Home / Pemerintahan

Jumat, 24 Februari 2023 - 16:41 WIB

Bupati Garut Jadi Pembicara Dalam Rakernas Kemenkes RI

Bupati Garut, Rudy Gunawan menjadi salah satu pembicara dalam Rapat Kerja Kesehatan Nasional (Rakerkesnas) oleh Kementerian Kesehatan RI di Jakarta Convention Center (JCC), Kecamatan Tanah Abang, Kota Jakarta Pusat, Daerah Khusus Ibukota Jakarta, Kamis (23/2/2023).  (Foto: Deni Seftiana/ Diskominfo Garut)

Bupati Garut, Rudy Gunawan menjadi salah satu pembicara dalam Rapat Kerja Kesehatan Nasional (Rakerkesnas) oleh Kementerian Kesehatan RI di Jakarta Convention Center (JCC), Kecamatan Tanah Abang, Kota Jakarta Pusat, Daerah Khusus Ibukota Jakarta, Kamis (23/2/2023). (Foto: Deni Seftiana/ Diskominfo Garut)

PENA GARUT-Bupati Garut, Rudy Gunawan menjadi salah satu pembicara dalam Rapat Kerja Kesehatan Nasional (Rakerkesnas) dengan tema “Implementasi Pilar Transformasi Layanan Primer” yang diselenggarakan oleh Kementerian Kesehatan RI di Jakarta Convention Center (JCC), Jakarta Pusat, Kamis (23/2/2023).

Selain Bupati Garut, pembicara lainnya, yaitu Direktur Jenderal Kesehatan Masyarakat, dr. Maria Endang Sumiwi, Kepala Dinas Kesehatan Provinsi Banten, dr. Ati Pramudji, dan Ketua Pemberdayaan Kesejahteraan Keluarga (PKK), Lice Eka Putra.

Dalam paparannya, Bupati Garut mengungkapkan bahwa Kabupaten Garut memiliki jumlah penduduk yang banyak, maka dari itu pihaknya mencoba menyelesaikan persoalan dari hal yang mendasar seperti kemiskinan dan kesehatan masyararakat.

Ia mengungkapkan, tidak semua masyarakat memiliki akses ataupun keuangan yang baik untuk dapat berobat di fasilitas kesehatan, meskipun saat ini 92% masyarakat di Kabupaten Garut sudah mendapatkan perlindungan melalui BPJS. Maka dari itu, imbuh Rudy, pihaknya ingin memperkuat posisi puskesmas, sebagai bagian bahwa puskesmas memiliki tanggung jawab untuk mengobati masyarakat.

“Tapi puskesmas pun jaraknya jauh dari masyarakat, maka pendekatan-pendekatan yang dilakukan oleh Kementerian Kesehatan di antaranya adalah transformasi kesehatan primer dengan membuat Posyandu Prima, menurut saya saya hampir 10 tahun jadi bupati ini adalah langkah yang tepat,” ucap Bupati Garut.

Pihaknya sangat mendukung apa yang telah diinisiasi oleh Kementerian Kesehatan Republik Indonesia (Kemenkes RI), yaitu adanya Posyandu Prima yang dapat mendekatkan pelayanan kesehatan kepada masyarakat.

“Nah tentu kita yang sekarang berada di sektor kesehatan, bagaimana ini orang miskin bisa didekatkan, maka dengan adanya integrasi kesehatan primer yang dibangun dengan sistem yang kemarin diuji oleh Ibu Dirjen dari Kecamatan Banjarwangi,” ucapnya.

Adanya pembangunan sistem interagrasi kesehatan primer yang dibangun di Kecamatan Banjarwangi, lanjut Rudy, sangat menguntungkan bagi masyarakat. Ia menambahkan, bahwa posyandu prima sendiri merupakan organisasi yang dibentuk oleh masyararakat, serta pembangunannya dilakukan melalui Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (DPMPD).

Rudy mengungkapkan, dalam hal ini pihaknya hanya mengisi sumber daya manusia (sdm) ataupun tenaga kesehatan yang di angkat menjadi Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) dan diberi tugas untuk membina posyandu yang ada di Kabupaten Garut.

“Kita hanya mengisi sumber daya manusianya, untuk mengisi sumber daya itu maka di Kabupaten Garut ada 1.700 orang yang kita angkat menjadi PPPK, untuk mengisi nanti tenaga-tenaga kesehatan yang ada di posyandu prima dan memberikan tempat untuk bisa membina posyandu-posyandu yang ada di Kabupaten Garut. Kami 1.700 orang, yang tadinya gajinya satu juta, satu juta setengah, sekarang empat juta, sesuai dengan ketentuan yang berlaku,” ucapnya.

