Home / Pemerintahan

Kamis, 15 Juni 2023 - 07:52 WIB

Deklarasi Resmi Dukungan Team Satia Garut untuk Dr. Hj. Ifa Faizah Rohmah sebagai Bakal Calon DPD RI 2024

Team Sahabat Teh Ifa (Satia) Garut mendeklarasikan dukungan resmi kepada Dr. Hj. Ifa Faizah Rohmah, M.Pd, Bakal Calon DPD RI wilayah Jawa Barat Tahun 2024.

Team Sahabat Teh Ifa (Satia) Garut mendeklarasikan dukungan resmi kepada Dr. Hj. Ifa Faizah Rohmah, M.Pd, Bakal Calon DPD RI wilayah Jawa Barat Tahun 2024.

PENAGARUT.COM – Team Sahabat Teh Ifa (Satia) Garut mendeklarasikan dukungan resmi kepada Dr. Hj. Ifa Faizah Rohmah, M.Pd, Bakal Calon DPD RI wilayah Jawa Barat Tahun 2024.

Deklarasi ini dilangsungkan dalam sebuah acara yang diselenggarakan di Bukit Alamanda Samarang, Garut, pada Rabu (14/6/2023).

Eldy, selaku Ketua Satia Garut, mengungkapkan bahwa tujuan utama dari deklarasi ini adalah untuk memberikan dukungan penuh dan mendorong kesuksesan Dr. Hj. Ifa Faizah Rohmah, M.Pd sebagai calon anggota DPD RI.

Menurut Eldy, Team Satia Garut telah menemukan sosok yang dianggap mampu mensejahterakan Kabupaten Garut.

“Dari tim Satia, kami dengan rasa syukur telah menemukan sosok yang kami percaya akan berperan dalam kemaslahatan Kabupaten Garut dan kami akan mendukung serta mendorong kesuksesan teh Hj. Ifa,” ungkap Eldy.

Eldy juga menjelaskan bahwa Satia Garut telah berhasil mengumpulkan dukungan dari 20 kecamatan dengan melibatkan berbagai elemen masyarakat, termasuk paguyuban dan kelompok pergerakan bersatu secara resmi mendeklarasikan dukungan mereka untuk pemenangan Dr. Hj. Ifa Faizah Rohmah, M.Pd.

“Tim Satia Garut telah membentuk Tim IT yang dipimpin oleh Pak Derlan dan merancang strategi pemenangan dengan membentuk struktur tim yang melibatkan koordinator kecamatan (Korcam), koordinator desa (Kordes), koordinator RW (Korwe), hingga koordinator RT (Korte),” jelasnya.

Eldy menekankan bahwa Dr. Ifa Faizah Rohmah adalah sosok perempuan yang sangat peduli terhadap dunia pendidikan.

Dia menyadari bahwa masalah pendidikan seringkali dianggap sepele, padahal memiliki peran yang sangat penting.

“Dengan kehadiran Tim Satia, kami mendorong agar dunia pendidikan bebas dari praktik pungutan liar, seperti pungutan liar dalam pembangunan sekolah yang mencapai beberapa juta rupiah. Kami juga mendorong program-program beasiswa mulai dari tingkat kabupaten hingga nasional, untuk jenjang pendidikan mulai dari SD, SMP, SMA, hingga perguruan tinggi,” tambah Eldy.

Satia Garut berharap bahwa dengan adanya calon anggota DPD RI yang fokus dalam bidang pendidikan, Indeks Pembangunan Manusia (IPM) Kabupaten Garut yang selama ini mengalami penurunan dan kendala dapat meningkat dan menjadi sorotan dalam misi mereka di DPD.

Usai deklarasi, kata dia, tim Satia Garut langsung memulai pekerjaan mereka untuk mendukung Dr. Ifa Faizah Rohmah.

