Home / Pemerintahan

Selasa, 21 Februari 2023 - 19:37 WIB

Pemkab Garut Tetapkan Kasus Difteri sebagai KLB di Kabupaten Garut

Bupati Garut, Rudy Gunawan, memberikan keterangan terkait kasus difteri seusai mengikuti acara HPSN Tahun 2023 Tingkat Kabupaten Garut, di Kantor DLH Garut, Jalan Terusan Pahlawan, Kecamatan Tarogong Kidul, Kabupaten Garut, Selasa (21/2/2023). (Foto : Deni Seftiana/Diskominfo Garut).

Bupati Garut, Rudy Gunawan, memberikan keterangan terkait kasus difteri seusai mengikuti acara HPSN Tahun 2023 Tingkat Kabupaten Garut, di Kantor DLH Garut, Jalan Terusan Pahlawan, Kecamatan Tarogong Kidul, Kabupaten Garut, Selasa (21/2/2023). (Foto : Deni Seftiana/Diskominfo Garut).

PENA GARUT – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Garut menetapkan kasus penyakit difteri di Kabupaten Garut sebagai Kejadian Luar Biasa (KLB).

Demikian tercantum dalam Surat Keputusan Bupati (Kepbup) Garut nomor 100.3.3.2/KEP.91-DINKES/2023, tanggal 20 Februari 2023, tentang Penetapan KLB Penyakit Difteri.

Penetapan ini seiring merebaknya kasus penyakit difteri di wilayahnya, terutama di Kecamatan Pangatikan, Kabupaten Garut.

Difteri sendiri merupakan penyakit menular akibat infeksi bakteri _Corynebacterium Diphteria_, yang ditandai dengan gejala batuk akut, demam, lemas, dan pembengkakan kelenjar getah bening selaput lendir.

Bupati Garut, Rudy Gunawan, mengatakan, salah satu penyebab merebaknya difteri ini karena beberapa korban tidak divaksin lengkap untuk imunisasi difteri.

“Nah difteri ini sudah dinyatakan KLB, jadi saya sudah tandatangani bahwa difteri di Kabupaten Garut dinyatakan kejadian luar biasa, dan ada yang meninggal dunia itu diakibatkan bahwa mereka itu tidak mendapatkan vaksin sejak awal, jadi daerah itu punya kepercayaan tidak perlu divaksin, harusnya kan dari awal, (jadi) tidak lengkap,” ujar Bupati Garut dihadapan awak media seusai mengikuti peringatan Hari Peduli Sampah Nasional (HPSN) Tahun 2023 Tingkat Kabupaten Garut, di Kantor Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kabupaten Garut, Jalan Terusan Pahlawan, Kecamatan Tarogong Kidul, Kabupaten Garut, Selasa (21/2/2023).

Atas kejadian tersebut, imbuh Rudy, pihaknya akan melakukan Vaksin Difteri kepada anak-anak yang ada di Kabupaten Garut.

“Tapi kita di Pangatikan dulu, satu Kecamatan Pangatikan akan dilakukan gerakan, nanti saya akan pimpin ya pada hari Senin depan, itu akan ada secara massal dilakukan terhadap anak-anak yang balita sampai dengan anak-anak di bawah 9-10 tahun, nanti bagaimana teknisnya ya yang akan dilakukan. Nah nanti kita akan lakukan se-Kabupaten Garut,” imbuhnya.

Berdasarkan laporan yang diterima dari Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Garut, Rudy mengatakan hingga saat ini ada sekitar 7 orang yang meninggal dunia dalam jangka waktu beberapa bulan ke belakang.

“Nah sekarang ini difteri ini menyerang anak-anak di bawah 15 tahun, makanya dilakukan _gujes_ (penyuntikan vaksin difteri) dulu ya, datang ke sekolah-sekolah, jadi kalau di sini dari Dinkes itu ini usia 2 bulan sampai dengan 15 tahun,” ucapnya.

Sementara itu, berdasarkan laporan dari Dinkes Garut, per hari Minggu (19/2/2023) ada 8 orang yang melakukan isolasi mandiri, 3 orang dirawat di rumah sakit, dan 7 orang diketahui meninggal dunia akibat Difteri ini.

Adapun beberapa upaya yang dilakukan oleh Dinkes Garut, menurut keterangan Sekretaris Dinkes Garut, dr. Leli Yuliani, yakni melakukan penyelidikan epidemiologi suspek kasus difteri di Kampung Cilegong, Desa Sukahurip, Kecamatan Pangatikan. Pihaknya menyarankan untuk melakukan isolasi dan pembatasan aktvitas pada terduga kasus, meyiapkan evakuasi rujukan kasus ke rumah sakit rujukan bilamana terjadi perburukan, melakukan pemeriksaan dan pengobatan pada kasus terduga difteri dan profilaksis pada kontak erat dengan kasus.

