Home / Pemerintahan

Jumat, 18 Juli 2025 - 10:37 WIB

Gubernur Dedi Mulyadi Geram Lihat Situ Bagendit Garut Tak Terurus!

Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi, melakukan kunjungan kerja ke Situ Bagendit Zona 3, yang berada di Desa Sukamukti, Kecamatan Banyuresmi, Kabupaten Garut. Dalam tinjauannya, KDM – sapaan akrab Dedi Mulyadi – mengungkapkan keprihatinannya terhadap kondisi kawasan yang menurutnya belum optimal dari sisi penataan dan aksesibilitas.

Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi, melakukan kunjungan kerja ke Situ Bagendit Zona 3, yang berada di Desa Sukamukti, Kecamatan Banyuresmi, Kabupaten Garut. Dalam tinjauannya, KDM – sapaan akrab Dedi Mulyadi – mengungkapkan keprihatinannya terhadap kondisi kawasan yang menurutnya belum optimal dari sisi penataan dan aksesibilitas.

PENA GARUT.COM-Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi, melakukan kunjungan kerja ke Situ Bagendit Zona 3, yang berada di Desa Sukamukti, Kecamatan Banyuresmi, Kabupaten Garut. Dalam tinjauannya, KDM – sapaan akrab Dedi Mulyadi – mengungkapkan keprihatinannya terhadap kondisi kawasan yang menurutnya belum optimal dari sisi penataan dan aksesibilitas.

“Sepanjang jalan masuk ke sini jalannya rusak, rumput di pinggir-pinggir jalan masih tinggi. Bagaimana orang mau datang ke Situ Bagendit jika kondisinya seperti ini?” ujarnya di hadapan warga dan perangkat daerah yang turut mendampingi.(17/07/2025)

Gubernur menekankan bahwa potensi Situ Bagendit sangat besar, baik dari sektor pariwisata, perikanan, maupun sumber daya air. Namun, semua potensi itu tidak akan memberi manfaat maksimal jika kawasan tersebut tidak dijaga dan dikelola dengan baik.

Dalam arahannya, Dedi Mulyadi mengusulkan sejumlah langkah konkret untuk revitalisasi kawasan, mulai dari pengerukan sedimentasi, pembersihan eceng gondok yang terus tumbuh liar, pelebaran aliran sungai, hingga penataan ulang bangunan liar di sekitar lokasi.

Ia juga menekankan pentingnya mempercantik kios-kios pedagang serta meningkatkan kualitas produk yang dijual.

“Kalau pedagang mau dagangannya laku, situnya harus dikeruk, sungainya diperlebar, jalannya diperbaiki, rumputnya dibabat. Bangunan-bangunan liar di pinggir sungai juga harus dipindahkan, kios pedagang dipercantik, dan dagangannya harus enak,” tegasnya.

Tak hanya pemerintah, menurut KDM, masyarakat juga harus dilibatkan aktif dalam menjaga kelestarian lingkungan. Ia mengimbau agar warga tidak hanya menikmati hasilnya, tapi juga turut bertanggung jawab dalam perawatannya.

“Bapak Ibu semuanya harus menyayangi alam, termasuk menjaga kelestarian Situ Bagendit. Jangan tunggu eceng gondok menumpuk baru dibersihkan. Kalau sudah keburu banyak, malah jadi repot. Rawatlah karena manfaatnya juga kembali untuk warga,” pesan Dedi.

Salah satu daya tarik utama di Zona 3 Situ Bagendit adalah Masjid Apung Al-Munawaroh Musa Kartalegawa yang memiliki menara setinggi 32 meter.

Dari menara ini, pengunjung dapat menikmati keindahan panorama Situ Bagendit dari ketinggian – potensi besar yang diharapkan bisa dimaksimalkan untuk mendongkrak sektor wisata religius.

Dedi Mulyadi berharap kolaborasi aktif semua pihak – dari pemerintah, warga, hingga pelaku usaha – dapat menjadikan Situ Bagendit sebagai kawasan wisata unggulan yang tidak hanya indah dan bersih, tetapi juga memberi dampak ekonomi positif bagi masyarakat sekitar.

Share :

Baca Juga

Wakil Bupati Garut, Putri Karlina, menegaskan komitmennya dalam memperbaiki pelayanan kepada masyarakat melalui program Roadshow Pelayanan Publik yang menjadi salah satu prioritas dalam 100 hari kerja Bupati dan Wakil Bupati Garut.

Pemerintahan

Gebrakan 100 Hari Kerja, Putri Karlina Ungkap Capaian Roadshow Pelayanan Publik di Garut
Upaya mewujudkan Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) bersih dari narkoba terus digencarkan. Lapas Kelas II A Garut bersama Badan Narkotika Nasional Kabupaten (BNNK) Garut resmi membuka kegiatan Rehabilitasi Sosial Pemasyarakatan Tahun Anggaran 2025.

Pemerintahan

Kepala BNN Garut Apresiasi Lapas II A Wujudkan Lapas Bersih Narkoba
Satuan Reserse Kriminal (Satreskrim) Polres Garut berhasil mengungkap kasus pemalsuan mata uang rupiah di wilayah Kabupaten Garut. Tiga orang tersangka diamankan bersama ribuan lembar uang palsu pecahan Rp100 ribu serta sejumlah peralatan produksi.

Pemerintahan

Ribuan Lembar Uang Rp100 Ribu Palsu Siap Edar Digagalkan Polres Garut
Polsek Cibatu Polres Garut mengevakuasi korban kecelakaan yang tertemper Kereta Api di jalur rel KM 217+3/4, petak jalan Kampung Karoya RT 03/03 Desa Karyamukti Kecamatan Cibatu, Kabupaten Garut, pada Minggu (07/12/2025) sekitar pukul 05.10 WIB.

Pemerintahan

Polsek Cibatu Evakuasi Korban Tertemper Kereta Api, Seorang Pejalan Kaki Meninggal di Tempat
Tujuh warga Kecamatan Selaawi yang mengalami keracunan makanan setelah mengonsumsi jamur liar yang diduga beracun mendapat perawatan di Unit Gawat Darurat (UGD) Puskesmas Selaawi, Kamis (30/1) dini hari.

Pemerintahan

Tujuh Warga Selaawi Keracunan Jamur Liar, Dinkes Garut Imbau Waspada Pangan
Polsek Wanaraja melaksanakan operasi minuman keras (miras) sebagai bagian dari upaya menciptakan situasi yang kondusif di wilayah hukum Polsek Wanaraja, Rabu (04/08/2026).

Pemerintahan

Polsek Wanaraja Gerebek Peredaran Miras di Cinunuk, Ini Barang Bukti yang Disita
Satresnarkoba Polres Garut kembali mencatat prestasi dalam pemberantasan narkotika. Dua orang pelaku penyalahgunaan dan peredaran sabu berhasil diamankan dengan barang bukti mencapai 18,88 gram.

Pemerintahan

Satresnarkoba Polres Garut Tangkap Dua Pengedar Sabu, Barang Bukti Hampir 19 Gram
Bupati Garut, Rudy Gunawan membuka acara Percepatan Penurunan Stunting dengan Pemberian Makanan Tambahan (PMT) yang bertempat di Aula Kampung Wanaseda, Desa Sindangmekar, Kecamatan Wanaraja, Kabupaten Garut, Rabu (31/5/2023).

Pemerintahan

Keseriusan Pemkab Garut, Targetkan Angka Stunting 13% di Tahun 2024
error: Content is protected !!