Home / Pemerintahan

Sabtu, 5 Juli 2025 - 11:19 WIB

Viral Warga Karangtengah Suwadaya Perbaiki Jalan Rusak, Pemerintah Dinilai Lamban Bertindak

Masyarakat Kampung Karangtengah, Kecamatan Karangtengah, Kabupaten Garut, Jawa Barat, melakukan aksi gotong royong dengan cara suwadaya memperbaiki jalan rusak parah yang tak kunjung diperbaiki oleh pemerintah. Jalan tersebut merupakan akses vital yang menghubungkan Garut dan Tasikmalaya, namun kondisinya telah memprihatinkan selama bertahun-tahun.

Masyarakat Kampung Karangtengah, Kecamatan Karangtengah, Kabupaten Garut, Jawa Barat, melakukan aksi gotong royong dengan cara suwadaya memperbaiki jalan rusak parah yang tak kunjung diperbaiki oleh pemerintah. Jalan tersebut merupakan akses vital yang menghubungkan Garut dan Tasikmalaya, namun kondisinya telah memprihatinkan selama bertahun-tahun.

PENA GARUT.COM– Masyarakat Kampung Karangtengah, Kecamatan Karangtengah, Kabupaten Garut, Jawa Barat, melakukan aksi gotong royong dengan cara suwadaya memperbaiki jalan rusak parah yang tak kunjung diperbaiki oleh pemerintah. Jalan tersebut merupakan akses vital yang menghubungkan Garut dan Tasikmalaya, namun kondisinya telah memprihatinkan selama bertahun-tahun.

Aksi perbaikan dilakukan dengan alat seadanya, menggunakan hasil patungan warga serta tokoh masyarakat. Keprihatinan dan semangat kebersamaan jadi pemicu utama warga untuk bergerak tanpa harus terus menunggu janji pemerintah.

“Kami masyarakat sudah tidak tahan lagi. Setiap hari dilalui kendaraan, tapi jalannya rusak parah, berlubang, dan membahayakan. Sudah sering diusulkan tapi belum ada tindakan nyata dari pemerintah,” ujar Yusuf, S.Pd, salah satu tokoh masyarakat Karangtengah kepada wartawan, Sabtu (05/07/2025).

Menurut Yusuf, kondisi jalan rusak ini tidak hanya menghambat aktivitas warga, tetapi juga berdampak besar pada perekonomian lokal, khususnya para petani dan pedagang kecil yang harus mengangkut hasil bumi ke pasar Garut.

“Warga tergerak karena ini jalan utama yang sangat penting. Kalau terus dibiarkan, bisa menimbulkan banyak kecelakaan. Ini bukan hanya jalan desa, tapi penghubung dua kabupaten. Harusnya jadi prioritas!” tegasnya.

Sementara itu, warga lainnya, mengungkapkan bahwa perbaikan jalan secara swadaya ini sudah dilakukan beberapa kali, tapi hanya bersifat sementara. Mereka berharap ada perhatian serius dari pihak pemerintah daerah maupun provinsi.

“Kami berharap ini jadi perhatian. Jangan nunggu viral dulu baru diperbaiki. Warga sudah melakukan bagian mereka, sekarang giliran pemerintah,” ujarnya.

Aksi gotong royong ini pun menuai simpati di media sosial. Banyak warganet yang mengapresiasi langkah warga Karangtengah dan meminta pemerintah turun langsung melihat kondisi di lapangan.

Aksi ini menjadi bukti nyata bahwa kekuatan masyarakat bisa menjadi motor perubahan. Namun, tetap saja, peran pemerintah sangat diperlukan dalam pembangunan infrastruktur berkelanjutan dan aman bagi semua warga.(San)

Share :

Baca Juga

Dalam upaya mendorong pembangunan ekonomi dan sosial di sekitar hutan, Perum Perhutani, melalui Kesatuan Pemangkuan Hutan (KPH) Garut, telah menyalurkan bantuan Tanggung Jawab Sosial Lingkungan (TJSL) sebesar RP. 40.000.000,-. Penyerahan bantuan ini berlangsung di Aula Kantor Perhutani KPH Garut. Rabu (15/11/2023).

Pemerintahan

Yayasan Baiturahman Terima Bantuan Dari Perhutani Kabupaten Garut 
Selain program Polisi RW Polres Garut pun mempunyai salah satu program lainnya yaitu kegiatan Jum’at Curhat. Jum’at (23/02/2024).

Pemerintahan

Polsek Wanaraja Polres Garut Optimalkan Silaturahmi Dengan Masyarakat Melalui Program Jum’at Curhat
Lapas Kelas IIA Garut kembali menunjukkan komitmennya dalam membangun budaya kerja positif dengan memberikan apresiasi kepada salah satu pegawai terbaiknya, Rd. Dicky Prawira. 

Pemerintahan

Rd. Dicky Prawira Harumkan Nama Lapas Garut, Dapat Penghargaan Berprestasi
Pegadaian Syariah Cabang Guntur Garut berkolaborasi dengan Purcitiy Creativity dalam ajang lomba mewarnai untuk anak-anak. Acara ini bukan sekadar hiburan, melainkan sarana edukasi sejak usia dini sekaligus ajakan kepada orang tua untuk menyiapkan masa depan anak melalui investasi.

Pemerintahan

Lomba Mewarnai di Garut: Pegadaian Syariah Guntur Garut Ajak Orang Tua Siapkan Investasi Pendidikan
Institut Kesehatan Karsa Husada Garut menggelar Seminar Nasional Tahun 2026 sekaligus launching Program Studi S1 Gizi dan SDGs Center di Kampus 2 Institut Kesehatan Karsa Husada Garut. Kegiatan ini mengangkat tema “Pembangunan Kesehatan Nasional melalui Peningkatan Ketahanan Gizi Masyarakat”.

Pemerintahan

Seminar Nasional di Institut Kesehatan Karsa Husada Garut Bahas Ketahanan Gizi demi Generasi Emas Indonesia
Pemerintah Kabupaten Garut terus berupaya mengoptimalkan aset daerah agar memberikan manfaat nyata bagi masyarakat. Salah satu langkah konkret ditunjukkan melalui peluncuran Eduwisata Perikanan yang berlokasi di Balai Benih Ikan Hias, Jalan Bratayudha No. 96, Garut, Selasa (16/12/2025).

Pemerintahan

Wakil Bupati Garut Sulap Gedung Terbengkalai Jadi Eduwisata Perikanan di Tengah Kota
Anggota Fraksi PKS Dapil 1 DPRD Kabupaten Garut Dede Salahudin, melaksanakan reses hari ke 3 masa sidang I Tahun 2023. Kegiatan reses dilakukan di Kampung Babakan, RT 02/ RW 02, Desa Mekarwangi, Kecamatan Sukawening, Kabupaten Garut, Jumat ( 27/01/2023 )

Pemerintahan

Dede Salahudin Berharap Dinas PUPR Perhatikan Jalan Desa Mekarwangi
Bupati Garut, Rudy Gunawan, meninjau persiapan Pilkades Serentak Tahun 2023 di beberapa kecamatan di Kabupaten Garut, Minggu (14/05/2023). (Foto : Deni Seftiana/Diskominfo Garut).

Pemerintahan

Cek Kesiapan di 7 Kecamatan, Bupati Garut Nyatakan 760 TPS Siap Gelar Pilkades Serentak Tahun 2023
error: Content is protected !!