Home / Pemerintahan

Jumat, 2 Mei 2025 - 18:12 WIB

Bupati Garut Soroti 2 Masalah Serius di Hardiknas 2025: Dropout Tinggi dan Kualitas Guru

Bupati Garut, Abdusy Syakur Amin, menyampaikan amanat penting dalam Upacara Hari Pendidikan Nasional (Hardiknas) yang diselenggarakan di Alun-alun Garut, Jalan Ahmad Yani, Kecamatan Garut Kota, Kabupaten Garut, pada Jum'at (2/5/2025).

Bupati Garut, Abdusy Syakur Amin, menyampaikan amanat penting dalam Upacara Hari Pendidikan Nasional (Hardiknas) yang diselenggarakan di Alun-alun Garut, Jalan Ahmad Yani, Kecamatan Garut Kota, Kabupaten Garut, pada Jum'at (2/5/2025).

PENA GARUT.COM– Bupati Garut, Abdusy Syakur Amin, menyampaikan amanat penting dalam Upacara Hari Pendidikan Nasional (Hardiknas) yang diselenggarakan di Alun-alun Garut, Jalan Ahmad Yani, Kecamatan Garut Kota, Kabupaten Garut, pada Jum’at (2/5/2025).

Momentum Hardiknas ini dijadikan ajang refleksi dan komitmen bersama untuk meningkatkan mutu pendidikan dengan mengusung tema.

Dalam amanatnya, Bupati Garut, Abdusy Syakur Amin menyoroti dua permasalahan utama dalam sektor pendidikan di Kabupaten Garut.

Pertama, terkait aksesibilitas, di mana data dari Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud) menunjukkan masih banyak anak usia Sekolah Menengah Pertama (SMP) yang tidak bersekolah atau putus sekolah.

“Kemarin saya melihat data dari lapor Kemendikbud bahwa masih banyak anak-anak kita yang belum sekolah, terutama anak SMP. Artinya, anak SMP banyak yang dropout atau jumlah SMP dibandingkan dengan lulusan SD dibandingkan dengan SMP itu turun hampir 20%. Artinya, ada kurang lebih 20% orang Garut yang tidak mendapatkan akses pendidikan,” ungkap Bupati.

Menyikapi hal ini, Bupati Garut menegaskan bahwa pihaknya akan fokus pada peningkatan akses pendidikan bagi anak-anak SMP. Ia menginstruksikan Dinas Pendidikan untuk memprioritaskan upaya guru-guru SMP dalam meningkatkan angka partisipasi siswa.

Permasalahan kedua yang ditekankan Bupati Garut adalah kualitas pendidikan, yang menurutnya sangat dipengaruhi oleh kualitas tenaga pengajar, meliputi kualifikasi, kompetensi, dan keberadaan guru. Bupati berkomitmen untuk terus meningkatkan kualitas guru di Kabupaten Garut.

“Saya minta ke Pak Kadis, tolong dianggarkan untuk uji kompetensi Bahasa Indonesia untuk guru. Saya minta semua guru dilakukan uji kompetensi kemampuan berbahasa Indonesia,” tegasnya.

Syakur menambahkan, berdasarkan laporan dari Kemendikbud, nilai literasi dan kemampuan berhitung siswa di Garut masih belum sesuai harapan.

Oleh karena itu, ia menekankan bahwa pendidikan bukan hanya sekadar proses formalitas, tetapi harus benar-benar meningkatkan kemampuan literasi dan numerasi siswa sebagai bekal untuk bertahan hidup.

“Sehingga anak-anak kita menjadi anak yang hebat dan kuat,” imbuhnya.

Di akhir amanatnya, Bupati Garut menyampaikan pesan bahwa pendidikan adalah salah satu cara efektif untuk memutus rantai kemiskinan.

Ia mengajak seluruh pihak untuk menjadikan pendidikan anak-anak sebagai tanggung jawab bersama yang harus dilaksanakan dengan sepenuh hati dan keikhlasan, yang diyakininya akan membawa berkah bagi semua.

Dalam kesempatan tersebut, Bupati Garut juga secara simbolis menyerahkan bantuan perlengkapan sekolah kepada sejumlah siswa dan siswi Sekolah Dasar (SD) dan Sekolah Menengah Pertama (SMP) sebagai wujud perhatian pemerintah daerah dalam mendukung pendidikan. Berikut adalah daftar penerima bantuan:

*SDN 3 PAKUWON:* Alif Muhamad Rasib, Naila, Moh Irsyad Ramadani

*SDN 3 REGOL:* Arumi Nasya Razita, Muhamad Abdul Rahman

*SDN 1 JATI:* Papat Nurpadilah, Karina Putri, Habibie Azhar Jaelani

*SDN 1 LANGENSARI:* Nabil Ulumul Arsyad, Muhammad Alby Elfarino

*SDN 4 SUKAJAYA:* Sastra Rahayu

*SDN 4 MEKARGALIH:* Naisya Ayudia Inara, M Ilham Al Farizki, Mega Nur Ikhsani, Muhammad Husna

*SMPN 1 PAKENJENG:* Selviah Puspita Putri, Elsa Febrian, Respiawati, Dea Lestari, Sesillia Nuraeni Putri

*SMPN 1 PAMEUNGPEUK:* Muhamad Ergi, Fadillah Ramadhan, Fadhil

*SMPN 1 CIBALONG:* Adiansah, Nurman Maulana

Kegiatan Upacara Hari Pendidikan Nasional ini diharapkan dapat menjadi momentum untuk memperkuat sinergi antara pemerintah daerah, tenaga pendidik, siswa, orang tua, dan seluruh elemen masyarakat dalam mewujudkan pendidikan yang bermutu dan merata di Kabupaten Garut.