Bupati Garut menerangkan, posyandu prima ini memiliki dampak yang luar biasa. Dalam posyandu prima ini, imbuh Rudy, pihaknya dapat memberikan pelayanan dengan sistem yang terintegrasi dari Kemenkes RI, yang dapat melayani ibu hamil, anak-anak, bahkan lansia.

“Kami (juga) mengalami penurunan yang cukup signifikan sebesar 11%, karena kami membeli susu di tengah perjalanan, kami membuat dari BTT membeli susu 8 miliar karena di posyandu diberikan insentif, dan kami pun melakukan pengukuran (balita), dan menimbang badan (balita), sehingga kami by name by address,” tandasnya.

Share :

Baca Juga

Kepala Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol) Kabupaten Garut, Nurrodhin, menghadiri sekaligus menjadi narasumber dalam Musyawarah Daerah (Musda) ke-VII Pimpinan Daerah (PD) Pemudi Persatuan Islam (PERSIS) Garut, di Aula PD PERSIS Garut, Jalan Guntur Melati, Kecamatan Tarogong Kidul, Kabupaten Garut, pada Minggu (04/05/2025).

Pemerintahan

Kesbangpol Garut Soroti Isu Kesetaraan Gender dalam Musda Pemudi PERSIS, Tekankan Peran Perempuan Berkhidmat pada Jam’iyyah
Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Garut resmi menetapkan Abdusy Syakur Amin dan Luthfianisa Putri Karlina sebagai pasangan calon terpilih Bupati dan Wakil Bupati Garut dalam Rapat Pleno Terbuka yang berlangsung di Ballroom Hotel Santika, Kecamatan Tarogong Kaler, Kamis (9/1/2025).

Pemerintahan

KPU Garut Tetapkan Abdusy Syakur Amin dan Luthfianisa Putri Karlina sebagai Bupati dan Wakil Bupati Terpilih
Satuan Reserse Kriminal (Sat Reskrim) Polres Garut resmi menahan seorang perempuan berinisial RM alias Morenz (34), warga Kecamatan Karangpawitan, atas dugaan penipuan dan penggelapan melalui arisan online.

Pemerintahan

Sat Reskrim Polres Garut Bongkar Penipuan Arisan Online, Tersangka Resmi Ditahan
Sukawening Kampung Barucadas, Garut - Minggu (23/7/2023) menjadi momen bersejarah bagi Kabupaten Garut dengan diadakannya acara Wisuda Hafidz II serta Peresmian Pondok Pesantren (Ponpes) Tahfidz dan Wisata Religi Madinatul Qur'an di Kampung Barucadas, Desa Mekarluyu, Kecamatan Sukawening.

Pemerintahan

Ponpes Tahfidz Madinatul Qur’an Garut Lahirkan 14 Hafidz Baru
Lembaga Pemasyarakatan Kelas IIA Garut terus menunjukkan komitmennya dalam pembinaan berkelanjutan dengan meluncurkan Program Inisiatif Hijau bertajuk Garut Green Correction (GGC). Program ini menjadi langkah strategis dalam mengintegrasikan pembinaan warga binaan pemasyarakatan (WBP) dengan kepedulian terhadap lingkungan hidup.

Pemerintahan

Garut Green Correction, Inovasi Lapas Garut Dukung Pembangunan Berkelanjutan
Satuan Reserse Narkoba Polres Garut berhasil mengungkap kasus peredaran obat keras ilegal di wilayah Kecamatan Leles, Kabupaten Garut. Dalam pengungkapan tersebut, petugas mengamankan seorang pria berinisial I (34) warga Kecamatan Banyuresmi yang diduga terlibat dalam tindak pidana di bidang kesehatan.

Pemerintahan

Polres Garut Bongkar Peredaran Obat Keras Ilegal, Seorang Pengedar Diamankan di Leles
Pelaksanaan Pelantikan DPC Persatuan Olahraga Pernapasan Indonesia (PORPI) Kabupaten Garut sekaligus Peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) PORPI ke-42 tingkat Kabupaten Garut, di SOR RAA Adiwijaya, Jalan Proklamasi, Kecamatan Tarogong Kidul, Kabupaten Garut, Sabtu (28/10/2023).

Pemerintahan

Bupati Garut Olahraga Kunci Kesehatan dan Kebahagiaan
Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) Kabupaten Garut melaksanakan Rapat Koordinasi (Rakor) Unit Pengumpul Zakat (UPZ) se-Kabupaten Garut yang membahas pemutakhiran data muzaki dan potensi zakat, infak, dan sedekah (ZIS) di lingkungan Pemerintah Daerah Garut.

Pemerintahan

Baznas Kabupaten Garut Gelar Rakor UPZ: Fokus pada Pemutakhiran Data Muzaki dan Optimalisasi Potensi Zakat ASN
error: Content is protected !!