Ketua Tim Sukses Bakal Calon DPD RI, dr. Hj. Ifa Faizah Rohmah, M.Pd, Kabupaten Garut yang dipimpin oleh KH Aceng Hilman Umar Bashori menyampaikan apresiasi terhadap dukungan yang diberikan oleh Tim Satia.

“Saya sangat mengapresiasi Satia ini selain memang memberikan tambahan energi kepada kita untuk semakin bergerak, karena ini adalah amanah dari warga NU. Teh Ifa harus maju, dan itu merupakan dorongan dari warga NU untuk mewakili komunitas Nahdliyin,” ujar KH Aceng Hilman Umar Bashori, Ketua Tim Sukses dr. Ifa Faizah Rohmah.

ACeg Hilman juga menambahkan bahwa tim mereka sangat terbuka dan menyambut baik adanya elemen-elemen di luar Nahdliyin yang ingin bergabung dalam mendukung Dr. Ifa Faizah Rohmah.

Dalam upaya mencapai target suara untuk Dr. Ifa Faizah Rohmah di Kabupaten Garut, KH Aceng Hilman Umar Bashori menegaskan bahwa timnya menargetkan 200.000 suara dukungan dari warga Nahdliyin.

Dukungan tersebut sudah mulai terkumpul dari berbagai kalangan seperti warga NU, tenaga pendidik, guru, petani, dan elemen masyarakat lainnya yang telah bergabung.

“Alhamdulillah, ini menjadi satu energi positif bagi kita. Dukungan dari komunitas ini memberikan semangat baru bagi kita,” tambahnya.

Sebagai ketua tim di wilayah Kabupaten Garut, KH Aceng Hilman Umar Bashori menjelaskan bahwa langkah-langkah yang dilakukan tim adalah membangun komunikasi dengan seluruh elemen masyarakat.

“Teh Ifa sangat fokus di bidang pendidikan, dan kita ingin memastikan bahwa warga di wilayah ini mendapatkan manfaatnya,” jelas

KH Aceng Hilman Umar Bashori.Pihak tim juga berupaya melakukan sosialisasi yang meluas mengenai peran dan arah DPD RI, karena masih banyak masyarakat yang belum sepenuhnya memahami tugas dan fungsi lembaga tersebut.

Sosialisasi tentang Dr. Ifa Faizah Rohmah telah mencapai berbagai elemen masyarakat, terutama warga Nahdliyin yang menjadi prioritas.

Bakal Calon DPD RI, dr. Hj. Ifa Faizah Rohmah, M.Pd, mengucapkan apresiasi atas dukungan yang diberikan oleh tim Satia Garut.

Ia mengungkapkan rasa terima kasih yang sebesar-besarnya terhadap komitmen tim Satia Garut yang telah berjanji untuk mendukungnya dalam pencalonan sebagai anggota DPD RI.

“Saya mengucapkan terima kasih yang tulus kepada tim Satia Garut yang telah berkomitmen untuk bersama-sama bergerak mendukung kesuksesan DPD RI. Saya percaya bahwa dukungan dari berbagai komunitas dan gerakan besar, termasuk tim Satia, akan menjadi faktor penting dalam mencapai kesuksesan bersama,” ujar dr. Ifa Faizah Rohmah.

Selain itu, dr. Ifa juga mengungkapkan keyakinannya bahwa partisipasi dari berbagai komunitas, seperti warga Nahdliyin, penggiat ekonomi kreatif pondok pesantren, dan komunitas Aswaja, akan memberikan pengaruh yang positif terhadap kemaslahatan umat dan bangsa.

“Dalam pencalonan ini, tujuan utama saya adalah menjembatani kebutuhan dan aspirasi masyarakat, terutama dari kalangan Nahdliyin, penggiat ekonomi kreatif pondok pesantren, serta komunitas Aswaja. Saya percaya bahwa melibatkan mereka dalam proses pengambilan keputusan di tingkat pusat akan memastikan terciptanya kebijakan-kebijakan strategis yang terhubung dengan baik,” ungkap dr. Ifa.

