Home / Pemerintahan

Rabu, 21 Januari 2026 - 20:16 WIB

Bertahun-tahun Dikeluhkan Warga, Tokoh Masyarakat Karangtengah Minta Jembatan Di Cintamanik Segera Diperbaiki

Warga Desa Cintamanik, Kecamatan Karangtengah, Kabupaten Garut, mengeluhkan kondisi jembatan penghubung di wilayahnya yang dinilai terlalu sempit dan rawan menimbulkan masalah, terutama saat musim hujan. Selain menghambat arus lalu lintas, jembatan tersebut kerap menjadi titik luapan air hingga menyebabkan aliran tersendat.

Warga Desa Cintamanik, Kecamatan Karangtengah, Kabupaten Garut, mengeluhkan kondisi jembatan penghubung di wilayahnya yang dinilai terlalu sempit dan rawan menimbulkan masalah, terutama saat musim hujan. Selain menghambat arus lalu lintas, jembatan tersebut kerap menjadi titik luapan air hingga menyebabkan aliran tersendat.

PENA GARUT.COM – Warga Desa Cintamanik, Kecamatan Karangtengah, Kabupaten Garut, mengeluhkan kondisi jembatan penghubung di wilayahnya yang dinilai terlalu sempit dan rawan menimbulkan masalah, terutama saat musim hujan. Selain menghambat arus lalu lintas, jembatan tersebut kerap menjadi titik luapan air hingga menyebabkan aliran tersendat.

Tokoh masyarakat Karangtengah, Yusuf, S.Pd., menyampaikan bahwa keluhan ini bukan hal baru. Menurutnya, jembatan tersebut sudah lama dirasakan kurang memadai untuk menunjang aktivitas warga yang semakin meningkat dari tahun ke tahun.

“Jembatan ini sangat sempit. Kalau sudah musim hujan, air sering meluap dan mampet di sekitar jembatan. Ini tentu mengganggu aktivitas warga dan juga berpotensi membahayakan,” ujar Yusuf saat ditemui, Rabu(21/01/2026)

Ia menuturkan, jembatan tersebut merupakan akses penting bagi warga Desa Cintamanik, baik untuk kegiatan ekonomi, pendidikan, maupun mobilitas sehari-hari. Kondisi jembatan yang sempit membuat kendaraan harus bergantian melintas, bahkan kerap menimbulkan kemacetan kecil.

“Warga sudah sering mengeluh, apalagi kalau kendaraan besar lewat. Kadang harus antre lama. Kami sebagai masyarakat hanya berharap ada perhatian serius dari pemerintah daerah,” katanya.

Yusuf mewakili aspirasi warga secara terbuka memohon kepada Pemerintah Kabupaten Garut agar dapat segera melakukan perbaikan sekaligus pelebaran jembatan.

Menurutnya, pelebaran jembatan menjadi solusi jangka panjang untuk mengatasi persoalan banjir dan keselamatan pengguna jalan.

“Kami mohon kepada Pemkab Garut agar jembatan ini bisa diperbaiki dan dilebarkan. Ini demi kenyamanan dan keselamatan bersama. Jangan sampai menunggu ada kejadian yang tidak diinginkan,” tegasnya.

Warga berharap, dengan adanya perbaikan infrastruktur tersebut, aktivitas masyarakat Desa Cintamanik dapat berjalan lebih lancar, aman, dan tidak lagi dihantui kekhawatiran setiap kali musim hujan tiba.

Share :

Baca Juga

Pemerintah Kabupaten Garut melalui Penjabat Bupati, H. Barnas Adjidin, secara resmi mengesahkan Rencana Kerja dan Anggaran Perusahaan (RKAP) Perumda Air Minum Tirta Intan Garut untuk tahun 2025. Pengesahan ini berlangsung dalam acara yang digelar di Hotel Harmoni Garut dan menjadi langkah strategis untuk meningkatkan pelayanan air bersih di Kabupaten Garut.Senin(09/12/2024).