Kemudian melakukan pemantauan pada pasien terduga kasus difteri serta populasi berisiko lainnya. Selanjutnya, melakukan pengambilan dan pengiriman specimen ke Labkesda Provinsi Jawa Barat, serta melakukan koordinasi dengan lintas sektor di antaranya dengan pemerintahan setempat yaitu Pemerintahan Desa Sukahurip, RW hingga Kader setempat.

“Yang akan dilakukan adalah ORI (atau) _Outbreak Response Immunization_ untuk anak 2 bulan sampai 15 tahun di Kecamatan Pangatikan, dimulai hari Senin 27 Februari 2023,” tandasnya.

Sementara, mengutip dari Kepbup Garut terkait Penetapan KLB Penyakit Difteri, bahwa jangka waktu penanggulangan untuk penyakit Difteri ini adalah 10 bulan, terhitung sejak bulan Februari 2023 sampai dengan bulan November 2023.

Selain itu, pembiayaan yang diperlukan untuk penanggulangan KLB Penyakit Difteri ini, bersumber dari Anggaran Pendapatan Belanja Daerah (APBD) Kabupaten Garut dan sumber lain yang sah sesuai ketentuan perundang-undangan.

Share :

Baca Juga

Wakil Bupati Garut, dr. Helmi Budiman meresmikan SMK MART, di Desa Cijayana, Kecamatan Mekarmukti, Kabupaten Garut, Jum'at (2/2/2023). (Foto: Yogi Budiman/ Diskominfo Garut)

Pemerintahan

Wabup Garut Resmikan SMK MART Kecamatan Mekarmukti
Perumda Tirta Intan Garut memulai bulan Agustus dengan semangat perubahan. Dalam satu pekan terakhir, berbagai kegiatan strategis dilaksanakan demi memperluas cakupan layanan dan menambah pendapatan perusahaan.

Pemerintahan

Perumda Tirta Intan Garut Bangkitkan Layanan Air Bersih Lewat Revitalisasi dan Ekspansi Industri
Satuan Reserse Narkoba Polres Garut berhasil mengungkap jaringan peredaran obat keras tertentu tanpa izin di Kecamatan Malangbong, Kabupaten Garut.

Pemerintahan

Polres Garut Bongkar Sindikat Obat Keras, Pelaku Dibayar Rp1 Juta Sebulan

Pemerintahan

Iklan Ucapan HUT RI Ke 81
Pelaksanaan Ziarah Nasional dalam rangka Hari Ulang Tahun (HUT) ke-78 Tentara Nasional Indonesia (TNI) Tahun 2023 dengan tema "TNI Patriot NKRI Pengawal Demokrasi untuk Indonesia Maju", di Taman Makam Pahlawan Tenjolaya, Kecamatan Tarogong Kidul, Kabupaten Garut, Rabu (04/10/2023).

Pemerintahan

Bupati Garut Apresiasi Peran TNI dalam Mempertahankan NKRI
Sebuah insiden berdarah terjadi di Kampung Bongkor, Desa Lembang, Kecamatan Leles, Kabupaten Garut, Kamis (3/4/2025) dini hari. Seorang pria berinisial O (42) tega menganiaya temannya sendiri hanya karena tidak terima dengan ucapan korban yang dinilai menyinggung harga dirinya. Polisi dari Satuan Reserse Kriminal (Sat Reskrim) Polres Garut pun langsung bergerak cepat dan berhasil menangkap pelaku dalam hitungan jam

Pemerintahan

Tak Jaga Lisan Berujung Petaka: Polisi Tangkap Pria di Garut Usai Aniaya Teman Gegara Ucapan Menyinggung
Pj. Bupati Garut, Barnas Adjidin, meluncurkan Operasi Penyelenggaraan Trantibum dan Bulan Sadar Pajak Tingkat Kabupaten Garut Tahun 2024, di area Mal Pelayanan Publik, Simpang Lima, Kecamatan Tarogong Kidul, Kabupaten Garut, Rabu (19/6/2024).

Pemerintahan

Pj. Bupati Garut Luncurkan Operasi Trantibum dan Bulan Sadar Pajak 2024
Kondisi puing-puing rumah yang tertimpa kebakaran dan roboh, serta kondisi pasca bencana longsor di Kecamatan Pangatikan, Kabupaten Garut, Senin dan Selasa (08-09/01/2024).

Pemerintahan

Kebakaran dan Longsor Terjadi di Pangatikan, Camat Laporkan Situasi Terkini
error: Content is protected !!