Teh Ifa, sapaan akrabnya, juga menekankan pentingnya perwakilan dari komunitas Nahdliyin, pejuang pendidikan ekonomi kreatif, dan pondok pesantren dalam pemerintahan pusat.

Hal ini dianggapnya sebagai langkah penting agar kebijakan-kebijakan strategis dapat tepat sasaran.

“Dalam kondisi saat ini, keberadaan perwakilan dari komunitas Nahdliyin, pejuang pendidikan ekonomi kreatif, dan pondok pesantren sangatlah diperlukan. Kita perlu bersama-sama mewujudkan tekad kita dalam mencapai tujuan yang lebih baik,” ungkapnya.

Menanggapi isu pendidikan, khususnya di Jawa Barat, Teh Ifa menyatakan bahwa langkah-langkah strategis harus diambil untuk memberikan ruang yang signifikan bagi pengembangan potensi anak bangsa.

Ia juga menekankan pentingnya koordinasi dan kolaborasi antara pemerintah pusat, pemerintah provinsi, dan pemerintah daerah dalam mengimplementasikan kebijakan strategis.

“Tidak hanya sekedar kebijakan, tetapi juga koordinasi dan kolaborasi yang efektif antara pemerintah pusat, pemerintah provinsi, dan pemerintah daerah sangatlah penting dalam mengawal kebijakan-kebijakan strategis ini,” papar Teh Ifa.

Teh Ifa juga mengungkapkan pentingnya mensosialisasikan potensi-potensi yang ada kepada masyarakat.

Ia menyadari bahwa masih terdapat kesenjangan dalam sektor pendidikan di Indonesia, terutama dalam penggunaan anggaran APBN yang belum dirasakan secara merata di semua tingkatan.

“Saat ini, kita perlu memfokuskan program-program pemerintah yang mendukung sekolah-sekolah yang masih tertinggal, sehingga tercipta pemerataan pendidikan antar daerah dan pemenuhan standar pendidikan internasional,” ujar Teh Ifa.

Teh Ifa percaya bahwa generasi muda Indonesia memiliki potensi luar biasa yang perlu diberikan kesempatan optimal untuk berkembang.

Tim IT Satia Garut, yang dipimpin oleh Derlan Kilimanjaro, menyampaikan tanggung jawab mereka dalam memastikan kepastian pemilih untuk Teh Ifa di Kabupaten Garut. Dalam upaya itu, mereka telah menciptakan sistem link data yang memungkinkan pemantauan online 24 jam terhadap kegiatan Dr. Hj Ifa dan timnya.

“Link big data ini akan memantulkan informasi tentang kegiatan Teh Ifa dan timnya, dimanapun mereka berada, sehingga kita dapat mengetahuinya bersama,” ungkap Derlan.

Tim IT Satia Garut memiliki komitmen yang kuat untuk memastikan suara yang diperoleh Dr. Hj Ifa Faizah Rohmah di Kabupaten Garut terhitung secara akurat, bahkan hingga quick count.

“Ketika Teh Ifa pada hari pencoblosan, kita sudah mengetahui jumlah suaranya di Kabupaten Garut melalui sistem yang kami bangun di Satia ini,” jelas Derlan.

“Dengan adanya sistem link data yang mereka kembangkan, Team IT Satia Garut telah menciptakan transparansi dan keandalan dalam menghitung suara,”katanya.

Hal ini memberikan keyakinan kepada seluruh tim dan pendukung Teh Ifa bahwa setiap suara yang diberikan akan tercatat dengan akurat dan dapat diandalkan.

Sistem yang dibangun oleh Tim IT Satia Garut juga membantu dalam memantau perkembangan kampanye Teh Ifa secara real-time.