Pemerintahan

Pemkab Garut Sahkan RKAP Perumda Air Minum Tirta Intan Tahun 2025
Bupati Garut, Rudy Gunawan, menyerahkan secara simbolis bantuan hibah 7 unit mobil dari Pemerintah Jepang kepada Kepala Disdamkar Garut, Eded Komara dan Kepala Dinkes Garut, dr. Maskut Farid, di Lapang Setda Garut, Kecamatan Tarogong Kidul, Kabupaten Garut, Senin (27/2/2023). (Foto : Deni Seftiana & M. Azi Zulhakim/Diskominfo Garut).

Pemerintahan

Bupati Garut : Terima Kasih Pemerintah Jepang, Semoga Ini Bermanfaat Bagi Kita Semua
Suasana haru pilu menyambut kedatangan siswa-siswi _studytour_ SMPN 3 Garut yang berlangsung di area SMPN 3 Garut, Jalan Ahmad Yani, Kecamatan Garut Kota, Kabupaten Garut, Senin (13/2/2023). (Foto: Sofyan Fauzi/ Yogi Budiman/ Nindi Nurdiyanti/ Diskominfo Garut)

Pemerintahan

Haru Pilu Warnai Kedatangan Siswa Studytour SMPN 3 Garut
Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi, melakukan kunjungan kerja ke Situ Bagendit Zona 3, yang berada di Desa Sukamukti, Kecamatan Banyuresmi, Kabupaten Garut. Dalam tinjauannya, KDM – sapaan akrab Dedi Mulyadi – mengungkapkan keprihatinannya terhadap kondisi kawasan yang menurutnya belum optimal dari sisi penataan dan aksesibilitas.

Pemerintahan

Gubernur Dedi Mulyadi Geram Lihat Situ Bagendit Garut Tak Terurus!
Komitmen kuat Polres Garut dalam memberantas peredaran minuman keras (miras) kembali terlihat dalam operasi yang digelar Satuan Samapta (Sat Samapta) pada Minggu, 20 April 2025. Razia kali ini menyasar wilayah Kecamatan Karangpawitan, tepatnya di Desa Sindanggalih.

Pemerintahan

Miras Ilegal Terendus! Polisi Tangkap Pria 45 Tahun dengan 8 Jerigen Tuak
Pimpinan Daerah Muhammadiyah dan 'Aisyiyah Garut telah resmi mengukuhkan Pimpinan Cabang Muhammadiyah dan 'Aisyiyah Garut Kota untuk masa jabatan 2022-2027. 

Pemerintahan

Cabang Muhammadiyah Garut Kota Siap Memajukan Kota dengan Fokus pada Pembinaan Kader dan Pertumbuhan Anggota untuk Periode 2022-2027
Pelaksanaan hari pertama Operasi Patuh Lodaya 2025 yang digelar Polres Garut pada Senin (14/07/2025) menunjukkan hasil positif. Dibandingkan tahun sebelumnya, tingkat pelanggaran lalu lintas mengalami penurunan yang cukup signifikan di sejumlah titik rawan pelanggaran di wilayah hukum Polres Garut.

Pemerintahan

Penegakan Humanis, Polisi Garut Edukasi Pengendara di Hari Pertama Operasi
Seorang pemuda berinisial RRR (21), warga Kecamatan Wanaraja, Kabupaten Garut, akhirnya harus berurusan dengan pihak kepolisian setelah diduga kuat melakukan tindak pidana pencurian. Pelaku berhasil diamankan jajaran Unit Reskrim Polsek Wanaraja pada Sabtu malam (26/7/2025) sekitar pukul 20.30 WIB, tak lama setelah laporan pencurian masuk dari korban.

Pemerintahan

Gara-Gara Ekonomi, Pemuda Di Wanaraja Nekat Curi Laptop dan Uang Tunai
error: Content is protected !!