi Setiawan, meninjau lokasi musibah ledakan munisi Gupusmu III Puspalad di Desa Sagara, Kecamatan Cibalong, Kabupaten Garut, Selasa (13/05/2025).

PENA GARUT.COM– Pangdam III/Siliwangi Mayjen TNI Dadang Arif Abdurahman, S.E., M.Si., CHRMP., bersama Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi dan Kapolda Jabar Irjen Pol Rudi Setiawan, meninjau lokasi musibah ledakan munisi Gupusmu III Puspalad di Desa Sagara, Kecamatan Cibalong, Kabupaten Garut, Selasa (13/05/2025).

Kejadian tragis yang terjadi pada Senin, 12/05/2025, mengakibatkan 13 korban jiwa, terdiri dari 4 anggota TNI AD dan 9 warga sipil. Ledakan terjadi saat kegiatan pemusnahan munisi afkir atau tidak layak pakai milik inventaris TNI AD. Pangdam III/Slw menyampaikan duka cita yang mendalam atas peristiwa tersebut.

“Atas nama keluarga besar Kodam III/Slw, kami mengucapkan bela sungkawa yang sedalam-dalamnya kepada para prajurit TNI AD yang gugur. Mereka adalah prajurit berdedikasi tinggi. Kami juga turut berduka cita atas meninggalnya warga sipil. Mari kita doakan bersama agar para korban mendapatkan tempat terbaik dan keluarga yang ditinggalkan diberi ketabahan,” ungkap Pangdam.

Penanganan terhadap para korban telah dilakukan, baik dari sisi identifikasi maupun proses pemakaman. Tim forensik bekerja sama dengan instansi terkait tengah melakukan identifikasi korban yang belum dikenali. Selain itu, Kodam III/Slw juga memberikan santunan kepada keluarga korban sipil sebagai bentuk kepedulian dan belasungkawa.

Lokasi kejadian hingga kini masih disterilkan oleh aparat TNI dan kepolisian. Hal tersebut dilakukan untuk memastikan tidak ada lagi bahan berbahaya yang tersisa.

“Kami berkoordinasi dengan aparat terkait untuk menjamin lokasi benar-benar aman bagi warga sekitar. Saat ini masih ada potensi bahaya sehingga warga dilarang mendekat,” jelas Pangdam.

Terkait penyebab ledakan, Pangdam menyampaikan bahwa penyelidikan masih berlangsung oleh tim investigasi TNI AD, termasuk mengusut lebih jauh bagaimana warga sipil bisa menjadi korban dalam kejadian yang terjadi di lahan milik BKSDA Kabupaten Garut, yang selama ini rutin digunakan untuk pemusnahan munisi dan berlokasi jauh dari permukiman warga.

Langkah-Langkah Penanganan di Lapangan mengevakuasi seluruh korban dari lokasi kejadian dan mengamankan area agar tidak ada masyarakat yang mendekat hingga lokasi benar-benar steril serta menyisir lokasi bersama tim TNI AD untuk memastikan tidak ada lagi bahan peledak aktif atau berbahaya.

Pemerintah daerah dan aparat keamanan mengimbau masyarakat sekitar untuk tetap tenang dan mengikuti arahan petugas. Diharapkan seluruh proses penanganan dan investigasi dapat berjalan lancar, dan tidak terjadi hal serupa di masa mendatang. (Pendam III/Siliwangi).

Share :

Baca Juga

Pelaksanaan hari pertama Operasi Patuh Lodaya 2025 yang digelar Polres Garut pada Senin (14/07/2025) menunjukkan hasil positif. Dibandingkan tahun sebelumnya, tingkat pelanggaran lalu lintas mengalami penurunan yang cukup signifikan di sejumlah titik rawan pelanggaran di wilayah hukum Polres Garut.

Pemerintahan

Penegakan Humanis, Polisi Garut Edukasi Pengendara di Hari Pertama Operasi
Sebuah aksi pengeroyokan brutal terekam kamera dan menggemparkan warga net. Video berdurasi 2 menit 54 detik memperlihatkan sekelompok pemuda menganiaya dua korban laki-laki secara bersama-sama di depan Apotek Otista, Jalan Raya Otista, Kecamatan Tarogong Kidul, Kabupaten Garut.

Pemerintahan

Sadis! Aksi Pengeroyokan Depan Apotek di Garut Terekam Kamera dan Viral
Kepala Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIA Garut, Rusdedy, menegaskan komitmen jajarannya dalam mewujudkan pelayanan pemasyarakatan yang bersih, transparan, profesional, serta bebas dari pungutan liar dan gratifikasi.

Pemerintahan

Kepala Lapas Garut Rusdedy Tegaskan Bebas Pungli dan Gratifikasi, Warga Binaan Diminta Berani Melapor
Garut Forum Kabupaten Garut Sehat (FKGS) mengadakan Rapat Koordinasi (Rakor) dengan Forum Kecamatan Sehat (FKS) di 42 kecamatan yang ada di Kabupaten Garut. 

Pemerintahan

Jelang Verifikasi Lapangan KKS, Forum Kabupaten Garut Sehat Gelar Rakor
Wakil Bupati Garut, dr. Helmi Budiman, menghadiri acara silaturahmi Halal Bi Halal dan Tabligh Akbar, di Halaman Kantor Kecamatan Cilawu, Kabupaten Garut, Kamis (4/5/2023). (Foto: Yogi Budiman/ Diskominfo Garut)

Pemerintahan

Hadiri Acara Halal Bi Halal dan Tabligh Akbar, Wabup Bicara Krisis Global
Inilah sala satu calon jemaah Haji gelombang 02 asal Banjuresmi bapak Anda Suhanda dan Ibu Eli Herliani

Pemerintahan

Bupati Garut Lepas 1.938 Jamaah Haji Asal Kabupaten Garut
Pelaksanaan Pelatihan Kader Dasar (PKD) ke-VI se-Jawa Barat yang berlangsung di Gedung Pendopo, Kecamatan Garut Kota, Kabupaten Garut, Selasa (28/5/2024).

Pemerintahan

Pengurus Komisariat PMII STAI Al-Musadaddiyah Garut Gelar PKD ke-VI se-Jawa Barat
Pelaksanaan pengukuran kaki dan tangan palsu yang dilaksanakan di Gedung Sosial Center Dinsos Kabupaten Garut, Jalan Patriot, Kecamatan Tarogong Kidul, Kabupaten Garut, Jum'at (17/2/2023). (Foto: Anggana Mulia/ Rahmatillah Ramadhani/ Pasha Salsabila Hanipa/ Diskominfo Garut)

Pemerintahan

Pemkab Garut Berikan Bantuan Kaki dan Tangan Palsu bagi Penyandang Disabilitas
error: Content is protected !!