Home / Pemerintahan

Selasa, 19 Mei 2026 - 14:01 WIB

Seminar Nasional di Institut Kesehatan Karsa Husada Garut Bahas Ketahanan Gizi demi Generasi Emas Indonesia

Institut Kesehatan Karsa Husada Garut menggelar Seminar Nasional Tahun 2026 sekaligus launching Program Studi S1 Gizi dan SDGs Center di Kampus 2 Institut Kesehatan Karsa Husada Garut. Kegiatan ini mengangkat tema “Pembangunan Kesehatan Nasional melalui Peningkatan Ketahanan Gizi Masyarakat”.

Institut Kesehatan Karsa Husada Garut menggelar Seminar Nasional Tahun 2026 sekaligus launching Program Studi S1 Gizi dan SDGs Center di Kampus 2 Institut Kesehatan Karsa Husada Garut. Kegiatan ini mengangkat tema “Pembangunan Kesehatan Nasional melalui Peningkatan Ketahanan Gizi Masyarakat”.

PENA GARUT.COM – Institut Kesehatan Karsa Husada Garut menggelar Seminar Nasional Tahun 2026 sekaligus launching Program Studi S1 Gizi dan SDGs Center di Kampus 2 Institut Kesehatan Karsa Husada Garut. Kegiatan ini mengangkat tema “Pembangunan Kesehatan Nasional melalui Peningkatan Ketahanan Gizi Masyarakat”.

Seminar nasional tersebut menghadirkan sejumlah tokoh penting, di antaranya Menteri Bappenas Republik Indonesia Prof. Dr. Ir. Rachmat Pambudy, M.S., Ketua AIPGI Pusat Prof. Dr. Ir. Budi Setiawan, M.S., serta perwakilan Dinas Kesehatan Kabupaten Garut.

Rektor Institut Kesehatan Karsa Husada Garut, Dr. Iwan Wahyudi menyampaikan bahwa tema seminar dipilih sebagai bentuk kepedulian akademik terhadap upaya peningkatan kualitas kesehatan masyarakat melalui penguatan ketahanan gizi.

Menurutnya, ketahanan gizi memiliki peran strategis dalam mendukung pembangunan bangsa. Tidak hanya berkaitan dengan pemenuhan pangan, tetapi juga menjadi fondasi dalam menciptakan sumber daya manusia yang sehat, produktif, unggul, dan mampu bersaing.

“Ketahanan gizi masyarakat bukan hanya berkaitan dengan pemenuhan kebutuhan pangan, melainkan juga menjadi fondasi utama dalam membangun kualitas sumber daya manusia yang sehat, produktif, unggul, dan berdaya saing,” ujar Dr. Iwan Wahyudi dalam sambutannya.

Ia menambahkan, Indonesia saat ini masih menghadapi berbagai tantangan kesehatan, mulai dari tingginya angka stunting, ketimpangan akses layanan kesehatan, hingga perubahan pola penyakit yang semakin kompleks. Karena itu, peningkatan ketahanan gizi harus dipandang sebagai investasi jangka panjang untuk mewujudkan generasi emas Indonesia.

Dalam kesempatan tersebut, Institut Kesehatan Karsa Husada Garut juga resmi meluncurkan Program Studi S1 Gizi dan SDGs Center sebagai bentuk komitmen institusi dalam mendukung pencapaian Sustainable Development Goals (SDGs), khususnya di bidang kesehatan, pendidikan, dan kesejahteraan masyarakat.

“Launching Program Studi S1 Gizi dan SDGs Center ini menjadi bentuk komitmen kami dalam mencetak tenaga kesehatan yang profesional, adaptif, dan berorientasi pada kebutuhan masyarakat,” katanya.

Seminar nasional ini juga diharapkan menjadi ruang ilmiah untuk memperkuat jejaring akademik, bertukar gagasan, serta melahirkan rekomendasi strategis bagi pembangunan kesehatan nasional di masa depan.

