Home / Pemerintahan

Sabtu, 18 Februari 2023 - 19:42 WIB

Pemkab Garut Berikan Bantuan Kaki dan Tangan Palsu bagi Penyandang Disabilitas

Pelaksanaan pengukuran kaki dan tangan palsu yang dilaksanakan di Gedung Sosial Center Dinsos Kabupaten Garut, Jalan Patriot, Kecamatan Tarogong Kidul, Kabupaten Garut, Jum'at (17/2/2023).  (Foto: Anggana Mulia/ Rahmatillah Ramadhani/ Pasha Salsabila Hanipa/ Diskominfo Garut)

Pelaksanaan pengukuran kaki dan tangan palsu yang dilaksanakan di Gedung Sosial Center Dinsos Kabupaten Garut, Jalan Patriot, Kecamatan Tarogong Kidul, Kabupaten Garut, Jum'at (17/2/2023). (Foto: Anggana Mulia/ Rahmatillah Ramadhani/ Pasha Salsabila Hanipa/ Diskominfo Garut)

PENA GARUT – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Garut melalui Dinas Sosial Kabupaten Garut bekerja sama dengan LDS Charity memberikan bantuan berupa kaki dan tangan palsu bagi penyandang disabilitas, yang diawali dengan kegiatan pengukuran kaki dan tangan palsu, di Gedung Sosial Center Dinas Sosial Kabupaten Garut, Jalan Patriot, Kecamatan Tarogong Kidul, Kabupaten Garut, Jumat (17/2/2023). Kegiatan ini juga turut dihadiri oleh Bupati Garut, Rudy Gunawan.

Bupati Rudy Gunawan, dalam kesempatan ini turut memberi semangat dan motivasi kepada para penyandang disabilitas. Ia mengungkapkan, bahwa bantuan pemasangan kaki dan tangan palsu merupakan kewajiban pemerintah untuk membantu para penyandang disabilitas.

Bantuan tersebut, imbuhnya, dapat terwujud karena adanya bantuan dari donatur dari berbagai lembaga salah satunya LDS Charity. Ia berharap, para penyandang disabilitas yang mendapatkan bantuan bisa menggunakan bantuan berupa kaki dan tangan palsu tersebut dengan baik.

“Pokoknya bapak-ibu sekalian bahwa ini adalah kemanusian bersifat universal, nah ini mohon nanti setelah diukur bapak ibu bisa menggunakannya dengan baik, saya selaku Bupati Garut memberikan empati yang luar biasa terhadap ini,” ujarnya.

Bupati berharap para penyandang disabilitas bisa memiliki akses BPJS (Badan Penyelenggara Jaminan Sosial), karena jika masyarakat penyandang disabilitas telah memiliki BPJS maka jaminan kesehatannya dapat terlindungi oleh pemerintah. Ia mengatakan, pihaknya akan segera memprioritaskan para penyandang disabilitas agar segera mendapatkan kartu BPJS.

“Kalau yang belum, bapak nanti oleh kita bisa diprioritaskan untuk mendapatkan BPJS yang bersumber dari PBI, ini pak Anjas ya diprioritaskan, dan Dinas Sosial juga memprioritaskan,” jelasnya.

Bupati juga mengucapkan terima kasihnya kepada Tenaga Kesejahteraan Sosial Kecamatan (TKSK) yang telah memberikan dukungannya dalam kegiatan pengukuran kaki dan tangan palsu bagi penyandang disabilitas tersebut.

“Semoga ini menjadi ladang kita mendapatkan surganya Allah Subhanahu Wa Ta’ala,” harapnya.

Sementara itu, Kepala Dinas Sosial Kabupaten Garut, Aji Sukarmaji mengungkapkan, saat ini di Kabupaten Garut terdapat 11 ribu difabel dengan beragam kondisi, mulai dari disabilitas kecerdasan, kecacatan, baik karena penyakit dan ada juga karena kecelakaan.

Aji menjelaskan, sebelumnya pihaknya juga melakukan pengukuran dan pemasangan kaki dan tangan palsu sebanyak 137. Ia berharap, jumlah bantuan ke depannya dapat lebih meningkat lagi.

“Mudah-mudahan nanti bulan berikutnya lebih meningkat lagi pak, jadi kami target bisa menolong orang yang disabilitas supaya bisa hidup normal lagi pak,” ungkapnya.

