PENA GARUT.COM– Lembaga Pemasyarakatan Kelas IIA Garut kembali membuktikan komitmennya dalam meningkatkan keamanan lingkungan pemasyarakatan. Pada Jumat (28/11/2025),
Lapas Garut melaksanakan kegiatan Penandatanganan Nota Kesepahaman dan Mitigasi Kesiapan Petugas dalam Pencegahan dan Penanggulangan Kebakaran bersama Dinas Pemadam Kebakaran Kabupaten Garut. Acara digelar di depan Pos Komando Regu Pengamanan pada pukul 08.00 WIB.
Kegiatan dipimpin langsung oleh Kepala Lapas Garut, Rusdedy, didampingi Kepala Seksi Inspeksi Kesiapsiagaan Masyarakat dan Lembaga Damkar Kabupaten Garut, Ridwan Azji. Penandatanganan kerja sama ini menjadi langkah nyata dalam memperkuat kompetensi dan kesiapsiagaan petugas pemasyarakatan terkait potensi kebakaran yang dapat terjadi kapan saja.
Dalam sambutannya, Kalapas Garut Rusdedy menegaskan bahwa pencegahan merupakan langkah paling penting dalam mengurangi risiko kebakaran.
“Upaya pencegahan jauh lebih penting daripada penanganan. Kerja sama ini merupakan wujud komitmen kami untuk memastikan lingkungan Lapas aman, terutama dari potensi kebakaran yang dapat membahayakan petugas maupun warga binaan,” ujarnya.
Di sisi lain, Ridwan Azji mewakili Dinas Pemadam Kebakaran Kabupaten Garut menyampaikan dukungan penuh atas kerja sama ini.
“Dinas Pemadam Kebakaran siap mendukung peningkatan kapasitas personel Lapas Garut agar mampu bertindak cepat, tepat, dan terukur dalam menghadapi potensi kebakaran. Pencegahan menjadi prioritas utama,” katanya
Usai penandatanganan MoU, rangkaian acara dilanjutkan dengan penyuluhan mitigasi kebakaran yang diisi oleh Buddy Setiady, A.Md, dari Dinas Pemadam Kebakaran Kabupaten Garut.
Materi yang disampaikan meliputi identifikasi sumber kebakaran, penggunaan APAR yang benar, prosedur evakuasi aman, hingga pola koordinasi darurat yang harus diterapkan saat situasi kritis terjadi.
Seluruh rangkaian kegiatan berlangsung lancar dan mendapat antusiasme tinggi dari para petugas. Program ini juga menjadi bagian dari implementasi lanjutan Program JAWARA API (Jawa Barat Aman dari Potensi Insiden) yang digagas Kantor Wilayah Ditjenpas Jawa Barat.
Program tersebut turut menghadirkan penggunaan panic button yang terpasang di setiap UPT dan terhubung langsung dengan instansi terkait seperti Damkar, Polri, TNI, Kalapas, Ka. KPLP, hingga Kakanwil.
Dengan adanya sinergi ini, Lapas Garut berharap mampu menciptakan lingkungan pemasyarakatan yang lebih aman, profesional, dan responsif terhadap keadaan darurat.
Untuk informasi lebih lanjut:
Humas Lapas Kelas IIA Garut
Telp: +62 813-9549-0807
Email: lapas.grt@gmail.com















