PENA GARUT.COM– Masyarakat Kampung Karangtengah, Kecamatan Karangtengah, Kabupaten Garut, Jawa Barat, melakukan aksi gotong royong dengan cara suwadaya memperbaiki jalan rusak parah yang tak kunjung diperbaiki oleh pemerintah. Jalan tersebut merupakan akses vital yang menghubungkan Garut dan Tasikmalaya, namun kondisinya telah memprihatinkan selama bertahun-tahun.
Aksi perbaikan dilakukan dengan alat seadanya, menggunakan hasil patungan warga serta tokoh masyarakat. Keprihatinan dan semangat kebersamaan jadi pemicu utama warga untuk bergerak tanpa harus terus menunggu janji pemerintah.
“Kami masyarakat sudah tidak tahan lagi. Setiap hari dilalui kendaraan, tapi jalannya rusak parah, berlubang, dan membahayakan. Sudah sering diusulkan tapi belum ada tindakan nyata dari pemerintah,” ujar Yusuf, S.Pd, salah satu tokoh masyarakat Karangtengah kepada wartawan, Sabtu (05/07/2025).
Menurut Yusuf, kondisi jalan rusak ini tidak hanya menghambat aktivitas warga, tetapi juga berdampak besar pada perekonomian lokal, khususnya para petani dan pedagang kecil yang harus mengangkut hasil bumi ke pasar Garut.
“Warga tergerak karena ini jalan utama yang sangat penting. Kalau terus dibiarkan, bisa menimbulkan banyak kecelakaan. Ini bukan hanya jalan desa, tapi penghubung dua kabupaten. Harusnya jadi prioritas!” tegasnya.
Sementara itu, warga lainnya, mengungkapkan bahwa perbaikan jalan secara swadaya ini sudah dilakukan beberapa kali, tapi hanya bersifat sementara. Mereka berharap ada perhatian serius dari pihak pemerintah daerah maupun provinsi.
“Kami berharap ini jadi perhatian. Jangan nunggu viral dulu baru diperbaiki. Warga sudah melakukan bagian mereka, sekarang giliran pemerintah,” ujarnya.
Aksi gotong royong ini pun menuai simpati di media sosial. Banyak warganet yang mengapresiasi langkah warga Karangtengah dan meminta pemerintah turun langsung melihat kondisi di lapangan.
Aksi ini menjadi bukti nyata bahwa kekuatan masyarakat bisa menjadi motor perubahan. Namun, tetap saja, peran pemerintah sangat diperlukan dalam pembangunan infrastruktur berkelanjutan dan aman bagi semua warga.(San)