Sesuai dengan arahan Bupati Garut, Ia mengungkapkan, masyarakat yang disabilitas harus terdaftar ke BPJS, sehingga ketika melakukan pengobatan tidak mengalami kesulitan dari sisi biaya, karena sudah ditanggung oleh pemerintah.

“Itu upaya kami ke depan dan untuk disabilitas, kami juga memikirkan bagaimana nanti kehidupan perekonomiannya, mudah-mudahan kami akan mengajukan ke Kementerian Sosial pak,” ucapnya.

Pihaknya akan melakukan pencatatan bagi penyandang disabilitas yang belum tercatat dalam data. Aji menyebutkan, bantuan kaki palsu sendiri memiliki nilai seharga 3,5 juta, di mana pemasangan akan dilakukan sebulan setelah dilakukan pengukuran.

Share :

Baca Juga

Bupati Garut, Rudy Gunawan, meninjau persiapan Pilkades Serentak Tahun 2023 di beberapa kecamatan di Kabupaten Garut, Minggu (14/05/2023). (Foto : Deni Seftiana/Diskominfo Garut).

Pemerintahan

Cek Kesiapan di 7 Kecamatan, Bupati Garut Nyatakan 760 TPS Siap Gelar Pilkades Serentak Tahun 2023
Agenda reses masa sidang kedua tahun 2026 yang dilaksanakan anggota DPRD Kabupaten Garut dari Fraksi Partai Demokrat berlangsung dengan antusiasme tinggi. Kegiatan yang digelar pada Rabu (21/01/2026) tersebut dipusatkan di Desa Sindangmekar dan dihadiri sekitar 150 peserta dari tiga kecamatan, yakni Garut Kota, Karangpawitan, dan Wanaraja.

Pemerintahan

Antusias Warga Tinggi, Reses DPRD Garut Fraksi Demokrat Bahas Infrastruktur Mendesak
Dalam rangka merayakan Dies Natalis ke-8 Himpunan Mahasiswa Program Studi Aglaria dan Teknologi Jurusan Pertanian (HIMAPROSAT), Perhutani Kesatuan Pemangkuan Hutan (KPH) Garut telah dipilih untuk menjadi pengisi kuliah umum di Universitas Garut (UNIGA). Senin (09/10/2023).

Pemerintahan

Perhutani Kesatuan Pemangkuan Hutan (KPH) Garut Memperingati Dies Natalis Himpunan Mahasiswa Prodi Studi Aglaria dan Teknologi Jurusan Pertanian di Universitas Garut
Pj. Bupati Garut menerima penghargaan dari Wakil Presiden RI berapa Insentif Fiskal, dalam Rapat Koordinasi Penurunan Stunting, di Hotel Grand Sahid Jaya, Rabu (4/9/2024). (Foto : Deni Seftiana/Diskominfo Kab. Garut).

Pemerintahan

Atas Penilaian Kinerja, Garut Terima Insentif Fiskal Terbesar Sebesar Rp 25,989 Miliar
Bupati Garut, Abdusy Syakur Amin, memberikan pengarahan langsung kepada jajaran pegawai Dinas Sosial (Dinsos) Kabupaten Garut dalam sebuah pertemuan yang berlangsung di Aula Kantor Dinsos, Kecamatan Tarogong Kidul, Kamis (30/4/2026).

Pemerintahan

Pesan Tegas Bupati Garut ke Dinsos: Jangan Lambat Layani Warga!
Pelaksanaan Pemasangan Kaki dan Tangan Palsu bagi 59 penyandang tuna daksa yang berlangsung di Aula Dinas Sosial Kabupaten Garut, Jalan Patriot, Kecamatan Tarogong Kidul, Kabupaten Garut, Selasa (10/9/2024).

Pemerintahan

Pemkab Garut, LDS dan Yayasan Peduli Tuna Daksa Salurkan Kaki dan Tangan Palsu untuk 59 Penyandang Disabilitas
Satres Narkoba Polres Garut berhasil mengungkap kasus peredaran narkotika dan psikotropika yang melibatkan seorang pria berinisial RS (29), warga Kampung Tegallega, Kelurahan Langensari, Kecamatan Tarogong Kaler, Kabupaten Garut. Rabu (30/04/2025).

Pemerintahan

Transaksi Narkoba via Instagram! RS Ditangkap Satres Narkoba Polres Garut

Pemerintahan

Ketua IKASDAM  Dorong PWM Jabar Agar Segera Melantik Pimpinan Daerah Muhammadiyah Garut
error: Content is protected !!