Share :

Baca Juga

Pelaksanaan Pengukuhan dan Penyerahan Surat Keputusan Bupati Garut tentang Perpanjangan Masa Jabatan Anggota Badan Permusyawaratan Desa (BPD) Kabupaten Garut Tahun 2024, yang dilaksanakan di Gedung Pendopo Garut, Kecamatan Garut Kota, Kabupaten Garut, Senin (28/10/2024). (Foto : M. Azi Zulhakim & Deni Seftiana/Diskominfo Kab. Garut).

Pemerintahan

Pj Bupati Garut Kukuhkan Perpanjangan Masa Jabatan 2.255 Anggota BPD Hingga 8 Tahun
Bertempat di Madrasah Ibtidaiyah (MI) Yayasan Al-Hikmah, Jalan Otista 57 A, Kampung Nagrak, Desa Jati, Kecamatan Tarogong Kaler, Kabupaten Garut, TNI-Polri menggelar Program Makan Siang Bergizi untuk para siswa. Kegiatan yang dimulai pada pukul 09.00 WIB ini dihadiri oleh jajaran pejabat TNI-Polri serta pihak pemerintahan setempat. Senin (28/10/2024) 

Pemerintahan

Sinergi TNI-Polri dalam Program Makan Siang Bergizi di MI Al-Hikmah Tarogong Kaler
Satuan Reserse Narkoba (Sat Narkoba) Polres Garut kembali mencetak prestasi dalam upaya pemberantasan peredaran narkotika di wilayah hukumnya. Kali ini, seorang pria berinisial MDF (26), warga Kecamatan Karangpawitan, berhasil diringkus pada Jumat malam (10/10/2025) di Jalan Terusan Pembangunan, Kelurahan Pataruman, Kecamatan Tarogong Kidul, Kabupaten Garut.

Pemerintahan

Aksi Brilian Sat Narkoba Garut, Bongkar Jaringan Sabu dari Bogor ke Garut!
Pelaksanaan Rapat Koordinasi Pra Forum Perangkat Daerah Bidang Pemberdayaan Masyarakat dan Desa Tahun 2024, yang dilaksanakan di Ballroom Hotel Santika Garut, Jalan Cipanas Baru, Kecamatan Tarogong Kaler, Kabupaten Garut, Kamis (01/02/2024).

Pemerintahan

Desa Cinta Garut Jadi Inspirasi Kewirausahaan Sosial untuk Desa-desa Jawa Barat
Satuan Reserse Narkoba Polres Garut kembali menorehkan hasil dalam upaya menjaga kondusifitas wilayah. Dalam operasi minuman keras (miras) yang digelar Senin malam (25/8/2025) di Kecamatan Leles, polisi berhasil menyita ratusan botol miras dari sebuah warung milik perempuan lanjut usia.

Pemerintahan

Polres Garut Tindak Tegas Peredaran Miras, Sita 173 Botol di Kecamatan Leles
Dalam upaya membangun kerukunan antarumat beragama menjelang Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) 2024, Forum Kerukunan Umat Beragama (FKUB) Kabupaten Garut menggelar dialog persahabatan dengan tema “Peran Umat Beragama dalam Mewujudkan Pilkada 2024 yang Bermartabat dengan Berwawasan Keragaman.” Kegiatan ini dihadiri oleh berbagai tokoh agama dan masyarakat, bertujuan untuk meningkatkan kesadaran akan pentingnya kerukunan dan toleransi,Rabu (30/10/2024).

Pemerintahan

Dialog Kebangsaan FKUB Garut Bahas Peran Umat Beragama dalam Mewujudkan Pilkada 2024 yang Bermartabat
Kondisi jalan kabupaten yang mengalami longsor di Kampung Cisintok, Desa Sukamulya, Kecamatan Talegong, Kabupaten Garut, Minggu (19/2/2023). (Foto : Dok. Pemerintah Kecamatan Talegong).

Pemerintahan

Jalan Kabupaten Menghubungkan 5 Desa di Kecamatan Talegong Alami Longsor
Satresnarkoba Polres Garut berhasil mengungkap kasus peredaran gelap narkotika jenis sabu di wilayah Kecamatan Tarogong Kaler, Kabupaten Garut, pada Sabtu, 12 Juli 2025. Penangkapan dilakukan terhadap seorang pria berinisial AG (26), warga Kecamatan Tarogong Kaler.

Pemerintahan

Satresnarkoba Polres Garut Kembali Bekuk Pengedar Sabu, Ungkap Jaringan “Mapping” di Kawasan Kota
error: Content is protected !!