“Dengan informasi yang tersedia secara online, baik tim kampanye maupun masyarakat dapat terus mengikuti dan mendukung kegiatan-kegiatan yang dilakukan oleh Teh Ifa dan timnya,”ujarnya

Share :

Baca Juga

Polda Jawa Barat berhasil mengungkap kasus dugaan tindak pidana kekerasan seksual yang melibatkan seorang dokter kandungan berinisial M.S.F. (33). Tersangka yang diketahui bekerja di Klinik Karya Harsa, Garut, diduga melakukan tindakan tidak senonoh terhadap pasiennya di tempat kos tersangka.

Pemerintahan

Polisi Ungkap Kasus Dugaan Kekerasan Seksual oleh Seorang Dokter Kandungan
Di ruang kontrol penuh monitor CCTV dan komputer, tujuh petugas tampak serius menatap layar. Mereka adalah Tim OSINT (Open Source Intelligence), pasukan baru yang dibentuk oleh Kepala Lapas Kelas IIA Garut, Rusdedy. Kehadiran tim ini menjadi langkah inovatif dalam memperkuat pengamanan di era digital

Pemerintahan

Lapas Garut Jadi Pionir, Bentuk Tim OSINT untuk Perkuat Keamanan Digital
Wakil Bupati Garut, dr. Helmi Budiman, memimpin Apel Gabungan yang dilaksanakan di Lapangan Sekretariat Daerah (Setda) Garut, Jalan Pembangunan, Kecamatan Tarogong Kidul, Kabupaten Garut, Senin (20/03/2023). (Foto : Moch. Ahdiansyah, Bagus Syah Putra, dan Yogi Budiman/Diskominfo Garut).

Pemerintahan

Wabup Garut Ajak Semua Pihak untuk Bersinergi Hadapi Stunting hingga Kemiskinan Ekstrem
Inilah salah satu peserta didik Ra Sirojul Huda, kampung Ciloa Kaler yang mengikuti kegiatan manasik Haji foto (Ihsan).

Pemerintahan

Peragaan Manasik Haji di Kabupaten Garut, Peserta Mencapai 1150 Siswa dari Raudhatul Atfhal
Penertiban terhadap peredaran obat-obatan tanpa izin kembali digelar oleh Polsek Leles bersama Satuan Reserse Narkoba Polres Garut, Unit Reskrim Polsek Leles, dan unsur Trantib Kecamatan Leles. Operasi gabungan ini menyasar dua lokasi di wilayah hukum Polsek Leles yang diduga menjadi tempat transaksi obat ilegal, Rabu (6/8/2025).

Pemerintahan

Warga Lapor, Polres Garut Bertindak! Kios Obat Ilegal di Leles Dibongkar Paksa
Satuan Reserse Kriminal (Satreskrim) Polres Garut berhasil mengungkap kasus pemalsuan mata uang rupiah di wilayah Kabupaten Garut. Tiga orang tersangka diamankan bersama ribuan lembar uang palsu pecahan Rp100 ribu serta sejumlah peralatan produksi.

Pemerintahan

Ribuan Lembar Uang Rp100 Ribu Palsu Siap Edar Digagalkan Polres Garut
Ucapan selamat Hari Jadi ke-210 Kabupaten Garut dari Bupati Rudy Gunawan, di Ruang Pamengkang, Kecamatan Garut Kota, Kabupaten Garut, Sabtu (11/2/2023). (Foto & Video : Deni Seftiana/Diskominfo Garut).

Pemerintahan

Bupati Garut Ajak Masyarakat Bergotong-Royong di Momen HJG 210
Garut, 16 September 2024 – Sebuah pencapaian membanggakan datang dari Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIA Garut. Sebanyak 717 unit Coir Shade hasil karya warga binaan resmi diberangkatkan ke Prancis. Tidak hanya menjadi prestasi ekspor, langkah ini juga menandai dukungan nyata terhadap program hilirisasi kelapa yang tengah digencarkan pemerintah.

Pemerintahan

Ekspor 717 Coir Shade, Lapas Garut Jadi Motor Hilirisasi Kelapa Nasional
error: Content is protected !!