Rektor Institut Kesehatan Karsa Husada Garut turut menyampaikan apresiasi kepada seluruh narasumber, panitia, mitra kerja sama, tamu undangan, dan peserta yang telah mendukung terselenggaranya kegiatan tersebut.

“Kami berharap seminar nasional ini dapat memberikan manfaat akademik maupun praktis bagi pengembangan ilmu kesehatan dan pembangunan bangsa Indonesia,” pungkasnya.

Share :

Baca Juga

Volume kendaraan di jalur selatan Garut melonjak tajam pada Jumat malam (5/9/2025), terutama menjelang libur panjang akhir pekan. Lonjakan arus kendaraan ini membuat petugas Satuan Lalu Lintas (Satlantas) Polres Garut harus bekerja ekstra untuk mengurai kemacetan yang terjadi di sejumlah titik rawan.

Pemerintahan

Libur Panjang Picu Kemacetan, Satlantas Garut Terapkan One Way Sepenggal
Kondisi pasca bencana longsor dan pohon tumbang di Kecamatan Karangtengah, Kabupaten Garut, Jum'at (05/01/2024).

Pemerintahan

Longsor Terjang Tiga Kecamatan di Garut, Tidak Ada Korban Jiwa
Hujan deras disertai angin kencang yang mengguyur Kabupaten Garut sejak Rabu pagi (24/04/2025) menyebabkan sebuah pohon besar tumbang dan menutup sebagian ruas Jalan Suherman, Kecamatan Tarogong Kaler. Kejadian yang berlangsung sekitar pukul 07.00 WIB ini sempat membuat lalu lintas tersendat dan memicu kekhawatiran para pengendara.

Pemerintahan

Pohon Tumbang di Jalan Suherman Garut, Respons Cepat Polisi dan Warga Tuai Pujian
Bupati Garut, Rudy Gunawan menghadiri acara Silaturahmi Persatuan Hotel dan Restoran Indonesia (PHRI) Kabupaten Garut dalam rangka Wisata _Explorer_ yang bertempat di Ballroom Kassiti Fave Hotel, Jalan Cimanuk, Kecamatan Tarogong Kidul, Kabupaten Garut, Kamis (6/4/2023). (Foto: Deni Seftiana/ Diskominfo Garut)

Pemerintahan

Jelang Libur Lebaran, Bupati Garut Berharap PHRI Lakukan Persiapan
Sekda Kabupaten Garut, Nurdin Yana, meninjau langsung pelaksanaan Bazar Ramadan Petani Milenial Garut, di pelataran Kantor Distan Kabupaten Garut, Jalan Pembangunan, Kecamatan Tarogong Kidul, Kabupaten Garut, Kamis (4/4/2024).

Pemerintahan

Bazar Ramadan Petani Milenial Garut Tawarkan Solusi Kesejahteraan dan Penurunan Inflasi

Pemerintahan

PUPR Garut Tegaskan Komitmen Infrastruktur Berkeadilan di Hari Bakti PU
Wakil Bupati Garut, dr. Helmi Budiman, Memberikan Sambutan di Apel Bakti PDKB TM PLN Jawa Barat Tahun 2023, di Halaman Hotel Santika, Jalan Cipanas Baru, Kecamatan Tarogong Kaler, Kabupaten Garut, Kamis (14/9/2023).

Pemerintahan

Wakil Bupati Garut Sambut Baik Bakti PDKB TM PLN di Garut, upaya Pelayanan Pemeliharaan Lebih Efisien
Dalam upaya memperkuat koordinasi dan meningkatkan semangat kerja di jajaran cabang, Pelaksana Tugas (PLT) Direktur Utama Nia Gania bersama PLT Direktur Umum dan Direktur Teknik Hendro Sugiarto melakukan kunjungan kerja sekaligus silaturahmi ke Cabang Cilawu pada Kamis, 22 Mei 2025.

Pemerintahan

Direksi Sambangi Cabang Cilawu: Komitmen Tingkatkan Pelayanan Masyarakat
error: Content is protected !!